Barcelona vs Real Madrid: Mbappe Cetak Dua Gol, Mourinho Akali Flick di Camp Nou

Foto: Istimewa

Barcelona vs Real Madrid: Mbappe Cetak Dua Gol, Mourinho Akali Flick di Camp Nou

Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Laga barcelona vs Real Madrid dalam lanjutan LaLiga 2026/2027 berakhir dramatis. Bertanding di Spotify Camp Nou pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB, Barcelona harus mengakui keunggulan rival abadinya dengan skor 2-1. Dua gol Kylian Mbappe memastikan Jose Mourinho meraih kemenangan El Clasico pertamanya sejak kembali menangani Los Blancos, sekaligus menodai catatan tak terkalahkan Blaugrana di kompetisi domestik musim ini.

Duel barcelona vs Real Madrid ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di pentas liga pada musim yang baru berjalan sepuluh pekan. Hasil tersebut membuat Madrid mengoleksi 24 poin di posisi ketiga, terpaut tiga angka dari Barcelona yang masih memimpin klasemen dengan 27 poin, serta satu poin dari Atletico Madrid.

Penguasaan Bola Tanpa Efektivitas

Secara statistik, Barcelona tampil mendominasi. Tim asuhan Hansi Flick menguasai 62 persen bola, mencatatkan 644 operan berbanding 385 milik Madrid, dan melepaskan 17 tembakan berbanding sembilan. Namun, Madrid justru menciptakan peluang yang lebih berkualitas dengan angka gol yang diharapkan (xG) sebesar 1,98 berbanding 1,26, serta melancarkan lima serangan balik berbanding dua milik tuan rumah.

Flick menerapkan formasi 4-2-3-1 yang bertumpu pada penguasaan bola dalam waktu lama dan garis pertahanan tinggi. Rodri dan Pedri mengendalikan permainan dari lini tengah bagian belakang, Fermin Lopez menjadi starter di posisi nomor 10 menggantikan Dani Olmo yang cedera, sementara Raphinha memimpin lini depan dengan dukungan Lamine Yamal dan Anthony Gordon di kedua sayap. Rencana itu membuat Madrid tertekan dalam waktu lama, dan Gordon khususnya kerap merepotkan kiper Andriy Lunin dari sisi kiri.

Namun, Barcelona harus membayar harga di lini tengah. Operan-operan ceroboh Pedri memberi Arda Guler dua peluang menembak pada awal laga dan kemudian membuat Yan Diomande lolos sesaat sebelum jeda. Madrid berbahaya setiap kali melancarkan serangan balik.

Strategi Blok Rendah Mourinho

Di atas kertas, Mourinho juga memakai formasi 4-2-3-1, tetapi meminta timnya bertahan dalam blok menengah hingga rendah. Aurelien Tchouameni dan Bernardo Silva menjadi dua gelandang bertahan, Federico Valverde bermain sebagai bek kanan untuk membantu meredam Gordon, sementara Marc Cucurella ditugaskan membayangi Yamal di sisi lainnya.

Rencana permainan itu harus mengatasi dua ketidakhadiran penting. Thibaut Courtois mundur menjelang laga karena flu, sementara Vinicius Junior menjalani skorsing. Diomande menjadi starter di sisi kiri sebagai pengganti dan tampil sebagai andalan Madrid yang paling berbahaya untuk melancarkan serangan. Lunin, yang menggantikan Courtois di bawah mistar, melakukan lima penyelamatan untuk menjaga blok pertahanan rendah mereka tetap solid.

Gol pembuka pada menit ke-41, yang tercipta saat Barcelona lebih mendominasi permainan, merangkum pendekatan Madrid. Bernardo mendapat waktu untuk mengirim bola kepada Diomande di sisi kiri, Barcelona gagal mengerahkan dua pemain untuk menjaganya, dan umpan mendatarnya disapu Gerard Martin tepat mengenai Mbappe sebelum melewati Joan Garcia. Gol itu tercipta dengan keberuntungan dan menyumbang 0,50 dari xG Madrid, tetapi berasal dari jenis serangan transisi yang mereka incar sepanjang malam.

Raphinha Menyamakan, Mbappe Menuntaskan

Gol Barcelona akhirnya lahir dari bola mati. Pada menit ke-61, sepak pojok pendek mengarah kepada Pedri. Gerak tipu dan operan tersamarnya memberi Raphinha kesempatan melepaskan tembakan melewati Lunin ke sisi jauh gawang untuk mencetak gol ke-13-nya di liga musim ini. Sang kapten menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu membantu Barcelona menghadapi tekanan dari tim tamu.

Namun, Mbappe kembali menjadi penentu. Mendekati akhir laga, penyerang asal Prancis itu mencetak gol keduanya yang memastikan kemenangan Madrid. Dalam catatan abad ke-21, Mbappe kini telah mencetak 12 gol dalam 10 pertandingan melawan Barcelona di semua kompetisi, dan hanya Cristiano Ronaldo dengan 20 gol serta Karim Benzema dengan 16 gol yang mampu mencetak lebih banyak gol ke gawang Blaugrana.

Menariknya, duel barcelona vs Real Madrid ini sempat diprediksi berpihak kepada tuan rumah. Supercomputer Opta menempatkan Blaugrana sebagai favorit dengan peluang kemenangan lebih dari 50 persen dari 10.000 kali simulasi, sementara peluang Madrid hanya 26,1 persen dan kemungkinan imbang 19,5 persen. Faktor Lamine Yamal, yang telah mencetak delapan gol dalam sembilan pertandingan LaLiga musim ini, menjadi salah satu alasan Barcelona dijagokan. Namun, sepak bola membuktikan bahwa penguasaan bola tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan.

Jalannya Pertandingan

Anthony Gordon mengancam gawang Madrid pada menit keenam melalui tembakan di sisi kotak penalti yang masih bisa dibendung Lunin. Gordon kembali mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-14, lagi-lagi bola tembakannya bisa diantisipasi. Arda Guler menguji gawang Barcelona pada menit ke-17 dengan tembakan dari luar kotak penalti yang bisa ditepis Joan Garcia. Barcelona terus mengincar kemenangan kesepuluh secara beruntun di Liga Spanyol, tetapi Madrid berhasil menghentikan catatan tersebut.

Laga barcelona vs Real Madrid ini menjadi pelajaran berharga bagi Flick. Dominasi penguasaan bola harus dibarengi dengan ketajaman di depan gawang dan kewaspadaan terhadap serangan balik lawan. Sementara itu, Mourinho membuktikan bahwa pengalaman dan pragmatisme taktiknya masih efektif untuk meredam tim yang lebih menguasai permainan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Madrid untuk mengejar ketertinggalan di papan klasemen. Bagi Barcelona, kekalahan pertama musim ini menjadi alarm bahwa gelar juara tidak akan datang dengan mudah. Duel barcelona vs Real Madrid berikutnya dipastikan akan kembali menyajikan tensi tinggi, mengingat persaingan kedua tim di puncak klasemen masih sangat ketat.

Dengan hasil ini, persaingan di LaLiga musim 2026/2027 semakin menarik. Barcelona tetap di puncak, tetapi Madrid menunjukkan bahwa jarak tiga poin bukanlah hal yang mustahil untuk dikejar. El Clasico selalu punya cerita, dan kali ini cerita itu ditulis oleh Kylian Mbappe bersama Mourinho di Camp Nou.