Kalimantan Update – 25 Oktober 2026 | Persaingan papan atas klasemen Serie A musim 2026/2027 menghadirkan kejutan besar. Lazio secara mengejutkan merebut posisi puncak klasemen Serie A setelah mengalahkan Parma dengan skor 2-1 di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (25/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa Si Elang Ibukota mengoleksi 22 poin dari delapan pertandingan, unggul tiga poin atas juara bertahan Inter Milan yang baru memainkan tujuh laga.
Namun, posisi Lazio di puncak klasemen Serie A belum sepenuhnya aman. Inter Milan memiliki peluang memangkas jarak sekaligus menggeser Lazio ketika menjamu Fiorentina pada Minggu malam WIB di Stadion Giuseppe Meazza. Laga pekan kedelapan tersebut menjadi momen krusial bagi skuad asuhan Cristian Chivu untuk kembali ke jalur perebutan takhta klasemen Serie A.
Jalannya Laga Lazio Kontra Parma
Lazio membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui Kenneth Taylor yang mencetak gol pertamanya musim ini. Keunggulan tuan rumah kemudian bertambah setelah bek Parma, Diego Carlos, justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri saat berusaha memotong umpan silang. Parma hanya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit-menit akhir melalui Simone Lontani, namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.
Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, mengaku tak menyangka timnya bisa terbang setinggi ini. Menurutnya, Lazio tidak banyak melakukan pembelian pemain dan penunjukannya sebagai pelatih sempat diragukan banyak pihak. Ia pun meminta para pemain tidak terbuai dan tetap fokus menghadapi laga-laga berikutnya.
“Kami merasa tidak pantas ada di sana (puncak klasemen), kami tidak terbuai dengan itu, tapi kami setidaknya sudah menorehkan cerita manis dalam sejarah klub ini. Selalu ada 200-300 orang datang ke stadion setiap laga, jadi kami harus tetap melaju,” ujar Gattuso.
Roma Bangkit Tiga Kali di Naples
Di Stadion Diego Armando Maradona, AS Roma menunjukkan semangat pantang menyerah dengan dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 3-3 melawan Napoli dalam laga dramatis. Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Roma di Serie A menjadi 15 pertandingan sejak April lalu.
Napoli sempat unggul berkat gol spektakuler Frank Anguissa melalui tendangan salto sebelum Scott McTominay menggandakan keunggulan tuan rumah. Roma membalas lewat dua gol dalam rentang empat menit yang dicetak Matias Soulé dan Leonardo Balerdi. McTominay kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Napoli kembali memimpin, tetapi Balerdi menyundul bola ke gawang Napoli satu menit sebelum waktu normal berakhir untuk memastikan skor 3-3.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, mengapresiasi kemampuan timnya mempertahankan karakter permainan meski berkali-kali berada dalam tekanan. “Kami tetap menjaga peran, posisi, dan cara bermain kami. Gol-gol yang tercipta juga berkualitas. Kami puas dengan hasil ini dan memiliki moral yang tinggi,” kata Gasperini.
Misi Inter Milan Kembali ke Puncak
Inter Milan membutuhkan tiga poin demi bisa menempel Lazio di puncak klasemen. Skuad asuhan Cristian Chivu bakal mengerahkan pemain terbaiknya, dengan nama-nama seperti Calhanoglu, Zielinski, Dimarco, lalu Thuram dan Esposito menjadi andalan Nerazzurri di lini depan. Sementara itu, Fiorentina berencana merebut poin saat melawat ke Giuseppe Meazza dengan mengandalkan Mastantuono, Njie, dan Pellegrino di lini depan.
Berikut gambaran singkat situasi papan atas klasemen Serie A saat ini:
| Posisi | Tim | Poin | Laga |
|---|---|---|---|
| 1 | Lazio | 22 | 8 |
| 2 | Inter Milan | 19 | 7 |
| 3 | AS Roma | Tak terkalahkan 15 laga | 8 |
| 4 | Napoli | Imbang 3-3 vs Roma | 8 |
Dengan musim yang masih panjang, persaingan di klasemen Serie A diprediksi akan semakin memanas. Lazio yang tampil di luar dugaan harus membuktikan konsistensinya, sementara Inter Milan, Roma, Napoli, AC Milan, dan Juventus terus memburu posisi teratas.
Kejutan Lazio menjadi cerita menarik tersendiri di awal musim ini. Tanpa belanja besar dan dengan pelatih yang sempat diragukan, Si Elang Ibukota membuktikan bahwa semangat dan kerja sama tim masih mampu mengalahkan kekuatan finansial. Kini, tantangan sesungguhnya baru dimulai: menjaga puncak klasemen Serie A hingga akhir musim.

