Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Laga persija vs psim dalam lanjutan Super League 2026-2027 berakhir dengan kemenangan telak bagi tim tamu. Persija Jakarta sukses membungkam PSIM Yogyakarta dengan skor 4-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (10/10/2026) sore. Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang tampil di hadapan pendukung sendiri, Brajamusti dan The Maident. Gelandang PSIM, Ze Valente, mengaku frustrasi dengan hasil tersebut.
Pertandingan persija vs psim sebenarnya berjalan cukup ketat di babak pertama. PSIM mampu menahan gempuran Persija hingga turun minum. Namun, petaka datang di 15 menit terakhir babak kedua. Alexander Jeremejeff membuka keunggulan Macan Kemayoran pada menit ke-77. Gol tersebut menjadi pintu gerbang bagi Persija untuk menambah tiga gol lainnya dalam waktu singkat.
Stjepan Loncar menjadi bintang kemenangan Persija. Gelandang asal Bosnia dan Herzegovina itu terlibat langsung dalam tiga gol, dengan mencetak dua gol dan satu assist. Ia memulai aksinya dengan memberikan umpan kepada Jeremejeff pada menit ke-77. Empat menit berselang, Loncar mencetak gol pertamanya melalui tendangan first time memanfaatkan umpan silang Kerim Memija. Kwon Chang-hoon kemudian menambah keunggulan pada menit ke-86. Loncar melengkapi pesta gol Persija pada menit ke-90+3 dengan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau kiper PSIM.
Statistik Loncar di laga persija vs psim ini sungguh impresif. Menurut data dari I.League, ia menciptakan 6 kreasi peluang, 3 intersep, 2 tekel, dan 3 tembakan tepat sasaran. Ia juga mencatatkan 49 operan sukses dan 1 assist. Atas penampilan gemilangnya, Loncar dinobatkan sebagai Man of the Match. “Sejujurnya, saya tidak terlalu merasakan apa-apa karena gol itu tercipta pada menit-menit akhir. Saya berada dalam posisi terbuka dan memang seharusnya bisa mencetak gol,” ujar Loncar.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, membawa timnya ke puncak klasemen sementara Super League berkat kemenangan ini. Loncar mengungkapkan bahwa kemenangan adalah buah dari kerja keras tim selama sepekan. “Pertandingan yang sangat, sangat sulit, tetapi kami melakukan semua hal yang telah kami bicarakan dengan pelatih kami. Sepanjang minggu kami berlatih sangat keras untuk kemenangan besar dan kami sangat senang dengan kemenangan ini,” katanya.
Di kubu PSIM, Ze Valente mengakui kualitas Persija berada di level berbeda. “Kualitas mereka terkadang memang berada di level yang berbeda dengan kami, jadi kami harus terus bekerja keras,” kata Ze Valente. Ia juga menyadari bahwa target kedua tim berbeda. “Kami sadar bahwa kami adalah tim yang berbeda dengan Persija, di mana kami berjuang untuk target yang berbeda,” ujarnya. Meski frustrasi, Ze Valente tetap memberikan apresiasi kepada para pendukung. “Terima kasih kepada semua yang datang ke stadion untuk mendukung kami, dan kepada seluruh keluarga Jakmania yang telah membantu menciptakan suasana harmoni, kedamaian, dan rasa hormat,” tulisnya di Instagram.
Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi PSIM yang bermain di kandang sendiri. Pelatih PSIM, Cahya Supriadi, menyatakan bahwa segalanya harus dibuktikan lagi. Sementara itu, Persija akan melanjutkan tren positifnya pada pekan kelima. Jadwal Super League pekan kelima akan mempertemukan PSIM melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung pada Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB. Persija sendiri dijadwalkan menghadapi lawan berikutnya dalam waktu dekat.
Kemenangan telak dalam laga persija vs psim ini menunjukkan kedalaman skuad Persija yang mampu tampil dominan meski bermain di kandang lawan. Loncar dan rekan-rekan telah membuktikan bahwa mereka adalah salah satu kandidat juara musim ini. Sementara bagi PSIM, hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa di pertandingan selanjutnya. Dukungan suporter tetap dibutuhkan untuk membangkitkan semangat pemain.
Secara keseluruhan, duel persija vs psim menyajikan pelajaran berharga bagi kedua tim. Persija semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya, sedangkan PSIM harus segera bangkit dari keterpurukan. Kompetisi masih panjang dan setiap poin sangat berarti. Akankah PSIM mampu bangkit? Kita tunggu aksi mereka di pekan kelima.

