Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Kompetisi liga 1 indonesia musim 2026/2027 kembali menyajikan drama dan tensi tinggi. Pekan ketujuh BRI Super League, nama resmi kompetisi kasta tertinggi tanah air saat ini, menjadi sorotan setelah rangkaian hasil dramatis yang memengaruhi peta persaingan di klasemen. Sorotan utama tak lepas dari laga Persija Jakarta melawan Persik Kediri di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10/2026), yang menjadi ujian bagi Macan Kemayoran di tengah jadwal padat.
Pertandingan tersebut menjadi menarik karena JIS kini tercatat sebagai stadion keempat yang digunakan Persija untuk laga kandang pada gelaran liga 1 indonesia musim ini. Perubahan markas yang berulang tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Shin Tae Yong, yang musim ini tampil dengan wajah baru setelah kedatangan sejumlah pemain bintang tim nasional seperti Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan. Persija sendiri dijadwalkan menjalani setidaknya lima pertandingan sepanjang Oktober 2026, dimulai dari duel melawan PSIM Yogyakarta hingga ditutup dengan menghadapi Dewa United.
Di kubu lawan, Persik Kediri menyiapkan strategi khusus untuk meredam ketajaman striker Alexander Jeremejeff. Pelatih Persik menilai penjagaan ketat terhadap penyerang asal Swedia itu menjadi kunci untuk mencuri poin di kandang lawan. Langkah tersebut dinilai wajar mengingat produktivitas Jeremejeff menjadi salah satu senjata utama Persija dalam mengarungi kerasnya persaingan liga 1 indonesia.
Sementara itu, di Bandung, Persib Bandung menunjukkan tren positif. Maung Bandung sukses meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Garudayaksa dan kini mengoleksi 13 poin, yang mengangkat mereka ke posisi kelima klasemen. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga sebelum Persib menjamu Melbourne Victory pada matchday ketiga ACL Two, Rabu (28/10). Laga kontra Garudayaksa sendiri disiarkan langsung melalui Indosiar dan dapat diakses melalui live streaming Vidio, menunjukkan betapa besar antusiasme publik terhadap kompetisi domestik.
Pekan ketujuh juga menghadirkan rangkaian pertandingan lain yang tak kalah menarik. Persebaya menjamu Madura United, sementara Bhayangkara FC bersua PSM Makassar. Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, sempat menyoroti kartu merah yang diterima pemainnya saat melawan PSIS, meski akhirnya timnya mampu mempertahankan kemenangan 2-1. Hasil-hasil ini menegaskan bahwa persaingan di liga 1 indonesia musim ini berlangsung ketat dan sulit diprediksi.
Di sisi lain, sepak bola nasional juga mendapat kabar menggembirakan dari sektor putri. Liga Sepak Bola Putri Indonesia, atau Indonesia Women’s League 2026/2027, resmi kembali bergulir setelah sempat terhenti sejak edisi terakhir pada 2019. Bintang Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika Putri, menyambut antusias kebangkitan kompetisi ini. Bersama Dewa United FC Women, ia sukses mengantarkan timnya menang telak 3-0 atas Persita Women pada pekan kedua di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25/10).
“Rasanya senang banget ya. Akhirnya setelah penantian sekian lama, terakhir 2019 saya ikut, dan akhirnya sekarang sudah ada lagi. Teman-teman yang lain juga sangat antusias menyambut kompetisi ini,” ujar Shafira seusai pertandingan. Kembalinya kompetisi resmi ini dinilai sejalan dengan perkembangan ekosistem sepak bola putri Indonesia yang semakin pesat, sekaligus memberi kepastian karier bagi para pesepak bola perempuan tanah air.
Secara keseluruhan, dinamika liga 1 indonesia pekan ini menunjukkan bahwa kompetisi domestik terus berkembang, baik dari sisi kualitas pertandingan, antusiasme suporter, maupun perhatian media. Perubahan markas Persija, konsistensi Persib, serta kebangkitan liga putri menjadi tiga pilar yang mewarnai perjalanan sepak bola nasional. Bagi para penggemar, jadwal padat Oktober menjadi kesempatan emas untuk menyaksikan langsung bagaimana persaingan di papan atas dan bawah klasemen terus bergulir hingga akhir musim.

