Arsenal vs LOSC: Madueke Jadi Pahlawan, Arteta Puji Mental Juara

Foto: Istimewa

Arsenal vs LOSC: Madueke Jadi Pahlawan, Arteta Puji Mental Juara

Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Pertandingan arsenal vs losc dalam lanjutan Liga Champions menjadi sorotan setelah Noni Madueke tampil impresif. Meski laga tersebut sudah berlangsung, performa Madueke dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk saat melawan LOSC, membuktikan bahwa ia layak mendapat tempat reguler di starting XI Arsenal. Pertandingan arsenal vs losc sendiri berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk The Gunners di Emirates Stadium, di mana Madueke menyumbang satu assist untuk gol pembuka Jurriën Timber. Kemenangan ini menjadi bagian dari rentetan performa apik Madueke bersama Arsenal.

Noni Madueke, pemain berusia 24 tahun, belakangan ini menjadi pusat perhatian. Setelah didatangkan dari Chelsea dengan harga yang dilaporkan mencapai £48,5 juta, ia sempat mendapat kritik dari sebagian pendukung Arsenal. Namun, penampilan impresifnya dalam beberapa laga terakhir, termasuk dalam arsenal vs losc, mulai mengubah pandangan tersebut. Madueke mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-80 saat Arsenal mengalahkan Nottingham Forest 1-0 di City Ground. Gol tersebut tercipta setelah ia memotong ke dalam dan melepaskan tembakan yang membelok melewati kiper.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui pentingnya kemenangan atas Forest. “Kemenangan besar, kemenangan yang tidak kami dapatkan dalam dua musim terakhir di tempat yang sangat sulit,” ujarnya kepada Arsenal Media. Arteta juga menyoroti kesulitan menembus pertahanan Forest yang rapat. “Kami tahu pertandingan akan berjalan dengan margin kecil, terutama jika kami mencetak gol di menit-menit awal, yang tidak kami lakukan. Ada tim yang sangat sulit ditembus. Hampir semuanya harus sempurna, tetapi Anda bahkan perlu memanfaatkan momen-momen kacau, yang kami miliki di babak pertama beberapa, tetapi kami tidak tepat sasaran.”

Kemenangan atas Forest juga tak lepas dari kontribusi Madueke yang masuk sebagai pemain pengganti. Pelatih Forest, Oliver Glasner, sebelumnya menyoroti kedalaman skuad Arsenal. “Mereka memiliki begitu banyak pemain kelas dunia sehingga mereka bisa bereaksi dari bangku cadangan,” katanya. Hal itu terbukti, dengan Madueke menjadi pembeda. Usai laga, Madueke menyampaikan pesan kepada para penggemar. “Ini pertandingan yang sulit, benar-benar sulit,” ujarnya. “Kami sangat senang. Kami melakukannya bersama-sama, kami menunjukkan kegigihan, tekad, dan saya pikir kami menunjukkan semangat juara malam ini. Mungkin tahun lalu pertandingan ini tidak akan berakhir seperti ini bagi kami, tetapi saya pikir kami memiliki keyakinan ekstra, mentalitas ekstra. Kami tahu kami adalah juara dan kami tahu kami bisa mengeluarkannya dari tas di mana pun kami pergi.”

Kemenangan atas Forest mengikuti performa apik Madueke sebelumnya. Melawan Leeds United, ia bermain sebagai starter di sayap kiri karena Christos Tzolis cedera, dan Arsenal menang 2-1. Kemudian, dalam laga arsenal vs losc di Liga Champions pada 13 Oktober, Madueke kembali menjadi starter di sayap kanan alaminya dan memberikan assist untuk gol pembuka Timber. Bukayo Saka mencetak gol ketiga dalam kemenangan 3-0 tersebut. Performa Madueke ini menimbulkan dilema bagi Arteta, yang harus menyeimbangkan opsi di skuad yang minim margin kesalahan.

Arsenal sendiri telah memperkuat lini serang mereka pada musim panas dengan mendatangkan Christos Tzolis dari Club Brugge sebagai pengganti Leandro Trossard yang pindah ke Besiktas. Cedera Tzolis kemudian membuka jalan bagi Madueke di sayap kiri, dan ia memanfaatkannya dengan baik. Arteta pun menegaskan dukungannya terhadap Madueke. “Dia adalah seseorang yang sangat dicintai di dalam dan sekitar ruang ganti,” kata Arteta. Dukungan ini penting mengingat peran Madueke sering kali didefinisikan oleh penampilan singkat dengan waktu terbatas untuk membuat kesan.

Sementara itu, Arsenal akan menghadapi tantangan berat di Liga Champions dengan bertandang ke markas Bayern Munich di Allianz Arena. Bayern dipastikan tanpa gelandang serang Michael Olise yang menjalani hukuman kartu merah. Olise mendapat dua kartu kuning beruntun, pertama karena menarik kaus untuk menghentikan serangan balik Viking FK dan kedua karena melempar bola ke wajah lawan. Absennya Olise menjadi keuntungan bagi Arsenal, yang juga akan kehilangan beberapa pemain karena suspensi. Di sisi lain, Manchester City harus kehilangan Antoine Semenyo selama delapan minggu akibat cedera lutut, yang membuatnya absen saat City menghadapi Arsenal pada 29 November mendatang.

Dengan performa Madueke yang terus meningkat, termasuk dalam arsenal vs losc, tekanan pada Arteta untuk memberinya lebih banyak menit bermain semakin besar. Pertanyaan tentang konsistensi dan produk akhir Madueke masih ada, tetapi gol kemenangan melawan Forest menunjukkan bahwa ia bisa menjadi penentu. Arsenal yang memenangkan Premier League 2025-26 untuk pertama kalinya dalam 22 tahun tentu berharap Madueke dapat terus berkontribusi, baik sebagai starter maupun dari bangku cadangan. Laga arsenal vs losc menjadi bukti bahwa Madueke mampu tampil di level tertinggi, dan kini ia bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar pemain pengganti.

Keberhasilan Arsenal dalam meraih kemenangan di laga-laga sulit, termasuk saat melawan LOSC, menunjukkan mentalitas juara yang telah tertanam dalam skuad. Madueke menyebutkan bahwa kemenangan atas Forest menunjukkan semangat juara yang dimiliki tim. “Kami tahu kami adalah juara dan kami tahu kami bisa melakukannya di mana pun kami bermain,” tegasnya. Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk pertandingan melawan Bayern Munich, Arsenal membutuhkan kontribusi dari seluruh pemain, termasuk Madueke. Performa apiknya dalam arsenal vs losc dan laga-laga lainnya menjadi sinyal positif bagi The Gunners dalam upaya mempertahankan gelar Premier League dan bersaing di Liga Champions.