Sporting Lisbon Tumbang di Kandang: Dobel João Guilherme Hancurkan Mimpi Juara

Foto: Istimewa

Sporting Lisbon Tumbang di Kandang: Dobel João Guilherme Hancurkan Mimpi Juara

Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Kekalahan mengejutkan menimpa Sporting Lisbon pada laga pekan kesembilan Liga Portugal 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Estádio José Alvalade, Lisbon, Minggu (25/10/2026) malam waktu setempat, Sporting Lisbon harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari tim promosi Académico de Viseu. Hasil ini menjadi kekalahan pertama Sporting Lisbon di kompetisi domestik musim ini sekaligus merenggangkan jarak mereka dari puncak klasemen.

Duel yang berlangsung pada pukul 17.30 waktu Brasília itu berjalan di bawah udara dingin Lisbon, namun tensi di lapangan justru memanas sejak menit awal. Académico de Viseu, yang datang sebagai tim peringkat keenam, tampil tanpa beban dan berani menekan pertahanan tuan rumah. Strategi itu berbuah manis ketika laga baru berjalan 24 menit.

Dua Gol Identik yang Menghancurkan Tuan Rumah

Umpan silang mendatar dari sisi kanan pertahanan Sporting Lisbon diselesaikan dengan sempurna oleh João Guilherme di tiang jauh. Pemain sayap asal Brasil itu muncul di posisi yang tepat dan menaklukkan kiper tuan rumah dengan teknik penyelesaian yang bersih. Gol pembuka itu langsung membungkam ribuan suporter yang memadati stadion.

Sporting Lisbon berusaha bangkit. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk sebuah gol yang dianulir karena pelanggaran lemparan ke dalam yang tidak sah. Momen itu justru menambah kegelisahan para pemain dan pendukung tuan rumah. Di babak kedua, harapan sempat kembali menyala pada menit ke-62 ketika Luis Suárez mencetak gol penyama kedudukan.

Striker asal Kolombia itu menyambar bola hasil umpan bek sayap asal Madrid, Iván Fresneda, dengan tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Gol tersebut merupakan gol kesepuluh Suárez secara beruntun dalam sepuluh pertandingan bersama Sporting Lisbon, sekaligus membawanya menyamai koleksi delapan gol Vangelis Pavlidis dari Benfica di puncak daftar top skor sementara.

Namun keasyikan tuan rumah bertahan hanya sekitar 12 menit. Pada menit ke-74, Académico de Viseu kembali mencetak gol dengan pola yang nyaris identik: umpan dari sisi kanan yang diselesaikan João Guilherme di tiang jauh. Kali ini penyelesaiannya berupa sepakan voli yang membuat kiper Sporting Lisbon tak berkutik. Dobel João Guilherme itu menjadi pukulan telak bagi ambisi Sporting Lisbon.

Statistik dan Klasemen Terkini

Bagi Académico de Viseu, kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun dan menegaskan status mereka sebagai kejutan musim ini. Sebelumnya, tim besutan pelatih asal Spanyol itu juga sempat menahan imbang Benfica 2-2 di awal kompetisi. Kini mereka mengoleksi 17 poin dan bertengger di posisi keenam.

Tim Poin Posisi
FC Porto 27 1
Benfica 19 2
Sporting Lisbon 18 3
Santa Clara 18 4
Académico de Viseu 17 6

Sementara itu, FC Porto terus melaju tanpa tersentuh. Kemenangan 1-0 atas Gil Vicente lewat gol Borja Sainz membuat mereka menyapu sembilan kemenangan dari sembilan laga dengan koleksi sempurna 27 poin. Kini Sporting Lisbon tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak klasemen, sebuah jarak yang sangat riskan bagi tim yang musim lalu menjadi juara.

Posisi Sporting Lisbon juga terancam. Benfica yang mengoleksi 19 poin baru akan bertanding melawan Santa Clara pada laga penutup pekan kesembilan. Jika Santa Clara meraih hasil positif, tim berjuluk Leões itu berisiko turun ke peringkat keempat.

Catatan Performa dan Sorotan Pemain

Kekalahan ini mengikuti tren buruk Sporting Lisbon di kompetisi Eropa. Sebelumnya, mereka juga menelan kekalahan pertama di Liga Champions usai tumbang 2-3 dari LASK Linz. Bek sayap Maxi Araújo menjadi simbol nasib nahas tuan rumah setelah dua kali membentur tiang gawang, meski penampilannya di sektor ofensif cukup impresif.

Di kubu tamu, penampilan Cihan Kahraman menarik perhatian. Gelandang berusia 28 tahun kelahiran Berlin itu tampil memukau dengan umpan-umpan akurat dan gocekan yang menyulitkan lawan, meski satu golnya dianulir. Kiper Académico, Ewerton, juga tampil penting dengan sejumlah penyelamatan krusial di bawah tekanan.

Pelatih Sporting Lisbon kini menghadapi tugas berat untuk membangkitkan mental anak asuhnya. Jarak sembilan poin dari FC Porto sangat sulit dikejar, tetapi bukan mustahil. Konsistensi menjadi kunci jika Sporting Lisbon masih ingin mempertahankan peluang meraih gelar juara Liga Portugal musim ini.

Bagi Académico de Viseu, kemenangan di José Alvalade menjadi momen bersejarah yang akan dikenang lama. João Guilherme, yang disebut-sebut bak pahlawan legendaris Viriato, membuktikan bahwa tim promosi pun mampu menjungkalkan raksasa. Liga Portugal kini menyajikan persaingan yang semakin menarik, dan Sporting Lisbon harus segera berbenah sebelum peluang mereka benar-benar sirna.