Miguel Pinto Jadi Pembeda, Persebaya Gilas Madura United 3-1 di Derbi Suramadu

Foto: Istimewa

Miguel Pinto Jadi Pembeda, Persebaya Gilas Madura United 3-1 di Derbi Suramadu

Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Gelandang serang Persebaya Surabaya, Miguel Pinto, tampil sebagai pembeda dalam laga bertajuk Derbi Suramadu melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026) malam WIB. Aksi Miguel Pinto pada menit ke-22 menjadi gol pembuka yang membuka jalan kemenangan 3-1 bagi Bajol Ijo, julukan Persebaya, sekaligus mengangkat posisi tim asuhan pelatih tuan rumah itu ke peringkat ketujuh klasemen BRI Super League dengan koleksi 12 poin.

Pertandingan berjalan sesuai skenario tuan rumah sejak awal. Persebaya mendominasi penguasaan bola dan menekan lini pertahanan Madura United. Ketika pertahanan Sapeh Kerrab mulai tampak rapat, Miguel Pinto muncul dengan penyelesaian cermat yang memecah kebuntuan. Gol tersebut membuat atmosfer stadion semakin panas dan memacu rekan-rekan setimnya untuk terus menekan. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk Persebaya bertahan.

Memasuki babak kedua, Madura United tampil lebih agresif. Intensitas Derbi Suramadu benar-benar terasa. Namun petaka datang pada menit ke-65 ketika Paulo Sitanggang diganjar kartu merah. Bermain dengan sepuluh pemain, tim tamu justru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Gali Freitas pada menit ke-69. Kecepatan pemain asal Timor Leste itu membuat kiper Persebaya, Reza Arya, tidak berkutik.

Tekanan kembali berpihak kepada tuan rumah pada masa injury time. Pelanggaran Pedro Monteoro terhadap Miguel Pinto berujung hadiah penalti setelah wasit meninjau tayangan VAR. Yuran Fernandes, mantan pemain PSM Makassar, yang ditunjuk sebagai algojo, dengan tenang memperdaya kiper Madura United, Angga Saputra, pada menit ke-90+1. Gol itu seolah mematahkan mentalitas para pemain Sapeh Kerrab.

Belum cukup, pada menit ke-90+6 Persebaya kembali menambah keunggulan melalui aksi Yann Mbella. Skor akhir 3-1 untuk Bajol Ijo menutup laga dengan kemenangan meyakinkan. Kontribusi Miguel Pinto sepanjang pertandingan, baik sebagai pencetak gol pembuka maupun sebagai sasaran pelanggaran yang berbuah penalti, menjadikannya figur kunci dalam hasil ini.

Di pertandingan lain yang digelar bersamaan, Bhayangkara FC harus puas berbagi angka dengan PSM Makassar di Stadion Sumpah Pemuda. Kedua tim tidak mampu mencetak gol sehingga laga berakhir 0-0. Sementara itu, di Jakarta International Stadium, Persija Jakarta mengokohkan posisi puncak klasemen dengan 18 poin setelah menang 2-1 atas Persik Kediri. Gol kemenangan Macan Kemayoran disumbang Denis Kolinger pada menit ke-64 dan Rizky Ridho pada menit ke-66, membalikkan ketertinggalan akibat gol awal Imanol Garcia pada menit ke-10.

Hasil di Surabaya membawa Persebaya naik ke posisi ketujuh dengan 12 poin, sedangkan Madura United tetap bertahan di peringkat ketiga dengan 13 poin. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menjaga momentum di pekan-pekan berikutnya, terlebih dengan performa apik yang ditunjukkan Miguel Pinto.

Secara keseluruhan, laga Derbi Suramadu menyajikan drama lengkap: gol pembuka Miguel Pinto, kartu merah, gol penyama kedudukan, keputusan penalti lewat VAR, hingga gol penutup pada masa injury time. Bagi Persebaya, konsistensi pemain seperti Miguel Pinto akan menjadi kunci jika ingin terus merangsek ke papan atas klasemen. Sementara bagi Madura United, kekalahan ini menjadi evaluasi penting menyusul disiplin pemain yang harus diperbaiki pada laga-laga selanjutnya.

Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber Berita: CNN Indonesia, KOMPAS TV