Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | Manchester United harus rela berbagi angka dengan Tottenham Hotspur setelah laga berakhir imbang 1-1 dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Hasil ini menegaskan MU gagal menang usai Tottenham samakan skor 1 1 melalui gol dramatis Dominic Solanke pada menit ke-92, meski tim tamu bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-78. Kegagalan meraih tiga poin menjadi pukulan tersendiri bagi Setan Merah yang tampil di hadapan pendukung sendiri.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Manchester United mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor kacamata bertahan cukup lama. Tottenham Hotspur, di sisi lain, bermain disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat. Pertahanan rapat yang diterapkan tim tamu menyulitkan tuan rumah menembus kotak penalti.
Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-73. Bryan Mbeumo berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan celah di lini belakang Tottenham. Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain MU dan suporter yang memadati stadion. Keunggulan 1-0 membuat tuan rumah semakin percaya diri menekan pertahanan lawan.
Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-78. Rodrigo Bentancur menerima kartu merah dari wasit setelah pelanggaran keras di tengah lapangan. Tottenham Hotspur harus bermain dengan sepuluh pemain, sementara MU memiliki keunggulan jumlah pemain. Banyak pihak menduga Manchester United akan dengan mudah mempertahankan keunggulan dan menambah gol.
Kenyataannya justru sebaliknya. Alih-alih menambah gol, MU tampak kehilangan fokus dan mulai bermain bertahan. Keputusan untuk menarik pemain ke belakang membuka ruang bagi Tottenham untuk menyerang. Tim tamu memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan intensitas serangan, meski hanya dengan sepuluh pemain.
Petaka datang pada menit ke-92. Dominic Solanke berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang memanfaatkan kelengahan lini belakang MU. Gol tersebut membuat Old Trafford terdiam. Tottenham Hotspur yang sudah kehilangan satu pemain justru mampu menyelamatkan satu poin. Inilah momen yang membuat MU gagal menang usai Tottenham samakan skor 1 1 di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil imbang ini berdampak signifikan pada posisi kedua tim di klasemen. Manchester United tetap berada di posisi ke-12 dengan koleksi enam poin dari enam pertandingan. Catatan tersebut tentu jauh dari harapan mengingat status MU sebagai salah satu klub besar Liga Inggris. Sementara itu, Tottenham Hotspur menempati peringkat ke-19 dengan tiga poin, meski berhasil mencuri satu poin di kandang lawan.
Ironisnya, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan MU untuk mempertahankan kemenangan hingga peluit akhir. Kegagalan ini memunculkan pertanyaan besar tentang mentalitas dan konsistensi skuad asuhan pelatih tersebut. Dalam sepak bola, keunggulan pemain seharusnya menjadi modal besar untuk mengendalikan pertandingan, bukan justru menjadi celah yang dimanfaatkan lawan.
Dari kacamata taktik, MU tampak kesulitan menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Setelah unggul, tim lebih memilih mundur dan menunggu, sehingga memberi ruang bagi Tottenham untuk membangun serangan. Keputusan ini terbukti keliru karena Solanke mampu menghukum kelengahan tersebut di menit akhir. Sebaliknya, Tottenham menunjukkan semangat juang tinggi meski bermain dengan sepuluh orang.
Bagi Tottenham, hasil ini bisa menjadi modal moral berharga. Bermain di Old Trafford dan menahan imbang tuan rumah dengan sepuluh pemain adalah pencapaian tersendiri. Meski masih berada di zona bawah klasemen, semangat dan disiplin yang ditunjukkan bisa menjadi pijakan untuk memperbaiki posisi di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Bagi Manchester United, laga ini menjadi cermin bahwa tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Masalah penyelesaian akhir, konsentrasi di menit akhir, serta pengelolaan keunggulan menjadi catatan penting bagi tim pelatih. Tanpa perbaikan cepat, MU berisiko terus kehilangan poin di laga-laga berikutnya.
Fakta bahwa MU gagal menang usai Tottenham samakan skor 1 1 menjadi pengingat keras bahwa sepak bola tidak selalu berjalan sesuai prediksi. Keunggulan jumlah pemain dan gol lebih dulu tidak menjamin kemenangan jika tim tidak mampu menjaga fokus hingga peluit panjang. Kini, kedua tim harus segera bangkit menghadapi jadwal padat Liga Inggris berikutnya.
Secara keseluruhan, laga ini menyajikan drama yang khas sepak bola: gol pembuka, kartu merah, dan gol penyama di menit akhir. Bagi MU, hasil ini terasa seperti kekalahan, sementara bagi Tottenham, satu poin di kandang lawan terasa seperti kemenangan. Perjalanan panjang Liga Inggris masih menyisakan banyak pertandingan, dan kedua tim wajib belajar dari laga ini untuk memperbaiki performa di masa depan.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

