Kalimantan Update – 14 Oktober 2026 | Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan sejarah baru di Sirkuit Mandalika dengan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Mario Aji. Dalam balapan Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang digelar Minggu (11/10/2026), Veda finis di posisi keenam dan mengamankan 10 poin, melampaui pencapaian terbaik Mario Aji yang finis ke-14 pada 2022 silam.
Balapan berlangsung dramatis. Veda yang start dari posisi ketujuh langsung melesat ke barisan depan dan sempat menempati posisi kedua pada lap kedua. Namun, persaingan ketat membuat posisinya sempat melorot ke urutan delapan saat balapan tersisa tiga lap. Dengan semangat pantang menyerah, pembalap asal Gunung Kidul itu kembali memperbaiki posisinya dan akhirnya menyentuh garis finis di urutan keenam.
Pencapaian Veda ini menjadi raihan poin tertinggi bagi pembalap tuan rumah dalam sejarah balapan Grand Prix di Mandalika. Sirkuit yang mulai menggelar balapan sejak 2022 itu sebelumnya mencatatkan Mario Aji sebagai pembalap Indonesia pertama yang berlaga di hadapan publik sendiri. Pada edisi 2022, Mario Aji finis ke-14 dan membawa pulang dua poin. Setahun kemudian, ia kembali tampil bersama Fadillah Arbi Aditama, namun keduanya gagal meraih poin dengan finis di posisi 25 dan 17.
Sementara itu, di kelas Moto2, Mario Aji yang kini membela Idemitsu Honda Team Asia harus puas finis di posisi ke-20. Balapan Moto2 Mandalika 2026 sempat diwarnai bendera merah akibat tabrakan beruntun empat pembalap pada lap pertama. Durasi balapan pun dipangkas dari 22 lap menjadi 14 lap. Meski memacu motornya hingga kecepatan maksimum 252,9 km/jam, Mario Aji belum berhasil menembus zona poin dan mencatatkan selisih waktu 27,934 detik dari pemenang, Izan Guevara.
Kemenangan di Moto2 diraih oleh Izan Guevara dari tim BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 dengan catatan waktu 21 menit 44,433 detik. Ia unggul 3,570 detik atas Manuel Gonzalez yang finis kedua, disusul Daniel Holgado di posisi ketiga. Tambahan 25 poin membuat Guevara kini mengumpulkan 260 poin, hanya terpaut 5,5 poin dari Gonzalez yang memimpin klasemen dengan 265,5 poin.
Di balik prestasi Mario Aji sebagai satu-satunya pembalap Indonesia di Moto2, tersimpan perjuangan panjang yang penuh disiplin. Pria kelahiran Magetan, Jawa Timur, itu mengaku sejak kelas satu hingga kelas enam SD selalu berlari pulang sekolah ketika teman-temannya naik angkutan umum. Ayahnya bahkan menyiapkan baju lari setiap kali menjemput. Orang tuanya juga menerapkan aturan ketat: Mario Aji tidak diizinkan mengendarai sepeda motor di jalan raya meski sudah memiliki SIM.
Berikut hasil lima besar Moto2 Mandalika 2026:
- Izan Guevara – BLU CRU Pramac Yamaha Moto2
- Manuel Gonzalez – LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP
- Daniel Holgado – CFMOTO Power Electronics Aspar Team
- Senna Agius – LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP
- David Muñoz – Italtrans Racing Team
Dengan tambahan 10 poin, Veda Ega Pratama membuktikan bahwa regenerasi pembalap Indonesia berjalan positif. Sementara itu, Mario Aji tetap menjadi panutan dan inspirasi bagi para pembalap muda Tanah Air. Perjalanan keduanya di Mandalika menjadi cerminan kerja keras dan dedikasi yang tak kenal lelah, membuka jalan bagi masa depan balap motor Indonesia yang lebih gemilang di kancah internasional.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A
Sumber Berita: Okezone.com, Indonesiana, VIVA, HABADAILY, GNFI

