Teror Perampok Bikin Betis FC Gerak Cepat, Keamanan Rumah Para Pemain Langsung Diperketat

Foto: Istimewa

Teror Perampok Bikin Betis FC Gerak Cepat, Keamanan Rumah Para Pemain Langsung Diperketat

Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Insiden kejahatan yang menimpa sejumlah penggawa betis fc dalam kurun waktu singkat memicu respons tegas manajemen klub. Real Betis memutuskan memperketat sistem keamanan di kediaman para pemainnya setelah dua kasus perampokan yang menimpa Antony dan Troy Parrott terjadi nyaris beruntun. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan menyeluruh, terutama pada momen-momen ketika para pemain tengah bertanding di Stadion La Cartuja.

Peristiwa pertama menimpa Antony pada 14 Oktober 2026. Saat sang winger asal Brasil itu sedang membela betis fc melawan Porto di ajang Liga Champions, sejumlah pelaku masuk ke rumahnya. Keesokan harinya, Antony mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial. Ia menyebut malam yang seharusnya berjalan indah berubah menjadi pengalaman menyakitkan. Bagi Antony, kerugian materi bukanlah hal terburuk, melainkan hilangnya rasa aman di tempat yang seharusnya menjadi perlindungan paling utama.

Pelatih Manuel Pellegrini kemudian mengungkapkan fakta yang lebih mengkhawatirkan. Salah satu anak Antony ternyata berada di dalam rumah ketika para pelaku masuk. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, dan kerugian hanya bersifat materiil.

Belum reda gonjang-ganjing kasus Antony, tiga hari berselang tepatnya 17 Oktober 2026, giliran rumah Troy Parrott yang menjadi sasaran. Penyerang asal Irlandia itu baru bergabung dengan betis fc pada musim panas setelah didatangkan dari AZ Alkmaar. Ketika ia tampil sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Barcelona, sejumlah orang bertopeng terekam kamera CCTV masuk ke kediamannya di kawasan El Zaudin, Bormujos, Aljarafe. Anehnya, tidak ada barang yang hilang dalam kejadian tersebut. Rumah dalam keadaan kosong saat peristiwa berlangsung.

Guardia Civil selaku pihak kepolisian mengonfirmasi tengah menyelidiki rangkaian perampokan di kawasan Aljarafe. Hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap, namun aparat menyatakan optimistis mampu mengungkap pelakunya. Kawasan Aljarafe memang dikenal rawan aksi pembobolan rumah, dan sejumlah sindikat serupa pernah ditangkap pada kasus-kasus sebelumnya.

Rangkaian kejadian ini tak berhenti di lingkup betis fc. Pada malam 19 Oktober 2026, lima orang bertopeng menyerbu rumah mantan kiper Sevilla FC, Sergio Rico, di urbanisasi La Juliana, Bollullos de la Mitación. Saat itu Sergio tengah makan malam bersama istrinya, Alba Silva, dua anak mereka, serta ibu mertua dan seorang asisten rumah tangga. Para pelaku masuk lewat pintu utama karena sistem alarm tidak aktif, lalu mengancam penghuni dengan senjata dan mengikat beberapa orang. Salah satu pelaku bahkan sempat mengarahkan senjata ke kepala ibu Alba. Uang tunai, perhiasan, jam tangan, dan tas mewah menjadi sasaran para perampok.

Menghadapi situasi ini, manajemen betis fc tidak tinggal diam. Sistem pengamanan tambahan mulai diterapkan pada laga-laga kandang, dimulai saat pertandingan Liga Champions melawan Feyenoord, dan akan terus diberlakukan pada laga-laga berikutnya. Langkah preventif ini diharapkan mampu menutup celah keamanan yang selama ini dimanfaatkan para pelaku kejahatan.

Di tengah tekanan di luar lapangan, skuad betis fc tetap dituntut fokus pada kompetisi. Klub asuhan Pellegrini saat ini menempati peringkat keempat La Liga dengan koleksi 19 poin dari sembilan laga, serta berada di posisi kelima klasemen Liga Champions dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Namun, lini serang mereka menyimpan persoalan tersendiri. Antony tercatat sebagai pemain dengan tembakan terbanyak tanpa gol di lima liga top Eropa (32 tembakan) dan Liga Champions (12 tembakan) sepanjang musim 2026/27.

Selain itu, gelandang Facundo Bernal harus menerima sanksi larangan bermain empat pertandingan dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Hukuman itu diberikan setelah ia menerima kartu merah langsung dalam laga melawan Barcelona akibat terlibat insiden headbutt dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Upaya banding pihak klub ditolak karena komisi disiplin menilai bukti visual menunjukkan tindakan tersebut.

Dari sisi prestasi, Celta Vigo menjadi lawan berikutnya yang harus dihadapi betis fc pada pekan kesepuluh La Liga di Abanca-Balaídos. Celta sedang dalam tren positif dengan catatan tak terkalahkan di liga sejak akhir Agustus, termasuk kemenangan 2-1 atas Alaves dan Celtic di Liga Europa. Meski begitu, Betis tetap percaya diri mengingat performa impresif mereka di awal musim.

Rangkaian perampokan yang menimpa para pesepak bola di kawasan Sevilla menjadi peringatan serius tentang pentingnya perlindungan bagi atlet dan keluarganya. Bagi betis fc, penguatan keamanan bukan sekadar langkah administratif, melainkan kebutuhan mendesak agar para pemain dapat tampil tenang dan fokus. Klub berharap penyelidikan aparat segera membuahkan hasil, sekaligus memastikan para penggawa dan keluarga mereka terbebas dari ancaman yang mengganggu karier maupun kehidupan pribadi.

Tags: