Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Duel sengit antara celta vigo real betis dalam lanjutan jornada ke-10 LaLiga EA Sports di Stadion Balaídos berakhir tanpa pemenang dengan skor 0-0. Pertandingan yang digelar pada Minggu (25/10/2026) malam waktu setempat ini menyuguhkan banyak peluang emas, namun kedua tim gagal memaksimalkan kesempatan sehingga harus puas berbagi satu poin. Hasil imbang ini menjadi catatan tersendiri bagi kedua kubu yang sama-sama mengincar kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Laga celta vigo real betis sebenarnya berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Celta Vigo yang tampil sebagai tuan rumah berusaha menekan sejak awal babak pertama. Peluang emas pertama datang melalui Pablo Durán yang berhasil lolos dari kawalan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Real Betis, Álvaro Valles. Namun, Valles tampil gemilang dengan penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas tersebut. Penyelamatan itu menjadi salah satu momen terpenting dalam pertandingan ini.
Real Betis tak tinggal diam. Beberapa saat kemudian, Deossa mendapat kesempatan untuk membuka keunggulan lewat serangan balik cepat yang sempat diprotes oleh para pemain tuan rumah. Sayangnya, tembakan Deossa masih melambung tinggi di atas mistar gawang Celta. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan dan kedua tim masuk ke ruang ganti dengan kedudukan imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan celta vigo real betis semakin meningkat. Deossa kembali menjadi ancaman bagi pertahanan Celta. Kali ini, tembakan kerasnya membentur mistar gawang dan membuat Stadion Balaídos bergemuruh. Peluang tersebut menjadi salah satu momen paling mendebarkan dalam laga ini. Di sisi lain, Celta Vigo tidak tinggal diam dan terus mencari celah melalui kombinasi serangan yang dibangun dari lini tengah.
Pada menit ke-85, Iago Aspas nyaris mencetak gol kemenangan untuk Celta Vigo. Namun, Valentín Gómez tampil sigap dengan penyelamatan di menit-menit akhir yang menggagalkan peluang tersebut. Sementara itu, Troy Parrott yang masuk sebagai pengganti juga memiliki peluang emas di penghujung laga, tetapi tembakannya masih melebar ke luar gawang. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tidak berubah.
Pelatih Celta Vigo, Claudio Giráldez, menilai hasil imbang ini sebagai sesuatu yang wajar. Menurutnya, timnya sempat menguasai permainan di 30 menit pertama, namun kehilangan tenaga di babak kedua. Ia juga menyoroti pentingnya rotasi pemain setelah berlaga di kompetisi Eropa. “Kami harus terbiasa bersaing setelah bermain di Eropa. Ada beberapa pemain yang absen sehingga lebih sulit untuk melakukan penyegaran. Namun, saya menilai soliditas tim mulai terbentuk dan itu mendatangkan poin,” ujarnya. Giráldez juga memberikan pujian khusus kepada Iago Aspas yang dinilainya sebagai pemain unik dan tak tergantikan.
Dari kubu Real Betis, pelatih Manuel Pellegrini mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama di babak kedua. Ia menilai hasil imbang ini adil bagi kedua tim. “Saya rasa hasil imbang ini adil. Mereka memiliki beberapa peluang di babak pertama yang berhasil diselamatkan Valles, dan di babak kedua kami yang lebih banyak menciptakan peluang melalui Deossa dan Parrott. Performa tim di babak kedua sangat baik,” kata Pellegrini. Ia juga mengungkapkan bahwa Diego Llorente mengalami masalah otot dan tidak bisa tampil maksimal, ditambah lagi dengan kartu kuning yang ia terima.
Hasil imbang dalam laga celta vigo real betis ini membawa dampak pada posisi kedua tim di klasemen sementara LaLiga. Real Betis kini menempati peringkat keempat dengan koleksi 20 poin, sementara Celta Vigo berada di posisi kesembilan dengan 12 poin. Bagi Celta, hasil ini memperpanjang rekor tidak terkalahkan mereka menjadi tujuh pertandingan beruntun sejak 30 Agustus. Sementara itu, kiper Álvaro Valles mencatatkan cleansheet kelima dalam sepuluh pertandingan pertamanya bersama Real Betis.
Menariknya, pertemuan celta vigo real betis kali ini berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Pada Februari 2025, Celta Vigo berhasil menang dramatis 3-2 atas Real Betis di Balaídos berkat gol Fran Beltrán, Javi Rodríguez, dan Williot Swedberg, meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Kini, kedua tim harus puas berbagi angka dalam pertandingan yang sama-sama menampilkan pertahanan solid dan kiper yang tampil gemilang.
Secara keseluruhan, pertandingan celta vigo real betis ini menjadi bukti bahwa kedua tim memiliki kualitas yang seimbang. Meski banyak peluang tercipta, penyelesaian akhir yang kurang klinis menjadi faktor utama tidak adanya gol. Valles dan kiper Celta, Radu, sama-sama tampil sebagai pahlawan di bawah mistar gawang. Kedua tim akan berusaha bangkit dan meraih kemenangan pada laga berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen LaLiga EA Sports.

