Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Duel sengit antara Celta Vigo dan Real Betis pada jornada ke-10 La Liga EA Sports 2026/2027 berakhir tanpa gol di Estadio de Balaídos, Minggu malam waktu setempat. Pertandingan bertajuk real betis vs Celta ini menyajikan tensi tinggi sepanjang 90 menit, tetapi kedua tim gagal memanfaatkan peluang terbaik mereka. Hasil imbang 0-0 membuat Celta kini mengoleksi tujuh laga beruntun tanpa kekalahan sejak 30 Agustus, sementara Real Betis pulang dengan satu poin berharga dari lawatan berat.
Laga real betis vs Celta sejatinya berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit pertama. Tuan rumah yang dilatih Claudio Giráldez tampil agresif di 30 menit awal dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun kiper Real Betis, Álvaro Valles, tampil gemilang dengan mencatatkan clean sheet kelimanya dalam sepuluh jornada pertama. Valles mengaku sangat menikmati performa apiknya musim ini dan menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang tim tamu.
Memasuki babak kedua, momentum berbalik. Real Betis mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan dua peluang paling berbahaya. Nelson Deossa hampir memecah kebuntuan pada menit ke-52 babak kedua, tetapi tembakannya membentur tiang gawang dan menggagalkan selebrasi seluruh pendukung yang hadir. Pelatih Manuel Pellegrini secara terbuka menyebut peluang Deossa serta kans dari Troy Parrott sebagai momen yang seharusnya bisa mengubah hasil pertandingan real betis vs Celta ini.
Giráldez mengakui bahwa timnya kehilangan tenaga di paruh kedua. Menurutnya, hasil imbang ini adil mengingat kualitas lawan yang disebutnya sebagai tim hebat. Ia juga menyoroti kesulitan memutar skuad setelah berlaga di kompetisi Eropa, ditambah sejumlah pemain yang absen karena cedera. Meski begitu, ia menilai soliditas timnya sebagai modal penting untuk terus meraih poin dan tampil sebagai tim yang bisa diandalkan.
Di kubu Real Betis, Pellegrini menilai hasil imbang ini cukup adil. Ia menyebut babak kedua timnya berjalan sangat baik, tetapi harus kehilangan Diego Llorente yang mengalami gangguan otot dan tak bisa tampil maksimal, terlebih setelah menerima kartu kuning. Bagi Pellegrini, satu poin dari kandang Celta tetap positif, meski ia mengaku sedikit kecewa karena peluang terakhir di menit-menit akhir seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari laga real betis vs Celta.
Dari sisi statistik individu, Marcos Alonso terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Bek Celta itu mencatat tiga kali merebut bola dan lima sapuan penting. Sementara itu, Diego Llorente juga tampil solid di lini belakang Real Betis dengan dua kali merebut bola dan lima sapuan berbahaya. Kedua pertahanan memang menjadi bintang dalam duel real betis vs Celta yang berakhir kering ini.
Giráldez juga menyempatkan diri memuji Iago Aspas yang kembali tampil cepat dan merepotkan lini belakang lawan. Ia menyebut penyerang veteran itu sebagai sosok unik dan tak tergantikan, sehingga pengelolaan menit bermainnya harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Kontribusi Aspas yang terus memberi momen indah menjadi salah satu alasan Celta mampu bertahan di jalur tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Susunan pemain kedua tim juga menarik untuk dicermati. Celta tampil dengan formasi 3-4-3 yang menempatkan Ionut Radu di bawah mistar, dengan trio Javier Rodríguez, Yoel Lago, dan Marcos Alonso di lini belakang. Sementara Real Betis memakai skema 4-5-1 dengan Álvaro Valles sebagai penjaga gawang, serta Nelson Deossa sebagai ujung tombak tunggal yang didukung Antony, Isco, dan Abde Ezzalzouli di lini tengah.
Wasit Isidro Díaz de Mera Escuderos memimpin jalannya pertandingan dengan cukup ketat, termasuk mengeluarkan kartu kuning yang memengaruhi strategi Real Betis di babak kedua. Hasil ini membuat persaingan di papan tengah klasemen La Liga semakin ketat. Pada jornada berikutnya, Celta akan bertandang ke markas Rayo Vallecano, sedangkan Real Betis akan menjamu Málaga di Estadio de La Cartuja.
Secara keseluruhan, duel real betis vs Celta membuktikan bahwa kedua tim sama-sama memiliki pertahanan kokoh dan kemampuan menyerang yang belum tajam. Bagi Celta, hasil ini menjaga rekor tak terkalahkan mereka dan memperkuat posisi sebagai tim yang sulit dikalahkan. Bagi Real Betis, satu poin di kandang lawan tetap menjadi modal berharga untuk menjaga asa bersaing di papan atas. Kedua pelatih sepakat bahwa hasil imbang ini adil, meski masing-masing menyimpan rasa penasaran atas peluang yang gagal dikonversi menjadi gol. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi kedua tim di kompetisi domestik maupun Eropa.

