Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | JAKARTA — Kabar besar datang bagi para profesional kreatif Tanah Air. ASUS Luncurkan Dua Laptop Kreator Berbasis AI, yakni ProArt P14 dan ProArt P16, yang resmi hadir di pasar Indonesia pada 20 Oktober 2026. Kedua perangkat ini bukan sekadar laptop biasa, melainkan pusat komputasi kecerdasan buatan yang dirancang untuk menjalankan model AI secara lokal tanpa bergantung pada koneksi internet.
Langkah ASUS Luncurkan Dua Laptop Kreator Berbasis AI ini menandai babak baru bagi industri perangkat kreator di Indonesia. Keduanya mengandalkan superchip NVIDIA RTX Spark N1X yang memadukan GPU berbasis arsitektur Blackwell dengan 6.144 inti serta CPU NVIDIA Grace 20 inti. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan daya komputasi AI hingga 1 petaflop pada jalur FP4.
Spesifikasi dan Kapasitas Memori
Perbedaan utama kedua model terletak pada kapasitas memori. ASUS ProArt P14 dibekali Unified Memory LPDDR5X 64 GB, sementara ProArt P16 memiliki kapasitas lebih besar, yakni 128 GB. Keduanya berbagi memori berkecepatan 9.400 MT/s antara CPU dan GPU, sehingga model AI berukuran besar dapat berjalan bersamaan dengan berkas foto maupun video beresolusi tinggi.
Dukungan CUDA turut dimanfaatkan untuk mempercepat sejumlah pekerjaan kreatif, termasuk pengolahan video melalui DaVinci Resolve Studio. Dengan kapasitas memori yang besar, pengguna dapat mengolah model AI generatif, penyuntingan video, rendering, hingga workflow Agentic AI langsung di perangkat.
Uji Coba AI Tanpa Internet
Untuk membuktikan kemampuannya, ASUS Indonesia melakukan pengujian internal terhadap ProArt P14 menggunakan ComfyUI Desktop berbasis ARM64 dengan dukungan CUDA. Pengujian pertama memakai model Qwen Image 2.1 dengan kuantisasi INT8 untuk mengolah foto produk menjadi adegan sinematik pada resolusi 1.024 piksel dengan 40 langkah pemrosesan. Penggunaan memori GPU tercatat mencapai puncak 19,8 GB, dengan utilisasi GPU 100 persen dan suhu 68 derajat Celsius.
Pengujian kedua menggunakan model MiniMax H3 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik yang dilengkapi audio. Proses tersebut diselesaikan dalam waktu 5 menit 54 detik dengan penggunaan memori GPU mencapai 28,1 GB. ASUS menegaskan hasil pengujian dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi, driver, dan pengaturan yang digunakan.
Kemampuan menjalankan AI secara lokal ini memungkinkan pengguna memproses materi sensitif tanpa harus mengunggahnya ke layanan komputasi awan. Fitur tersebut sangat bermanfaat bagi agensi kreatif, rumah produksi, dan seniman digital yang menangani berkas klien.
Layar OLED dan Desain Portabel
Dari sisi tampilan, kedua laptop menggunakan layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED dengan cakupan 100 persen ruang warna DCI-P3 dan dukungan 1,07 miliar warna. Layar ber-refresh rate 120 Hz itu telah tervalidasi PANTONE. ProArt P14 mengusung layar 14 inci beresolusi 2.8K dengan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000, sedangkan ProArt P16 memiliki layar 16 inci beresolusi UHD+ dengan DisplayHDR True Black 1400.
Soal mobilitas, ProArt P14 berbobot sekitar 1,48 kilogram dengan baterai 90 Wh, sementara ProArt P16 berbobot sekitar 1,77 kilogram dengan baterai 99,9 Wh. Keduanya mendukung pengisian daya melalui USB Type-C dengan adaptor 140 watt dan telah melewati pengujian ketahanan standar militer Amerika Serikat MIL-STD 810H.
Harga dan Masa Pre-Order
ASUS membanderol ProArt P14 (H7407BA) dengan harga resmi Rp80.999.000 dan ProArt P16 (H7607BA) seharga Rp113.999.000. Selama masa pre-order hingga 23 Oktober 2026, konsumen dapat memperoleh harga khusus, yaitu Rp79.999.000 untuk ProArt P14 dan Rp112.999.000 untuk ProArt P16 yang dijual eksklusif melalui ASUS Online Store.
Pembelian melalui ASUS Online Store selama masa pre-order juga mendapatkan hadiah ASUS ProArt Mouse MD301 senilai Rp1.699.000. Masyarakat dapat mencoba langsung ProArt P14, P16, dan ekosistem ProArt di stan ASUS ProArt, Atrium Mall Pondok Indah 2, Jakarta, pada 20–25 Oktober 2026. Untuk layanan purnajual, ASUS memberikan garansi internasional tiga tahun dan ASUS VIP Perfect Warranty tiga tahun, ditambah layanan ASUS Premium Services melalui 141 pusat servis di Indonesia.
Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin menyatakan kedua laptop tersebut diperuntukkan mendukung kebutuhan kreator profesional, termasuk dalam pemrosesan AI yang membutuhkan kapasitas komputasi besar. Menurutnya, perangkat ini menggabungkan kemampuan pemrosesan AI, layar ASUS Lumina Pro OLED, dan desain portabel untuk mendukung pekerjaan kreatif profesional.
Dengan hadirnya ASUS Luncurkan Dua Laptop Kreator Berbasis AI ini, para kreator Indonesia kini memiliki opsi perangkat yang membebaskan mereka dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi. Langkah ASUS Luncurkan Dua Laptop Kreator Berbasis AI pun sekaligus menegaskan posisi perusahaan dalam mendorong adopsi AI lokal di sektor industri kreatif. Bagi profesional yang menuntut performa tinggi, kehadiran ProArt P14 dan P16 menjadi jawaban atas kebutuhan komputasi AI yang cepat, aman, dan portabel.

