Bayern Munchen Tetap Perkasa Tanpa Kompany, Bungkam Freiburg 3-1 dan Melaju ke Klassiker

Foto: Istimewa

Bayern Munchen Tetap Perkasa Tanpa Kompany, Bungkam Freiburg 3-1 dan Melaju ke Klassiker

Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Bayern Munchen kembali menunjukkan kelasnya sebagai raksasa Bundesliga meski harus bermain tanpa sang pelatih kepala, Vincent Kompany. Dalam laga pekan ketujuh Bundesliga yang digelar di Europa-Park-Stadion, Minggu (25/10/2026), Die Roten menundukkan tuan rumah SC Freiburg dengan skor 3-1. Kemenangan ini membawa bayern munchen kembali ke puncak klasemen dengan koleksi 17 poin dari tujuh pertandingan, sama dengan Borussia Dortmund namun unggul selisih gol yang sangat jauh, +19 berbanding +8.

Ketiadaan Kompany menjadi sorotan utama jelang laga. Pelatih asal Belgia berusia 40 tahun itu dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans pada Jumat lalu setelah pingsan usai sesi latihan di pusat latihan klub. Ia dijadwalkan masih menjalani perawatan dan pemeriksaan lanjutan selama beberapa hari ke depan. Posisinya di bangku cadangan pun diisi oleh asisten pelatih, Aaron Danks, yang mampu menjaga fokus skuad di tengah situasi yang tidak ideal.

Jalannya Pertandingan

Bayern membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui aksi mengejutkan bek tengah Dayot Upamecano. Berawal dari perebutan bola di luar kotak penalti sendiri, Upamecano melepas umpan kepada Michael Olise, lalu berlari menusuk ke ruang kosong pertahanan Freiburg. Ia menerima bola balik dari Olise dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa bayern munchen unggul 1-0.

Gol kedua datang tepat sebelum turun minum. Serge Gnabry yang diplot di sayap kiri menerima terobosan dari Nathaniel Brown dan memenangi duel satu lawan satu melawan mantan kiper pinjaman FC Volendam, Mio Backhaus, pada menit ke-42. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Freiburg nyaris tidak menciptakan peluang berbahaya, sementara Bayern terus menumpuk kans untuk menutup pertandingan. Namun, masuknya pemain pengganti Ismael Saibari tidak langsung menambah ketajaman. Harapan tuan rumah justru muncul di menit ke-82 ketika gelandang Bayern, Tom Bischof, mencetak gol bunuh diri yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2 dan menghidupkan kembali atmosfer pertandingan.

Freiburg sempat berpeluang menyamakan kedudukan, terlebih setelah satu gol Bayern dianulir karena offside. Kiper Jonas Urbig tampil gemilang dengan penyelamatan penting yang menggagalkan upaya tuan rumah. Pada menit ke-90+5, Backhaus melakukan kesalahan fatal dengan melepas bola di luar kotak penaltinya langsung kepada Olise, dan winger asal Prancis itu tanpa ampun menuntaskan peluang untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi bayern munchen.

Tanpa Sejumlah Pilar Utama

Kemenangan ini semakin bermakna karena Bayern tidak diperkuat sejumlah pemain penting. Selain Kompany, tim tamu kehilangan Luis Diaz yang mengalami cedera hamstring dan absen untuk waktu yang cukup lama, serta Manuel Neuer, Joshua Kimmich, dan Jamal Musiala. Alphonso Davies yang sebelumnya tampil sebagai winger kiri saat mengalahkan Arsenal di Liga Champions kembali ke posisi aslinya sebagai bek kiri, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74 menggantikan Brown.

Kemenangan atas Freiburg menjadi modal berharga bagi bayern munchen sebelum menghadapi laga besar melawan Borussia Dortmund dalam Klassiker di Allianz Arena pada Sabtu (31/10/2026). Sebelum itu, Bayern lebih dulu menghadapi Magdeburg dari divisi kedua pada ajang Piala Jerman, Rabu mendatang, sementara Dortmund menjamu Werder Bremen sehari sebelumnya.

Sorotan di Luar Lapangan

Di sisi lain, Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, turut menyoroti performa Florian Wirtz yang kini berseragam Liverpool. Menurutnya, Wirtz akan tampil jauh lebih baik jika bergabung dengan Bayern. Ia menilai Liverpool belum mengintegrasikan gelandang asal Jerman tersebut secara tepat, berbeda dengan peran sentral yang ia dapatkan semasa di Bayer Leverkusen. Pernyataan ini kembali memunculkan spekulasi mengenai ketertarikan Bayern terhadap Wirtz, meski belum ada langkah konkret yang terungkap.

Secara keseluruhan, laga melawan Freiburg membuktikan bahwa bayern munchen tetap tangguh meski tanpa sang arsitek utama di pinggir lapangan. Kualitas individu para pemain serta ketenangan Aaron Danks dalam mengambil keputusan menjadi kunci. Dengan modal kemenangan ini, Bayern melangkah percaya diri menuju Klassiker yang akan sangat menentukan arah persaingan gelar Bundesliga musim ini. Kesehatan Kompany tentu tetap menjadi prioritas, namun performa di lapangan telah berbicara bahwa ambisi juara Die Roten tidak goyah.