Malta vs Andorra: Gol Tunggal Teddy Teuma Bawa Malta ke Puncak Klasemen

Foto: Istimewa

Malta vs Andorra: Gol Tunggal Teddy Teuma Bawa Malta ke Puncak Klasemen

Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Pertandingan Malta vs Andorra dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah Malta. Bermain di Stadion Nasional Ta’ Qali, Malta, pada Minggu (4/10/2026), gol tunggal Teddy Teuma pada menit ke-49 menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat ini. Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Malta di puncak klasemen Grup D1 dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, sementara Andorra tertahan di posisi ketiga dengan satu poin.

Pertandingan Malta vs Andorra berjalan dengan tempo sedang di babak pertama. Kedua tim saling memperketat lini pertahanan dan menciptakan peluang terbatas. Malta, yang tampil sebagai tuan rumah, berusaha menekan sejak awal, namun Andorra mampu memberikan perlawanan sengit. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Malta meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-49, Teddy Teuma berhasil memanfaatkan umpan matang dari Ilyas Chouaref dan melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang tidak mampu dihalau kiper Andorra, Iker Álvarez. Gol ini membuka keunggulan bagi Malta dan mengubah jalannya pertandingan.

Setelah tertinggal, Andorra berusaha bangkit. Pelatih Koldo Álvarez melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor, termasuk memasukkan Jordi Aláez dan Christian García. Namun, solidnya pertahanan Malta yang dikawal oleh Bonello, Pepe, Shaw, dan Camenzuli mampu meredam setiap serangan. Malta bahkan nyaris menambah keunggulan melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Malta atas Andorra dalam tujuh pertemuan terakhir, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam lima laga terakhir.

Dalam laga Malta vs Andorra ini, penguasaan bola lebih banyak dikuasai oleh Malta. Statistik menunjukkan Malta memiliki 58% penguasaan bola dan menciptakan 12 peluang, dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Andorra hanya mampu menciptakan 7 peluang, 2 di antaranya mengarah ke gawang. Pelatih Malta, Emilio De Leo, menyatakan kepuasannya atas performa tim. “Kami bermain disiplin dan sabar. Gol Teddy Teuma adalah hasil dari kerja keras seluruh tim. Kami senang bisa meraih tiga poin di depan pendukung sendiri,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, kapten Andorra, Moisés San Nicolás, mengakui keunggulan Malta. “Kami sudah berusaha maksimal, tetapi Malta lebih efektif. Kami harus bangkit untuk pertandingan berikutnya,” katanya. Hasil ini membuat Malta semakin dekat dengan promosi, mengingat format Nations League 2026/2027 memberikan tiket promosi kepada seluruh tim League D. Dengan dua pertandingan tersisa, Malta berpeluang besar finis di posisi teratas grup. Andorra masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi, namun mereka harus meraih hasil positif di laga selanjutnya.

Kemenangan Malta vs Andorra ini juga menjadi sorotan karena gol Teddy Teuma yang konsisten. Gelandang berusia 31 tahun itu telah mencetak dua gol dalam dua pertemuan melawan Andorra. Kombinasinya dengan Irvin Cardona dan Ilyas Chouaref menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Malta selanjutnya akan menghadapi Gibraltar pada matchday kelima, sementara Andorra akan menjamu Gibraltar. Kedua tim masih memiliki peluang untuk mengakhiri fase grup dengan baik.

Secara keseluruhan, pertandingan Malta vs Andorra menunjukkan dominasi Malta yang berlanjut. Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen, tetapi juga memberikan kepercayaan diri menjelang laga-laga krusial berikutnya. Andorra harus segera bangkit jika ingin menghindari posisi terbawah. Dengan performa yang terus meningkat, Malta berpeluang besar untuk promosi ke League C pada edisi berikutnya.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber: PortalMadura, BBC Sport, JawaPos, Progres Kepahiang, RRI