Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Nama Veda Pratama kembali mencuri perhatian dunia balap internasional. Pembalap muda Indonesia berusia 17 tahun itu resmi memecahkan rekor poin debutan Honda Team Asia di kelas Moto3 yang sebelumnya dipegang pembalap Jepang, Ai Ogura. Tambahan 10 poin dari finis keenam di Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika membuat Veda Pratama mengumpulkan total 115 poin pada musim debutnya, melampaui torehan 109 poin Ogura pada 2019.
Pencapaian tersebut menempatkan Veda Pratama di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026. Ia melewati Hakim Danish dari MT Helmets yang hanya finis di posisi ke-14 pada seri kandang. Dengan lima seri tersisa di Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan Spanyol, peluang menambah koleksi poin masih terbuka lebar.
Start Gemilang di Mandalika
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji penampilan Veda Pratama yang memulai balapan dari posisi ketujuh. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu langsung melesat ke posisi kedua pada lap kedua dan sempat bersaing di barisan perebutan podium.
"Balapan di Mandalika sangat seru. Veda melakukan start yang sangat bagus hingga mencapai posisi kedua pada lap kedua. Dia bertarung di sekitar posisi podium, dan balapannya sangat intens dengan banyak duel ketat dan aksi saling salip," kata Aoyama dalam rilis resmi tim.
Persaingan semakin dinamis setelah Adrian Cruces dari CIP mengalami kecelakaan pada lap ke-13. Insiden itu sempat mengangkat Veda ke posisi kelima sebelum merosot ke urutan kedelapan saat balapan menyisakan tiga lap. Namun, pembalap muda Indonesia itu kembali menunjukkan ketenangan dan berhasil finis di posisi keenam.
Statistik Podium Lebih Baik dari Ogura
Selain unggul dalam koleksi poin, Veda juga mencatatkan jumlah podium yang lebih banyak dibandingkan Ogura pada musim debut penuh keduanya. Veda telah dua kali naik podium, masing-masing di Grand Prix Brasil dan Prancis, sementara Ogura hanya sekali finis di podium pada Grand Prix Aragon 2019. Ogura sendiri tetap memiliki rekam jejak kuat dengan mengumpulkan 170 poin dan finis ketiga klasemen akhir Moto3 2020 sebelum naik ke Moto2 dan MotoGP.
| Pembalap | Poin Debut | Jumlah Podium |
|---|---|---|
| Veda Ega Pratama (2026) | 115 | 2 |
| Ai Ogura (2019) | 109 | 1 |
Catatan Veda masih berbeda dari rekor poin terbanyak dalam satu musim Moto3 bersama Honda Team Asia yang dipegang Taiyo Furusato dengan 172 poin pada 2025. Meski demikian, torehan Veda menjadi fondasi penting bagi kariernya di masa depan.
Sorotan Marc Marquez
Perhatian terhadap Veda Pratama juga datang dari juara dunia MotoGP, Marc Marquez. Pembalap Spanyol itu mengaku telah mengikuti perkembangan Veda sejak masih berkompetisi di Asia Talent Cup dan pernah berlatih bersama dalam satu kesempatan. Marquez berharap suatu saat ada pembalap Indonesia yang mampu menembus kelas MotoGP.
Selain Veda di Moto3, Indonesia memiliki Mario Aji yang berlaga di Moto2. Pada musim 2026, Veda mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di Moto3 melalui finis ketiga di GP Brasil 2026. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisinya di tengah persaingan pembalap muda dunia.
Kesimpulan
Perjalanan Veda Pratama di musim debut Moto3 2026 menjadi bukti nyata bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional. Dengan 115 poin, dua podium, dan dukungan dari tokoh besar seperti Marc Marquez, masa depan Veda terbuka lebar untuk terus menorehkan sejarah baru bagi Indonesia di dunia balap motor. Lima seri tersisa menjadi panggung berikutnya untuk membuktikan konsistensi dan kematangan sang pembalap muda.
Penulis: Syaifullah
Editor: Rudi Hamdani
Sumber Berita: JawaPos.com, Okezone.com, Suara.com

