Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mengaku bahagia sekaligus menyesal tidak bisa berada di tengah-tengah skuad Garuda saat menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain SC Heerenveen itu menyaksikan dari Belanda bagaimana rekan-rekannya mengukir sejarah yang telah dinantikan selama 30 tahun, sementara dirinya masih harus berjuang memulihkan kebugaran usai cedera panjang.
Dalam wawancara dengan media Belanda VoetbalPrimeur, Mees Hilgers mengungkapkan perasaan campur aduk yang menyelimuti dirinya. “Saya sangat senang untuk negara ini dan untuk para pemain. Saya sendiri sebenarnya sangat ingin berada di sana,” ujar bek berusia 25 tahun tersebut. “Kami meraih sesuatu yang belum pernah dicapai selama 30 tahun, jadi cukup disayangkan saya tidak bisa ikut. Saya sangat senang untuk tim,” lanjutnya.
Perjalanan Panjang Cedera ACL
Nama Mees Hilgers sudah lama absen dari lapangan hijau. Cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang didiagnosis menimpanya memaksa proses pemulihan panjang. Penampilan resmi terakhirnya bersama klub tercatat pada Mei 2025, sedangkan penampilan terakhirnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada Juni 2025 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Artinya, bek kelahiran Belanda itu telah melewati sekitar 500 hari tanpa tampil dalam pertandingan resmi. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama mengapa ia tidak masuk dalam skuad Garuda pada periode FIFA Matchday sebelumnya, termasuk saat turnamen bergengsi ASEAN Cup digelar.
Komunikasi dengan John Herdman
Meski absen, Mees Hilgers tetap menjalin komunikasi intens dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Keduanya sepakat bahwa prioritas utama saat ini adalah memulihkan performa dan mendapatkan menit bermain reguler bersama SC Heerenveen di Eredivisie, Liga Belanda.
“Kami sudah berdiskusi, dan saya berasumsi bahwa pada November nanti, ketika saya sudah bisa bermain, kemungkinan besar saya akan dipanggil kembali oleh Timnas,” kata Mees Hilgers optimistis.
Harapan itu semakin terbuka setelah namanya mulai masuk dalam skuad Heerenveen. Meski belum kembali bermain, kehadirannya di bangku cadangan saat timnya menghadapi PSV Eindhoven pada lanjutan Eredivisie 2026/2027 menjadi sinyal positif bahwa proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
Target November 2026
Mees Hilgers berharap bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday November 2026. Salah satu laga yang dinantikan adalah uji coba melawan Yordania, kontestan Piala Dunia 2026, yang bisa menjadi momen comeback ideal bagi sang bek.
- Nama lengkap: Mees Hilgers
- Usia: 25 tahun
- Klub saat ini: SC Heerenveen
- Cedera: ACL (anterior cruciate ligament)
- Penampilan terakhir bersama klub: Mei 2025
- Penampilan terakhir bersama Timnas Indonesia: Juni 2025
- Target comeback: FIFA Matchday November 2026
Keputusan untuk tidak bergabung pada periode internasional sebelumnya disebutnya berkaitan erat dengan kebutuhan mendapatkan menit bermain yang cukup. Tanpa ritme pertandingan yang stabil, sulit bagi seorang bek untuk kembali ke level kompetitif tim nasional.
Asa untuk Lini Pertahanan Garuda
Jika kembali bergabung, kehadiran Mees Hilgers diharapkan menambah kekuatan lini pertahanan Timnas Indonesia. Postur dan kemampuan membaca permainannya menjadi aset berharga bagi skuad Garuda yang tengah membangun fondasi menuju Piala Dunia 2026.
Hilgers sendiri mengaku sangat ingin kembali mengenakan seragam Skuad Garuda, terlebih setelah menyaksikan rekan-rekannya mengangkat trofi ASEAN Cup. Kebahagiaan atas prestasi kolektif tetap ia rasakan, meski ada rasa kehilangan karena tidak bisa menjadi bagian langsung dari momen bersejarah tersebut.
Kini, semua bergantung pada kondisi fisik dan konsistensi penampilannya bersama Heerenveen. Jika semuanya berjalan lancar, bukan tidak mungkin nama Mees Hilgers kembali menghiasi daftar pemain Timnas Indonesia pada November mendatang.
Perjalanan pemulihan yang panjang dan penuh tantangan menjadi bukti dedikasi seorang pemain yang masih menyimpan ambisi besar untuk membela Merah Putih. Penyesalan karena melewatkan gelar juara ASEAN Cup diharapkan menjadi bahan bakar semangat untuk comeback yang lebih kuat bersama Timnas Indonesia.

