Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Langkah strategis kembali diambil oleh PT Pertamina (Persero) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Latih 28 UMKM Binaan untuk Tembus Pasar Ekspor menjelang ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Pelatihan intensif ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bersaing di kancah global.
Kegiatan yang berlangsung pada 8-10 Oktober 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina dengan Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan. Sebanyak 28 peserta yang merupakan mitra binaan Pertamina Group mengikuti tahap pertama pelatihan dengan fokus utama pada persiapan promosi produk dan perluasan akses ke pasar internasional.
Materi Pelatihan yang Komprehensif
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali berbagai pengetahuan mendasar tentang ekspor. Mulai dari teknik promosi produk yang efektif, pengenalan peluang pasar global, hingga cara memperkenalkan keunggulan produk kepada calon pembeli internasional. Tidak hanya teori, peserta juga dilatih untuk menjalin hubungan bisnis dengan buyer potensial dari berbagai negara.
“Kami ingin memastikan UMKM binaan tidak hanya siap secara produksi, tetapi juga memahami seluk-beluk ekspor. Pertamina Latih 28 UMKM Binaan untuk Tembus Pasar Ekspor ini menjadi jembatan mereka menuju pasar yang lebih luas,” ujar perwakilan Pertamina dalam sambutannya.
Pelatihan tahap kedua direncanakan akan dilaksanakan setelah pameran TEI 2026 selesai. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi hasil partisipasi dan memberikan pendampingan lanjutan bagi UMKM yang berhasil menarik minat pembeli asing.
Dampak Positif bagi UMKM
Program ini disambut antusias oleh para pelaku UMKM. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru tentang standar produk yang diinginkan pasar internasional, termasuk pentingnya sertifikasi dan kemasan yang menarik. Dengan demikian, Pertamina Latih 28 UMKM Binaan untuk Tembus Pasar Ekspor diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal di mata dunia.
Selain itu, kolaborasi dengan PPEJP Kementerian Perdagangan memberikan nilai tambah berupa akses informasi terkini mengenai regulasi ekspor dan peluang pasar di berbagai negara tujuan. Para peserta juga mendapatkan simulasi negosiasi dengan calon pembeli, sehingga mereka lebih percaya diri saat menghadapi transaksi internasional.
Komitmen Pertamina dalam Pemberdayaan UMKM
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian bangsa. Melalui program TJSL, perusahaan tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pembinaan berkelanjutan agar UMKM naik kelas. Keikutsertaan dalam TEI 2026 menjadi panggung bagi mereka untuk unjuk gigi di pasar global.
Trade Expo Indonesia sendiri merupakan pameran dagang internasional terbesar di Indonesia yang rutin diadakan setiap tahun. Ajang ini menjadi momentum strategis bagi UMKM untuk bertemu langsung dengan pembeli dari berbagai negara dan memperluas jaringan bisnis.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak UMKM binaan Pertamina yang berhasil menembus pasar ekspor. Keberhasilan mereka tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mengangkat citra produk Indonesia di mata internasional.
Kesimpulan
Program Pertamina Latih 28 UMKM Binaan untuk Tembus Pasar Ekspor merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan UMKM menghadapi persaingan global. Melalui pelatihan yang komprehensif dan pendampingan berkelanjutan, Pertamina berharap dapat mencetak eksportir baru yang mampu membawa produk lokal mendunia. Partisipasi dalam TEI 2026 menjadi bukti keseriusan semua pihak dalam mendorong UMKM Indonesia agar lebih berdaya saing di era ekonomi global.

