Kalimantan Update – 20 Oktober 2026 | Getafe kembali menunjukkan bahwa Coliseum Alfonso Pérez adalah benteng yang sulit ditembus musim ini. Bermain dengan sepuluh orang sejak menit akhir babak pertama, tim asuhan Pepe Bordalás itu sukses menahan imbang Rayo Vallecano 1-1 pada laga pekan kesembilan LaLiga EA Sports, Senin (20/10/2026). Hasil ini menegaskan tren positif getafe yang belum pernah kalah di kandang sendiri sepanjang musim berjalan.
Laga berjalan berat bagi tuan rumah. Rayo membuka keunggulan lebih dulu lewat gol García yang berawal dari umpan Jorge De Frutos. Petaka datang ketika Djené, yang sebelumnya sudah menerima kartu kuning karena handball, diusir keluar lapangan. Tertinggal 0-1 saat turun minum dan bermain dengan sepuluh pemain, Getafe justru bangkit. Francho Serrano menciptakan peluang emas di awal babak kedua dan Martin Satriano menyelesaikannya menjadi gol penyama kedudukan.
Satriano tampil sebagai pemain terbaik di lapangan dengan rating 8,2. Striker itu melepaskan empat tembakan dan menciptakan dua peluang kunci. Meski secara statistik Rayo mendominasi dengan penguasaan bola 68 persen, 21 tembakan berbanding 12, serta expected goals 2,26 melawan 0,61, ketangguhan lini belakang getafe dan kiper David Soria yang melakukan empat penyelamatan membuat satu poin tetap bertahan di kandang.
Debut Carvajal yang Berkesan
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Dani Carvajal. Bek kanan berusia 34 tahun itu menjalani debut pertamanya bersama Getafe setelah resmi bergabung pada 13 Oktober 2026 dengan kontrak hingga 30 Juni 2027. Carvajal datang sebagai agen bebas usai meninggalkan Real Madrid dan menjadi klub ketiganya setelah Bayer Leverkusen dan Real Madrid.
Kedatangan Carvajal sempat menemui jalan berliku. Ia lolos tes medis pada 9 Oktober, namun kepindahan itu bergantung pada kesepakatan dengan LaLiga terkait batas gaji klub. Presiden Getafe, Ángel Torres, mengakui negosiasi sempat memanas karena Carvajal ingin menyertakan klausul agar bisa hengkang bila menerima tawaran penting pada Januari. Torres menolak permintaan tersebut, dan sang pemain akhirnya menyetujui komitmen hingga akhir musim.
Menurut laporan media Spanyol, Carvajal menerima pemotongan gaji hingga 90 persen. Di Real Madrid ia mengantongi hampir 10 juta euro bersih per tahun, sementara di getafe angkanya sekitar satu juta euro. Keputusan itu diambil agar ia tetap bermain dekat rumah dan menjadi bagian proyek yang memberinya peran penting.
Ramos Masih dalam Radar
Di sisi lain, bursa transfer musim dingin menyimpan cerita tersendiri. Ángel Torres mengakui klub telah lebih dari tiga bulan menjajaki kemungkinan mendatangkan Sergio Ramos, bek 40 tahun yang kini tanpa klub sejak kontraknya dengan Rayados de Monterrey berakhir Desember lalu. Namun Torres menegaskan posisi bek tengah bukan prioritas karena saat ini ada enam bek tengah di skuad.
“Míster ingin pemain sayap. Tapi belum terlambat. Ramos ada dalam daftar kemungkinan,” ujarnya. Situasi bisa berubah bila Getafe berhasil melepas salah satu bek tengahnya, dengan Abdel Abqar menjadi kandidat utama. Bila itu terwujud, Getafe disebut siap bergerak untuk Ramos, yang bermimpi dipasangkan dengan Carvajal. Syaratnya, sang pemain harus menyesuaikan gaji agar sesuai kemampuan klub.
Jadwal Padat Menanti
Tambahan satu poin membuat kedua tim sama-sama mengoleksi sembilan poin. Getafe berada di peringkat ke-14 dari sembilan pertandingan, sementara Rayo di posisi ke-13 dengan satu laga lebih sedikit. Menariknya, tiga kemenangan dan tiga hasil imbang Getafe seluruhnya diraih di kandang, termasuk kemenangan atas Partizan di Conference League serta Racing dan Málaga. Satu-satunya poin di luar kandang diraih saat melawan Universitatea Craiova di Eropa.
Selanjutnya, Kamis mendatang, Getafe kembali berlaga di Conference League menghadapi Lugano pada jornada kedua. Carvajal harus absen karena terikat aturan kompetisi, sehingga Bordalás perlu meracik komposisi tanpa bek barunya. Targetnya jelas: meraih tiga poin, mengumpulkan empat angka, dan membuka jalan ke fase berikutnya.
Dengan pertahanan kandang yang solid, semangat juang saat bermain dengan sepuluh orang, serta tambahan pengalaman dari Carvajal, Getafe menunjukkan karakter tim yang sulit ditaklukkan. Tantangan sesungguhnya kini adalah memindahkan performa impresif di Coliseum ke laga-laga tandang. Jika itu terwujud, bukan tidak mungkin posisi getafe di papan klasemen akan terus merangkak naik, sambil menanti apakah mimpi menduetkan Carvajal dan Sergio Ramos benar-benar terwujud pada bursa transfer Januari nanti.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: MARCA, Football España, La Otra Liga, Eldesmarque

