Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Babak keempat Carabao Cup menyajikan rangkaian laga sesama klub Premier League yang menjanjikan ketegangan tinggi. Sebanyak 13 dari 16 tim yang tersisa berasal dari kasta tertinggi Inggris, sehingga duel midweek ini diprediksi berlangsung sengit, termasuk bentrokan raksasa antara Liverpool dan Chelsea di Anfield serta lawatan Arsenal ke markas klub League Two, Fleetwood Town.
Liverpool akan menjamu Chelsea pada Rabu, 28 Oktober 2026, dalam laga yang digadang-gadang sebagai final yang dipercepat. Kedua tim tidak memiliki kesempatan kedua karena format Carabao Cup di babak ini hanya memainkan satu pertandingan tanpa leg kedua. Pemenang langsung melaju ke perempat final, sementara tim yang kalah harus mengubur ambisi meraih trofi domestik musim ini.
Bagi Chelsea, laga ini menjadi momen krusial untuk bangkit setelah kekalahan di Premier League. Pelatih Xabi Alonso dituntut segera menemukan kembali konsistensi timnya. Kehadiran Moisés Caicedo di lini tengah menjadi sorotan, terutama bagi publik Ekuador yang berharap gelandang andalannya tampil dominan di Anfield. Sementara itu, Liverpool datang dengan modal moral setelah menaklukkan Brighton 2-0, meski performa The Reds masih dianggap belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, Arsenal menghadapi tantangan psikologis tersendiri. Mikel Arteta secara tegas memperingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh Fleetwood Town yang kini berada di peringkat ke-18 League Two. Laga di Highbury Stadium, Fleetwood, Selasa malam waktu setempat, berpotensi menjadi jebakan bagi The Gunners yang diprediksi melakukan rotasi besar-besaran mengingat padatnya jadwal dan lawatan ke Anfield akhir pekan nanti.
Arteta mengingatkan para pemainnya pada salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Carabao Cup, ketika Arsenal yang ia bela pada 2012 tersingkir oleh Bradford City melalui adu penalti di perempat final. Pengalaman pahit itu menjadi pengingat bahwa reputasi dan harga diri tim selalu dipertaruhkan di setiap pertandingan, terutama melawan tim dari divisi berbeda.
“Tunjukkan kepada mereka jersey Arsenal dan apa yang kami wakili. Kita harus pergi ke sana dan memenangkan pertandingan. Itu saja. Reputasi, kebanggaan, semuanya dipertaruhkan,” tegas Arteta. Ia menekankan pentingnya menghormati setiap lawan dan tetap tampil maksimal.
Fleetwood sendiri datang dengan kepercayaan diri yang meningkat. Klub berjuluk The Cods itu untuk pertama kalinya menembus babak keempat Carabao Cup setelah menyingkirkan West Brom, Shrewsbury, dan Sheffield United tanpa kebobolan. Meski catatan liga mereka buruk dengan enam kekalahan dalam sembilan laga terakhir, semangat membara di hadapan pendukung sendiri bisa menjadi senjata tambahan.
Namun, kenyataan pahit sepak bola Inggris juga menghantui Arsenal. The Times melaporkan Highbury Stadium hanya memiliki sepuluh tempat parkir, sehingga armada bus dan van tim tamu berpotensi kesulitan. Para pemain Fleetwood biasanya memarkir kendaraan di jalan sekitar stadion. Persoalan logistik kecil ini menjadi pengingat bahwa Carabao Cup memang ajang di mana kesenjangan fasilitas antara raksasa Premier League dan klub kecil begitu terasa.
| Laga | Prediksi | Catatan |
|---|---|---|
| Fleetwood Town vs Arsenal | 0-3 | Arsenal rotasi besar, Fleetwood tanpa kebobolan di babak sebelumnya |
| Liverpool vs Chelsea | Sengit | Laga tanpa leg kedua, pemenang ke perempat final |
Pelatih Fleetwood, Matt Lawlor, merupakan pelatih termuda ketujuh dalam sepak bola Inggris dan baru menangani 40 pertandingan profesional. Musim lalu ia membawa Waterford bertahan di Liga Irlandia. Kini ia berpeluang menorehkan sejarah besar jika mampu menumbangkan Arsenal di ajang Carabao Cup.
Dengan format satu pertandingan, setiap tim dituntut tampil disiplin dan agresif sejak menit awal. Bagi Liverpool dan Chelsea, Carabao Cup menjadi jalur realistis untuk meraih trofi musim ini. Bagi Arsenal, turnamen ini adalah ujian kedalaman skuad sekaligus pembuktian bahwa mereka mampu menjaga fokus di tengah jadwal padat. Sementara Fleetwood bermain tanpa beban, dengan satu misi: menciptakan keajaiban yang akan dikenang sepanjang sejarah klub.
Babak keempat Carabao Cup pekan ini akan menjadi panggung bagi ambisi, ketegangan, dan potensi kejutan. Sepak bola Inggris kembali menunjukkan daya tariknya ketika klub raksasa dan tim kecil bertemu dalam satu kompetisi yang sama, di mana selama 90 menit status tidak selalu menjamin hasil.

