Thunder vs Suns: Oklahoma City Tetap Sempurna Meski Diterpa Badai Cedera, Mitchell Pecahkan Rekor Pribadi

Foto: Istimewa

Thunder vs Suns: Oklahoma City Tetap Sempurna Meski Diterpa Badai Cedera, Mitchell Pecahkan Rekor Pribadi

Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Pertandingan thunder vs suns pada Senin malam waktu setempat di Oklahoma City menjadi panggung bagi Ajay Mitchell untuk menunjukkan kualitasnya. Dalam laga yang berlangsung di Paycom Center, Mitchell mencetak rekor pribadi tertinggi sepanjang kariernya dengan 30 poin, membawa Oklahoma City Thunder menundukkan Phoenix Suns dengan skor 125-114. Kemenangan ini membuat Thunder tetap sempurna dengan empat kemenangan beruntun di awal musim, meski tim besutan Mark Daigneault itu kehilangan sejumlah pemain inti akibat cedera.

Shai Gilgeous-Alexander menambahkan 26 poin dalam duel thunder vs suns kali ini, sementara Jared McCain menyumbang 18 poin dan Isaiah Hartenstein mencatat double-double dengan 15 poin serta 13 rebound. Kemenangan tersebut diraih hanya sehari setelah Oklahoma City kehilangan dua starter mereka, Jalen Williams dan Cason Wallace, akibat cedera serius.

Badai Cedera Melanda Thunder

Jalen Williams dan Cason Wallace mengalami cedera dalam kemenangan 108-101 atas Los Angeles Clippers pada Minggu malam. Keduanya memerlukan operasi yang berpotensi mengakhiri musim mereka. Kondisi ini memperparah situasi skuad Thunder yang sebelumnya sudah kehilangan Chet Holmgren karena patellar tendinitis pada lutut kanannya pada laga thunder vs suns tersebut.

Belum selesai sampai di situ, pemain cadangan Alex Caruso harus dibantu menuju ruang ganti pada akhir kuarter kedua karena keseleo pergelangan kaki kanannya dan tidak kembali bermain. Caruso, yang mendapat menit bermain lebih banyak akibat badai cedera yang menimpa rekan-rekannya, terlihat tertatih setelah bertabrakan dengan pemain lawan.

Meski demikian, semangat juang skuad muda Thunder justru terlihat semakin membara. Mitchell yang mengisi posisi Williams langsung memberikan dorongan besar dengan mencetak 18 poin pada paruh pertama. Sementara itu, McCain yang menggantikan Wallace turut menyumbang 10 poin sebelum jeda. Caruso sendiri sempat menambahkan sembilan poin sebelum harus meninggalkan lapangan.

Dominasi di Paruh Pertama

Pada duel thunder vs suns tersebut, Oklahoma City sudah memimpin 67-53 saat turun minum. Keunggulan tuan rumah kemudian melebar menjadi 89-72 berkat tembakan tiga angka McCain dengan waktu tersisa tiga menit di kuarter ketiga. Konsistensi permainan Thunder di kedua sisi lapangan menjadi kunci mereka mempertahankan jarak sepanjang pertandingan.

Dari kubu Phoenix Suns, Jalen Green menjadi pencetak poin terbanyak dengan 20 poin, disusul Dillon Brooks dengan 19 poin dan Miles Bridges yang mengemas 17 poin. Namun, bintang utama Suns, Devin Booker, tampil kurang greget dengan hanya mencetak tiga poin setelah menembak 1 dari 7 percobaan. Minimnya kontribusi Booker menjadi salah satu faktor yang membuat Suns kesulitan mengejar ketertinggalan dalam laga thunder vs suns ini.

Jadwal Berikutnya untuk Kedua Tim

Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi Phoenix Suns yang harus segera berbenah. Selanjutnya, Suns dijadwalkan menjamu Denver Nuggets pada Jumat malam. Sementara itu, Oklahoma City Thunder akan bertandang ke Dallas untuk menghadapi Mavericks pada Rabu malam, dengan tantangan besar mempertahankan rekor sempurna tanpa diperkuat sejumlah pemain inti.

Bagi Thunder, kemenangan pada thunder vs suns ini membuktikan kedalaman skuad mereka meski diterpa badai cedera. Mitchell tampil sebagai pahlawan tak terduga, sementara Gilgeous-Alexander tetap menjadi tumpuan utama. Pertanyaan besarnya kini adalah seberapa lama Oklahoma City mampu mempertahankan performa impresif mereka di tengah keterbatasan personel yang ada.

Secara keseluruhan, duel thunder vs suns kali ini menjadi bukti bahwa basket adalah permainan tim, di mana pemain pengganti mampu tampil gemilang ketika kesempatan datang. Dengan rekor 4-0, Oklahoma City Thunder sementara ini masih menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di kompetisi NBA musim ini, meski jalan mereka ke depan dipastikan tidak akan mudah.