Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Barcelona, Spanyol — Nama Orian Goren mencuri perhatian dunia sepak bola jelang laga panas El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid pada pekan ke-10 La Liga 2026/27. Remaja Israel berusia 17 tahun itu resmi masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil pelatih Hansi Flick untuk pertandingan yang akan digelar di Spotify Camp Nou, Minggu malam waktu setempat. Ini menjadi momen bersejarah karena Orian Goren menjadi pemain Israel pertama yang pernah masuk skuad dalam salah satu laga paling bergengsi dan paling banyak ditonton di dunia tersebut.
Keputusan Flick memasukkan Orian Goren tidak lepas dari cedera yang dialami gelandang Spanyol Dani Olmo. Olmo diperkirakan absen selama beberapa pekan akibat cedera otot adduktor di kaki kirinya. Meski demikian, pemanggilan ini tetap menjadi sinyal kuat betapa besar kepercayaan pelatih asal Jerman itu terhadap potensi pemuda kelahiran Savyon, Israel, 2009 tersebut. Sebelumnya, Flick sudah beberapa kali memberi kesempatan kepada Orian Goren dalam laga pramusim, termasuk tampil di Trofi Joan Gamper dengan menggantikan Xavi Espart.
Media olahraga Spanyol, Marca, menyoroti perkembangan pesat Orian Goren. Menurut laporan tersebut, selama beberapa pekan terakhir ia berlatih bersama skuad utama dan kini masuk dalam daftar pemain untuk laga melawan Real Madrid. Marca juga memuji konsistensinya bersama Barça Atlètic, tim cadangan Barcelona, di mana ia menjadi starter reguler dan pemain kunci di lini tengah. “Ia telah menjadi pemain penting bagi Barça Atlètic, menonjol karena konsistensinya di tengah lapangan. Pemanggilan untuk El Clasico akan menjadi babak baru dalam perkembangannya,” tulis Marca.
Media Katalan, Sport, juga mengulas bagaimana Orian Goren berhasil memikat hati Flick. Ia disebut memiliki kualitas membaca pertandingan yang mumpuni. Goren biasa beroperasi sebagai gelandang interior, tetapi juga bisa berperan sebagai playmaker atau gelandang serang. Ia merupakan pemain internasional Israel U-21 dan memegang kewarganegaraan Ceko, sehingga tidak memakan kuota pemain non-Uni Eropa. Sejak usia 11 tahun ia telah tinggal di Spanyol dan menimba ilmu di akademi La Masia.
Pemanggilan ini juga mengingatkan publik pada kisah Gai Assulin, pemain Israel lain yang pernah memperkuat skuad senior Barcelona. Namun Assulin hanya tampil di Copa del Rey dan tidak pernah merumput di La Liga. Kini, Orian Goren berpeluang menorehkan sejarah yang lebih jauh. Sumber-sumber terdekat pemain menyebutkan bahwa ia dan keluarganya sangat antusias setelah menjalani sesi latihan pertama bersama tim utama serta pemeriksaan medis pada Minggu pagi. Mereka berharap Goren mendapat kesempatan bermain di laga yang menjadi impian setiap pesepak bola.
Selain Goren, Flick juga memasukkan nama bek tengah muda Álex Campos yang sebelumnya sudah dipanggil untuk laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Beberapa pemain reguler seperti Brian Fariñas dan Hamza Abdelkarim juga masuk daftar. Berikut susunan lengkap 23 pemain Barcelona untuk El Clasico:
- Kiper: Joan García, Livakovic, Szczesny
- Bek: Xavi Espart, Joao Cancelo, Balde, Cubarsí, Gerard Martín, Álex Campos
- Gelandang: Rodri, Pedri, Frenkie de Jong, Fermín, Gavi, Marc Bernal, Brian Fariñas, Orian Goren
- Penyerang: Lamine Yamal, Gabriel Jesus, Raphinha, Gordon, Adeyemi, Hamza Abdelkarim
Barcelona memasuki laga ini dengan peluang emas untuk menjauh sembilan poin dari Real Madrid asuhan José Mourinho jika berhasil meraih kemenangan. Namun, tim tuan rumah masih dihantui masalah cedera. Selain Olmo, nama Eric Garcia, Jules Kounde, Andreas Christensen, dan Roony Bardghji juga tidak tersedia. Kounde masih berjuang pulih dari cedera pergelangan kaki dan gagal masuk skuad. Meski demikian, kehadiran pemain muda seperti Orian Goren memberikan angin segar dan opsi tambahan bagi Flick di lini tengah.
Laga El Clasico sendiri menjadi perbincangan hangat di media sosial, termasuk di Nigeria di mana pertandingan ini trending. Barcelona akan menjamu Real Madrid di Spotify Camp Nou, dan pertandingan dijadwalkan kick-off pada pukul 22.00 waktu setempat. Publik Israel tentu berharap Orian Goren bisa mencatatkan debut resminya di La Liga, setelah sebelumnya hanya tampil di Trofi Joan Gamper. Jika diberi kesempatan, ia akan mengukir sejarah sebagai pemain Israel pertama yang merumput dalam laga El Clasico.
Perjalanan Orian Goren dari Israel ke Camp Nou adalah bukti bahwa kerja keras dan bakat bisa menembus persaingan ketat di klub sebesar Barcelona. Pemanggilan ini bukan sekadar pelengkap skuad, melainkan pengakuan atas kualitas yang ia tunjukkan bersama tim cadangan. Kini, seluruh mata akan tertuju padanya, menantikan apakah keajaiban itu benar-benar terjadi di atas lapangan.

