Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Sevilla akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah mengakhiri rangkaian empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Bermain di hadapan sekitar 35.000 pendukung setia di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla sukses menundukkan Osasuna dengan skor meyakinkan 2-0 dalam lanjutan La Liga. Kemenangan ini tidak hanya memutus tren negatif, tetapi juga mengukuhkan posisi Sevilla di peringkat keenam klasemen dengan raihan 17 poin, sekaligus memperpendek jarak dengan Real Sociedad di posisi kelima menjadi hanya dua angka.
Laga yang digelar pada Senin malam waktu setempat itu menjadi pembuktian bahwa Sevilla musim ini memiliki karakter berbeda. Pelatih Luis García Plaza mengambil keputusan berani dengan memasang dua penyerang dalam formasi 1-4-4-2, mengandalkan duet Isaac Romero dan Stassin untuk menekan lini belakang Osasuna sejak awal. Strategi itu terbukti efektif meski sempat menuai risiko di menit-menit awal.
Jalannya Pertandingan
Osasuna sebenarnya tampil agresif di awal laga. Peluang emas didapat Flavien Boyomo pada menit keempat melalui skema bola mati, namun sundulannya masih melenceng dari gawang. Tiga menit berselang, giliran Ante Budimir yang menyia-nyiakan peluang setelah memanfaatkan umpan silang Moi Gómez. Sevilla yang sempat tertekan perlahan mulai menemukan ritme permainan.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-24 lewat aksi brilian Isaac Romero. Berawal dari kombinasi apik Félix Correia dan Youssouf Fofana, sang gelandang melepaskan umpan tumit cerdik yang diteruskan Romero dengan tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper Aitor Fernández. Gol tersebut menjadi yang ketiga bagi Romero musim ini, sekaligus mengukuhkannya sebagai top skor sementara Sevilla.
Keunggulan satu gol membuat Sevilla semakin percaya diri mengendalikan pertandingan. Beberapa peluang tambahan tercipta, termasuk tembakan Juan Iglesias yang membentur tiang gawang dan sundulan Kike Salas yang masih bisa diselamatkan Aitor Fernández dengan gemilang. Kike Salas tampil impresif baik dalam bertahan maupun membantu serangan, menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Sevilla.
Fofana Jadi Motor Serangan
Youssouf Fofana layak mendapat sorotan khusus dalam laga ini. Gelandang asal Prancis tersebut terlibat langsung dalam kedua gol Sevilla melalui assist-nya. Kreativitas dan visi bermainnya menjadi pembeda antara kedua tim. Statistik pertandingan pun membuktikan dominasi Sevilla, dengan 17 tembakan ke arah gawang, tujuh di antaranya tepat sasaran, berbanding hanya sepuluh tembakan dan dua on target milik Osasuna.
Gol kedua Sevilla baru tercipta pada menit ke-81 melalui Félix Correia yang memanfaatkan skema serangan balik cepat. Tembakannya sempat berbelok arah sebelum akhirnya menembus gawang Osasuna, menutup perlawanan tim tamu. Bagi Correia, ini menjadi gol keduanya musim ini setelah sebelumnya juga mencetak gol saat bermain imbang 3-3 melawan Levante.
Rekor Buruk Osasuna di Kandang Sevilla
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Osasuna setiap kali bertandang ke markas Sevilla. Dari 18 kunjungan terakhir, tim asuhan Jagoba Arrasate hanya mampu meraih satu kemenangan, dengan tiga hasil imbang dan 14 kekalahan. Hasil ini juga membuat Osasuna gagal menyamakan poin dengan Sevilla dan tertahan di peringkat ke-12 klasemen. Sepanjang 12 laga tandang terakhir, Osasuna hanya menang sekali, mencatat dua imbang dan sembilan kekalahan.
Bagi Sevilla, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menjaga momentum positif. Tim asal Andalusia tersebut kini memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi lima pertandingan kandang berturut-turut melawan tim-tim di luar trio besar Real Madrid, Barcelona, dan Atlético Madrid. Hal ini menunjukkan bahwa Sevilla memiliki kualitas untuk bersaing di papan tengah atas dan mengejar tiket kompetisi Eropa musim depan.
Prospek Sevilla ke Depan
Kemenangan atas Osasuna menjadi sinyal positif bagi Sevilla yang sempat kehilangan konsistensi setelah menghadapi lawan-lawan berat seperti Real Madrid, Barcelona, dan Aston Villa di Liga Champions. Kini, dengan tambahan tiga poin penting, pasukan Luis García Plaza berpeluang besar untuk terus merangsek ke posisi yang lebih baik di klasemen La Liga. Kedatangan calon rekrutan baru seperti Rubén Vargas juga diharapkan dapat menambah kekuatan lini serang Sevilla di sisa musim ini.
Dengan performa yang semakin matang, Sevilla membuktikan bahwa mereka masih tim yang patut diperhitungkan di kompetisi domestik. Jika mampu menjaga konsistensi dan mempertajam penyelesaian akhir, bukan tidak mungkin Sevilla kembali bersaing di zona Eropa dan mengakhiri musim dengan pencapaian yang membanggakan bagi para pendukungnya.

