Al-Qadisiyah vs Al-Hilal: Gol Julián Quiñones Tak Cukup, Tuan Rumah Tumbang 2-3 di Kandang Sendiri

Foto: Istimewa

Al-Qadisiyah vs Al-Hilal: Gol Julián Quiñones Tak Cukup, Tuan Rumah Tumbang 2-3 di Kandang Sendiri

Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Duel sengit bertajuk al-qadisiyah vs al-hilal pada pekan ke-11 Liga Profesional Arab Saudi berakhir dengan kekecewaan bagi tuan rumah. Bermain di Stadion Pangeran Mohamed bin Fahd, Al-Qadisiyah harus mengakui keunggulan Al-Hilal dengan skor 2-3, meski sempat menyamakan kedudukan lewat torehan penyerang asal Meksiko, Julián Quiñones. Kekalahan ini membuat persaingan di papan atas klasemen semakin memanas, mengingat kedua tim sama-sama berada dalam bursa perebutan gelar juara musim ini.

Laga al-qadisiyah vs al-hilal sejatinya berjalan seimbang di awal pertandingan. Namun, sebuah kejadian tak terduga terjadi pada menit ke-18 ketika Al-Qadisiyah terpaksa melakukan pergantian pemain lebih awal. Yasir Al-Shahrani diturunkan untuk menggantikan Nahitan Nández yang tidak bisa melanjutkan permainan. Perubahan ini sedikit mengganggu kestabilan permainan tim tuan rumah yang tengah berupaya membangun serangan.

Al-Hilal tidak menyia-nyiakan situasi tersebut. Pada menit ke-21, Gabriel Martinelli berhasil membuka keunggulan tim tamu menjadi 0-1 setelah memanfaatkan umpan dari Ollie Watkins. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Al-Qadisiyah yang tampil di hadapan pendukung sendiri. Namun, tuan rumah tidak tinggal diam dan terus berupaya menyusun serangan balasan.

Usaha Al-Qadisiyah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Berawal dari umpan cermat Musab Al-Juwayr, Julián Quiñones—eks penyerang Águilas del América dan Timnas Meksiko—melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan gawang Al-Hilal. Skor berubah menjadi 1-1, dan tuan rumah kembali membangun kepercayaan diri. Kedudukan imbang tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan al-qadisiyah vs al-hilal semakin tinggi. Beberapa pelanggaran terjadi dan wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning. Hassan Al-Tambakti dari pihak Al-Hilal mendapat peringatan pada menit ke-36, sementara Mohammed Abu Al-Shamat dari Al-Qadisiyah juga menerima kartu kuning pada menit ke-76. Pelatih Al-Hilal melakukan sejumlah rotasi, memasukkan Sultan Mandash pada menit ke-49 menggantikan Martinelli, serta Ali Lajami pada menit ke-74 untuk menggantikan Al-Tambakti yang telah mengantongi kartu kuning.

Perubahan tersebut terbukti jitu. Pada menit ke-76, Rúben Neves mencetak gol setelah menerima umpan dari Sergej Milinković-Savić, membawa Al-Hilal kembali unggul 1-2. Keunggulan tim tamu kian melebar pada menit ke-83 lewat gol Milinković-Savić yang memanfaatkan assist dari Sultan Mandash, sehingga skor menjadi 1-3. Al-Qadisiyah sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mateo Retegui pada menit ke-86, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 untuk kemenangan Al-Hilal tetap bertahan.

Secara statistik, pertandingan al-qadisiyah vs al-hilal menunjukkan dominasi tipis Al-Hilal. Tim tamu menguasai bola hingga 55 persen berbanding 45 persen milik Al-Qadisiyah. Al-Hilal juga mencatatkan 17 tembakan dengan 8 di antaranya mengarah ke gawang, sementara tuan rumah hanya melepaskan 13 tembakan dengan 5 tepat sasaran. Meski kalah dalam penguasaan bola, Al-Qadisiyah sebenarnya tampil agresif dengan 14 pelanggaran berbanding 12 milik Al-Hilal, menandakan betapa kerasnya duel yang tersaji di lapangan.

Kekalahan ini membuat Al-Qadisiyah tertahan di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 25 poin. Jumlah tersebut sama dengan yang dimiliki Al-Nassr, klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo, namun Al-Qadisiyah kalah dalam selisih gol sehingga harus puas berada satu peringkat di bawahnya. Sementara itu, kemenangan ini memperlebar jarak Al-Hilal di puncak klasemen dan memperkuat posisinya dalam perburuan gelar juara Liga Profesional Arab Saudi.

Di sisi lain, Cristiano Ronaldo turut menyumbang gol dalam kemenangan 3-1 Al-Nassr atas Al-Faisaly, menjaga posisinya di puncak daftar top skor sementara. Persaingan di papan atas Liga Arab Saudi pun diprediksi akan semakin sengit hingga akhir musim, dengan Al-Hilal, Al-Nassr, dan Al-Qadisiyah sebagai tiga tim yang paling berpeluang bersaing untuk merebut titel juara.

Sebagai penutup, hasil al-qadisiyah vs al-hilal ini menjadi pelajaran berharga bagi tuan rumah. Meski memiliki penyerang tajam seperti Julián Quiñones yang kembali mencetak gol, konsistensi di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah. Bagi Al-Hilal, kemenangan dramatis ini membuktikan kedalaman skuad dan mentalitas juara mereka, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa mereka serius mempertahankan takhta di kompetisi domestik Arab Saudi musim ini.