Kalimantan Update – 12 Oktober 2026 | Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin mengaku puas setelah mengamankan podium ketiga pada MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026). Hasil tersebut tidak hanya memberinya 16 poin penting, tetapi juga mengantarkannya kembali ke puncak klasemen sementara pembalap dengan koleksi 355 poin, unggul dua poin atas Marc Marquez yang kini berada di posisi kedua dengan 353 poin.
Dalam balapan yang berlangsung sengit, Jorge Martin harus mengakui keunggulan rekan setimnya Marco Bezzecchi dan pembalap Trackhouse Raul Fernandez. Bezzecchi keluar sebagai juara setelah menyalip Fernandez pada lap ke-19, sementara Fernandez harus puas finis kedua. Jorge Martin sendiri menyelesaikan balapan di posisi ketiga dengan selisih 6,890 detik dari Bezzecchi. Ai Ogura melengkapi dominasi Aprilia dengan finis keempat, diikuti Pedro Acosta di posisi kelima dan Marc Marquez yang harus puas finis keenam.
“Saya yakin akan semakin cepat dalam setiap balapan berikutnya dan merasa tidak lagi kesulitan untuk bersaing serta sangat fokus menghadapi tantangan selanjutnya,” kata Jorge Martin seusai balapan. Ia mengakui bahwa Bezzecchi dan Fernandez memiliki kecepatan lebih baik di sejumlah bagian lintasan, sehingga keduanya mampu menempati posisi pertama dan kedua. Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu memilih mengandalkan kemampuan serta pendekatan balapnya sendiri untuk mengejar kecepatan kedua rival tersebut.
Jorge Martin juga menyinggung kegagalannya memanfaatkan peluang meraih kemenangan dalam Sprint Race pada Sabtu (10/10). Saat itu, ia sempat memimpin balapan sebelum kehilangan posisi akibat masalah dalam mempertahankan kecepatan dan kesalahan di lintasan pada dua lap terakhir. Namun, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran untuk memperbaiki penampilan. “Pada awalnya, saya mencoba tetap tenang dan secara bertahap memperbaiki posisi. Pada beberapa lap terakhir, situasinya cukup sulit karena keausan ban dan upaya fisik yang dibutuhkan. Namun, pada akhirnya, saya berhasil finis di podium, jadi saya sangat senang,” ujarnya.
Hasil di Mandalika menjadi podium ketiga secara beruntun bagi Jorge Martin. Ia menilai persaingan gelar masih terbuka dan memperkirakan perebutan juara dunia akan berlangsung ketat hingga akhir musim. “Ini podium ketiga saya secara beruntun. Kami masih dalam persaingan dan sekarang memimpin klasemen. Ini akan menjadi kejuaraan yang sulit, tetapi saya akan mengerahkan segalanya,” tegasnya.
Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika terlihat jelas dengan menguasai empat posisi teratas. Bezzecchi menyelesaikan balapan 27 lap dengan catatan waktu 40 menit 46,582 detik, unggul 4,260 detik atas Fernandez. Sementara itu, Jorge Martin finis ketiga dengan selisih 6,890 detik. Raul Fernandez yang memulai balapan dari posisi terdepan sebenarnya mampu mempertahankan pimpinan selepas start, tetapi Bezzecchi terus membayangi dan akhirnya mengambil alih posisi terdepan pada lap ke-19.
Persaingan di klasemen pembalap pun semakin memanas. Jorge Martin kini kembali memimpin dengan 355 poin, disusul Marc Marquez dengan 353 poin. Dengan sisa balapan yang masih panjang, duel antara kedua pembalap diprediksi akan berlangsung hingga seri terakhir. Martin menyadari bahwa konsistensi dan kemampuan beradaptasi dengan motor Aprilia menjadi kunci untuk menjaga kans juara dunia MotoGP 2026.
Pencapaian Jorge Martin di Mandalika menunjukkan perkembangan positif dalam proses adaptasi dan peningkatan performanya bersama Aprilia. Meskipun belum meraih kemenangan, ia mampu menjaga momentum dan tetap kompetitif di setiap balapan. Hal ini menjadi sinyal bahwa Jorge Martin siap memberikan perlawanan sengit dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Dengan hasil ini, Jorge Martin semakin percaya diri menghadapi balapan-balapan berikutnya. Ia bertekad untuk terus memperbaiki diri dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih poin maksimal. “Saya akan terus bekerja keras dan fokus pada setiap balapan. Gelar juara dunia adalah target utama saya,” pungkasnya.
Persaingan MotoGP 2026 semakin menarik untuk disaksikan. Jorge Martin dan Marc Marquez akan terus bersaing ketat di puncak klasemen, sementara pembalap-pembalap lain seperti Bezzecchi dan Fernandez juga menunjukkan performa impresif. Akankah Jorge Martin mampu mempertahankan posisinya hingga akhir musim? Kita tunggu saja aksi-aksinya di lintasan.

