Trabzonspor Bangkit Dramatis di Rize: Menang 4-3 Usai Tertinggal 2-0, Melih Kabasakal Jadi Pemicu
Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Trabzonspor menorehkan catatan istimewa dalam lanjutan Trendyol Süper Lig musim ini. Bermain di markas Çaykur Rizespor dalam laga pekan ke-9 yang digelar Senin, 26 Oktober 2026, tim tamu harus tertinggal dua gol lebih dulu sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 4-3. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang tren positif mereka, tetapi juga menghadirkan sebuah comeback yang layak dikenang.
Laga bertajuk Derbi Laut Hitam itu berlangsung di Çaykur Didi Stadı, Rize. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat Gennaro Borrelli yang memanfaatkan umpan rendah Mithat Pala dari sisi kanan. Striker asal Italia itu menggandakan skor pada menit ke-32 setelah meneruskan bola dari Adedire Awokoya Mebude dalam skema serangan balik cepat. Trabzonspor tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Rizespor di paruh pertama.
Namun, situasi berbalik total di babak kedua. Melih Kabasakal membuka asa tim tamu pada menit ke-49 melalui umpan Ernest Muçi, memanfaatkan bola yang gagal diantisipasi kiper Yahia Fofana. Hanya dua menit berselang, Aral Şimşir menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan lob cermat memanfaatkan umpan terobosan Muçi. Trabzonspor benar-benar bangkit dalam kurun waktu singkat.
Pada menit ke-58, giliran Franculino yang membawa tim tamu berbalik unggul setelah memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Fofana atas tembakan Muçi. Rizespor sempat menyamakan skor lewat tendangan keras Qazim Laçi dari jarak hampir 30 meter pada menit ke-69, bola mengenai tiang sebelum bersarang di sudut atas gawang. Namun, Franculino kembali menjadi penentu pada menit ke-84 melalui serangan balik cepat usai menerima umpan panjang dari Muçi. Skor 4-3 untuk Trabzonspor bertahan hingga peluit akhir.
Bagi Trabzonspor, hasil ini mencatatkan sejarah tersendiri. Terakhir kali mereka mampu mencetak empat gol di babak kedua dalam laga tandang Süper Lig adalah pada Oktober 2010 silam, ketika menghadapi Kasımpaşa. Kemenangan atas Rizespor juga memperpanjang rentetan kemenangan beruntun mereka menjadi empat pertandingan liga, setelah sebelumnya mengalahkan Galatasaray 4-0, Samsunspor 3-0, dan Beşiktaş 2-0. Secara keseluruhan di semua kompetisi, tim asuhan Thomas Reis itu mencatat enam kemenangan beruntun.
Pahlawan comeback ini, Melih Kabasakal, ternyata bukan sosok asing bagi Trabzonspor. Gelandang bertahan berusia 30 tahun tersebut merupakan produk akademi klub. Ia sempat menimba ilmu di Samsunspor sebelum bergabung dengan akademi Trabzonspor pada 2014 dan memulai karier profesionalnya pada 2016. Setelah sempat dipinjamkan ke Sarıyer dan 1461 Trabzon, ia merintis jalan melalui Esenler Erokspor, İstanbulspor, dan Eyüpspor sebelum kembali ke pangkuan Trabzonspor pada awal musim ini dari Gaziantep FK dengan nilai transfer 422 ribu euro.
Pemain kelahiran Boyabat, Sinop, 18 Februari 1996 ini juga mencatatkan debutnya bersama Timnas A Turki pada September 2026 di bawah asuhan Vincenzo Montella. Kini, golnya ke gawang Rizespor tidak hanya menjadi titik balik pertandingan, tetapi juga menegaskan peran pentingnya di skema Trabzonspor musim ini.
Dengan tambahan tiga poin, Trabzonspor mengoleksi 19 poin dan terus menempel ketat papan atas klasemen. Sementara Rizespor tertahan di angka 10 poin. Selanjutnya, Trabzonspor akan menjamu Gaziantep FK pada pekan ke-10, sementara Rizespor bertandang ke markas Kocaelispor.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti mentalitas juang skuad Trabzonspor yang tidak mudah menyerah. Dari ketertinggalan dua gol, mereka mampu membalikkan keadaan dalam waktu sembilan menit di awal babak kedua. Kombinasi ketenangan Melih Kabasakal, kreativitas Ernest Muçi, dan ketajaman Franculino menjadi fondasi keberhasilan tim. Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Trabzonspor akan terus merangsek ke puncak klasemen dan menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim ini.
