Kalimantan Update – 22 Oktober 2026 | Laga persija vs arema pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 berakhir dengan pesta gol bagi tuan rumah. Persija Jakarta tampil menggila dan menghajar Arema FC dengan skor telak 5-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) malam WIB. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan momentum kebangkitan sekaligus pemutus tren buruk yang membelenggu Macan Kemayoran selama tiga musim terakhir saat menjamu Arema di kandang sendiri.
Pertandingan persija vs arema kali ini berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Persija tampil dominan dan langsung menekan pertahanan lawan. Alexander Jeremejeff menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada babak pertama, masing-masing pada menit ke-10 dan menjelang turun minum. Brace striker asal Swedia itu menjadi fondasi kemenangan besar tuan rumah.
Memasuki babak kedua, anak asuh Shin Tae-yong tak mengendurkan tekanan. Stjepan Loncar memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-76, disusul gol Victor Dethan pada menit ke-80. Arema sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gabriel Silva pada menit ke-88. Namun Ivan Mamut menyambar bola muntah pada masa tambahan waktu, menutup laga dengan skor 5-1.
Bagi Victor Dethan, gol ke gawang Arema dalam duel persija vs arema tersebut menjadi momen istimewa karena merupakan gol perdananya bersama Macan Kemayoran. Ia menilai kekompakan tim menjadi faktor utama di balik kemenangan besar ini.
Strategi Pressing Agresif Jadi Kunci
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa kemenangan ini lahir dari kerja keras seluruh pemain serta evaluasi menyeluruh setelah kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan sebelumnya. Menurutnya, laga melawan Tangerang memberi banyak pelajaran berharga bagi tim.
“Pertama-tama, kemenangan hari ini berkat semua pemain yang tidak menyerah dan berlari bekerja keras. Laga melawan Tangerang lalu juga memberi kami banyak pelajaran,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyoroti perubahan pendekatan permainan, terutama penerapan tekanan agresif atau high pressing sejak lini depan. Strategi tersebut dinilai efektif mengganggu permainan Arema sekaligus membuka ruang bagi Persija untuk mencetak gol. “Pemain mengevaluasi diri dan melakukan pressing agresif sejak dari lini depan, yang menjadi motor kemenangan hari ini,” jelasnya.
Rekor Buruk yang Akhirnya Terpatahkan
Kemenangan dalam laga persija vs arema ini memutus catatan buruk Persija yang gagal menang dalam tiga pertemuan kandang terakhir melawan Arema, dengan rincian sekali imbang dan dua kali kalah. Yang menarik, ini menjadi pemecahan rekor ketiga bagi Shin Tae-yong bersama Persija. Sebelumnya ia mematahkan kutukan tak pernah menang di kandang Borneo FC sejak 2018, serta mengakhiri tren buruk melawan Persib yang terakhir kali dikalahkan pada 2023.
Hasil ini membawa Persija kembali ke puncak klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 15 poin dari enam pertandingan, menggusur Dewa United ke posisi kedua dengan 14 poin. Sementara Arema FC tertahan di peringkat ke-11 dengan enam poin.
Pujian untuk Suporter dan Pengakuan Lawan
Shin Tae-yong juga memuji suasana positif yang tercipta di antara suporter kedua tim. Ia berharap sikap saling menghormati terus terjaga demi menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih baik. “Kita harus saling menghormati. Suporter kami harus menghormati suporter tim tamu, begitu juga ketika kami bertandang ke markas lawan,” katanya.
Dari kubu lawan, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui keunggulan Persija. Ia bahkan sepakat bahwa Macan Kemayoran merupakan kandidat kuat juara musim ini. “Kalau Anda melihat Persija, saya pikir mereka adalah salah satu kandidat juara. Persija memang sudah menjadi kandidat kuat sejak awal kompetisi karena struktur klub, investasi, dan suporternya,” ujar arsitek asal Brasil itu.
Secara keseluruhan, duel persija vs arema malam itu menjadi pembuktian kualitas Persija sebagai salah satu tim paling menakutkan di kompetisi. Kombinasi strategi pressing agresif, ketajaman lini depan, dan dukungan suporter yang kondusif membuat Macan Kemayoran tampil superior. Kemenangan 5-1 ini tidak hanya mengembalikan Persija ke puncak klasemen, tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara BRI Super League musim ini.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Syaifullah
Sumber: IDN Times, Suara.com, Republika, Bola.com, detikSport

