River Plate Tekuk Racing 1-0 di Monumental, Modal Berharga Menuju Superclásico
Kalimantan Update – 26 Oktober 2026 | Kemenangan penting diraih river plate saat menjamu Racing Club pada laga pekan ke-14 Torneo Clausura Liga Profesional Argentina. Bermain di hadapan publik sendiri di Estadio Monumental, Núñez, Minggu (25/10/2026), anak asuh Leonardo Ponzio menang tipis 1-0 berkat gol sundulan Lautaro Rivero pada menit ke-32. Hasil ini menjadi modal berharga bagi river plate sebelum menghadapi Boca Juniors dalam Superclásico di La Bombonera, Minggu (1/11/2026).
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. River tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Thiago Almada nyaris mencetak gol lewat tendangan bebas yang membentur mistar gawang, sementara kiper Racing, Cambeses, tampil gemilang dengan menepis beberapa peluang berbahaya. Gol yang dinanti akhirnya lahir dari sepak pojok yang disundul Rivero, pengganti Lucas Martínez Quarta yang absen karena hukuman.
Meski menang, permainan River sempat menuai kritik karena dianggap kurang konsisten. Pelatih Leonardo Ponzio mengakui timnya masih menyisakan sejumlah kekurangan. “Hari ini memang harus menang untuk melanjutkan target. Kami punya situasi dengan tetap memberi kontrol kepada Racing. Kadang harus bermain seperti ini dan tim tahu cara melakukannya,” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga.
Posisi di Klasemen dan Persaingan Menuju Libertadores
Tambahan tiga poin membawa river plate naik ke posisi keempat Zona B dengan 23 poin, sekaligus menempati peringkat kelima tabel tahunan dengan 52 poin. Posisi tersebut masih belum aman karena bersaing ketat dengan Argentinos Juniors dan CSIR dalam perebutan tiket Copa Libertadores 2027. Saat ini River berada di zona Copa Sudamericana dan wajib meraih hasil positif di sisa laga.
| Keterangan | Posisi | Poin |
|---|---|---|
| Zona B Torneo Clausura | 4 | 23 |
| Tabel Tahunan | 5 | 52 |
Sejarah pertemuan kedua tim turut memperkuat dominasi river plate atas Racing. Dari 16 pertemuan yang tercatat sejak 2015 hingga 2026, River menang 10 kali, imbang 3 kali, dan hanya kalah 3 kali. Catatan itu menjadi bukti bahwa El Millonario memang memiliki catatan superior dalam duel bertajuk klasik tertua di Argentina tersebut.
Fokus ke Superclásico, Pantau Kondisi Pemain
Ponzio menyoroti kondisi dua pemainnya, Aníbal Moreno dan Sebastián Driussi, yang mengalami cedera. Moreno ditarik keluar pada menit ke-17 karena nyeri pinggang, sementara Driussi tidak melakukan pemanasan karena masalah serupa. Keduanya belum dipastikan absen melawan Boca, tetapi tim medis akan memantau perkembangan dalam beberapa hari ke depan.
Menjelang Superclásico, Ponzio menegaskan pentingnya menjaga ketenangan skuad. Ia meminta para pemain menikmati laga tanpa terbebani tekanan berlebih. “Ini pekan yang berbeda, tetapi kami tidak boleh memainkan pertandingan sebelum waktunya. Biarkan para pemain berlatih seperti biasa dan menikmati momen ini,” katanya. Ia juga menyoroti kontroversi kepemimpinan wasit yang dinilai kerap membuat timnya harus mencetak dua hingga tiga gol untuk mengamankan kemenangan.
Kehadiran Marcelo Gallardo di tribun Monumental menjadi sorotan tersendiri. Ponzio menyebut kehadiran legenda klub itu sebagai hal positif bagi suasana tim. Ia juga memuji performa Thiago Almada dan Ángel Correa yang dianggap sebagai pembeda dalam laga melawan Racing.
Setelah Superclásico, river plate akan menutup fase pertama Torneo Clausura dengan bertandang ke markas Aldosivi di Stadion José María Minella, Mar del Plata. Babak playoff dijadwalkan bergulir pada akhir pekan 22 November 2026. Dengan modal kemenangan atas Racing serta rekor superior atas rival-rivalnya, river plate berpeluang besar menjaga asa menuju fase gugur dan tiket Copa Libertadores.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan sinyal kebangkitan El Millonario di momen krusial. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan mengatasi badai cedera, langkah river plate menuju target besar musim ini masih terbuka lebar. Publik Monumental pun berharap tren positif ini berlanjut saat menghadapi Boca dalam duel paling bergengsi di Argentina.
