RB Leipzig Hancur 1:6 di Kandang Bayern, Pelatih Minta Maaf ke Fans: 'Komplettes Versagen'

Foto: Istimewa

RB Leipzig Hancur 1:6 di Kandang Bayern, Pelatih Minta Maaf ke Fans: ‘Komplettes Versagen’

Kalimantan Update – 24 Oktober 2026 | Kekalahan telak kembali mewarnai duel rb leipzig vs fc bayern münchen di ajang Bundesliga. Dalam laga bertajuk Der Klassiker versi Jerman modern itu, Bayern München mempermalukan tamunya dengan skor 6:1 di Allianz Arena, sebuah hasil yang langsung memicu gelombang kekecewaan di kubu Leipzig. Sportchef RB Leipzig, Marcel Schäfer, bahkan tak sungkan menyebut penampilan timnya sebagai kegagalan total.

“Es war ein komplettes Versagen von uns in allen Bereichen,” ujar Schäfer di depan mikrofon Sky, seperti dikutip dalam liputan langsung seusai pertandingan. Ia menegaskan bahwa kalah di Allianz Arena adalah hal yang wajar, tetapi kalah dengan cara seperti itu sama sekali tidak bisa diterima. Pelatih Martin Demichelis pun senada, menilai timnya tidak menunjukkan perlawanan berarti sejak menit awal.

Pesta Gol Bayern di Depan Pendukung Sendiri

Pertandingan rb leipzig vs fc bayern münchen ini praktis sudah ditentukan sejak babak pertama. Luis Díaz menjadi bintang dengan mencetak tiga gol pada menit ke-12, 47, dan 69. Aleksandar Pavlovic menambah satu gol pada menit ke-26, disusul Michael Olise pada menit ke-34, dan Harry Kane yang menutup pesta gol pada menit ke-53. Kiper Leipzig, Maarten Vandevoordt, justru tampil sebagai pemain tamu terbaik karena berulang kali menggagalkan peluang tambahan.

Gol hiburan Leipzig baru tercipta pada masa injury time lewat pemain pengganti Andrija Maksimovic di menit ke-90+1. Bahkan juru bicara klub sempat keliru menyebut kekalahan 0:6 dalam konferensi pers karena mengabaikan gol tersebut. Namun terlepas dari itu, kualitas permainan Leipzig di laga rb leipzig vs fc bayern münchen memang jauh di bawah standar.

Permintaan Maaf kepada Suporter

Demichelis menegaskan bahwa hal terpenting saat ini adalah menyampaikan permintaan maaf kepada para fans yang telah rela datang atau terbang jauh ke München. “Das Wichtigste ist, unseren Fans ‘Entschuldigung’ zu sagen,” katanya. Ia menambahkan bahwa timnya harus secepat mungkin melupakan laga ini sebelum menghadapi tantangan berat di Liga Champions melawan Real Madrid pada tengah pekan.

Schäfer mengakui bahwa Bayern tampil luar biasa pada hari itu, sementara Leipzig mengalami hari yang sangat buruk. Menurutnya, dengan enam gol yang bersarang, timnya masih beruntung karena kekalahan bisa saja lebih besar.

Bayern Juga Menorehkan Rekor di Sektor Putri

Kebintangan Bayern pada akhir pekan itu tidak hanya datang dari tim putra. Tim putri FC Bayern München juga mencatat sejarah dengan meraih kemenangan 5:1 atas RB Leipzig dalam lanjutan Google Pixel Frauen-Bundesliga. Kemenangan tersebut membuat Bayern Putri resmi mengoleksi 50 pertandingan Bundesliga beruntun tanpa kekalahan, sebuah rekor yang sangat membanggakan.

Dalam laga yang menjadi pembuka pekan ke-8 itu, Momoko Tanikawa membuka keunggulan pada menit ke-8, disusul gol bunuh diri Zenia Mertens pada menit ke-14. Klara Bühl mencetak dua gol pada menit ke-55 dan 73, lalu Edna Imade melengkapi pesta gol pada menit ke-85. Leipzig sempat memperkecil kedudukan lewat Marleen Schimmer pada menit ke-78. Kiper nasional Bayern, Ena Mahmutovic, harus diusir wasit pada menit ke-75 karena pelanggaran keras, sehingga bek Vanessa Gilles terpaksa mengenakan sarung tangan kiper.

Dampak bagi Kedua Tim

Kekalahan memalukan di laga rb leipzig vs fc bayern münchen ini menjadi pukulan telak bagi Leipzig menjelang laga krusial di Liga Champions. Sementara itu, Bayern Putri kini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Wolfsburg, yang masih punya peluang memperkecil jarak menjadi tiga angka pada laga Sabtu siang.

Di sisi lain, kabar kurang sedap sempat menerpa tim putra Bayern. Pelatih Vincent Kompany sempat dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan saat sesi latihan tim cadangan pada Jumat. Ia dilaporkan menderita infeksi virus dan kesulitan menaiki tangga akibat masalah jaringan parut lama. Helikopter penyelamat terlihat mendarat di markas Bayern di Sabener Strasse sebelum ia dilarikan menggunakan ambulans ke rumah sakit di München. Staf kepelatihannya akan mengambil alih sesi latihan dan pertandingan berikutnya selama ia menjalani pemeriksaan medis.

Kesimpulan

Duel rb leipzig vs fc bayern münchen kembali menegaskan dominasi Bayern di sepak bola Jerman, baik di sektor putra maupun putri. Bagi Leipzig, kekalahan 1:6 ini menjadi pukulan moral yang harus segera dilupakan sebelum menghadapi Real Madrid. Sementara Bayern, meski sempat dihantui kabar kesehatan Kompany, tetap menunjukkan kelasnya sebagai raksasa Bundesliga yang sulit ditumbangkan.

Penulis: Sukardi
Editor: Rudi Hamdani
Sumber: RTL, LBC News, TAG24, Mundo Deportivo