Ballon d'Or 2025 Jadi Panggung Sejarah: Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris

Foto: Istimewa

Ballon d’Or 2025 Jadi Panggung Sejarah: Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris

Kalimantan Update – 27 Oktober 2026 | Malam penganugerahan Ballon d’Or 2025 yang bergulir menjadi Ballon d’Or 2026 di London Palladium Theatre, London, Inggris, menghadirkan sejumlah catatan bersejarah bagi dunia sepak bola. Dalam acara yang berlangsung Senin (26/10/2026) malam waktu setempat atau Selasa (27/10/2026) dini hari WIB, penyerang Bayern Munchen dan timnas Inggris, Harry Kane, resmi dinobatkan sebagai pemain putra terbaik dunia. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Inggris selama 25 tahun untuk kembali memiliki peraih trofi paling bergengsi tersebut sejak Michael Owen pada 2001.

Kane muncul sebagai pemenang setelah mengungguli dua pesaing berat, yakni Kylian Mbappe dari Real Madrid yang harus puas di posisi kedua, serta bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, di posisi ketiga. Penentuan pemenang Ballon d’Or dilakukan melalui voting 100 jurnalis dari berbagai penjuru dunia, sebagaimana sistem yang diinisiasi majalah France Football. Prestasi ini menempatkan Kane sebagai pemain Inggris kelima yang meraih Ballon d’Or, menyusul Kevin Keegan (1978 dan 1979), Sir Bobby Charlton (1966), dan Stanley Matthews (1956).

Performa Luar Biasa Sepanjang Musim 2025/2026

Gelar dalam ajang Ballon d’Or 2025 edisi kali ini tidak lepas dari performa gemilang Kane sepanjang musim 2025/2026. Ia mencetak 73 gol dari 65 pertandingan bersama klub dan timnas. Bersama Bayern Munchen, Kane mengantar timnya menjuarai Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman. Sementara bersama timnas Inggris, ia membawa The Three Lions melaju hingga babak semifinal Piala Dunia 2026. Pada malam yang sama, Kane juga menerima penghargaan Men’s Striker of the Year atau striker terbaik pria.

Dominasi Barcelona dan Spanyol di Panggung Ballon d’Or

Selain kategori putra, malam penganugerahan Ballon d’Or 2025 juga diwarnai dominasi Barcelona dan timnas Spanyol. Alexia Putellas meraih Ballon d’Or Feminin untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya menang pada 2021 dan 2022. Pemain Spanyol itu berperan penting dalam keberhasilan Barcelona meraih empat gelar pada musim lalu sebelum pindah ke London City Lionesses.

Lamine Yamal kembali mencuri perhatian dengan meraih Kopa Trophy atau Pemain Muda Terbaik Putra untuk tiga kali berturut-turut, yakni 2024, 2025, dan 2026. Meski demikian, Yamal menilai rekan setimnya di Barcelona, Pau Cubarsi, lebih layak menerima penghargaan tersebut. Rekan setim Yamal di Barcelona, Vicky Lopez, meraih Pemain Muda Terbaik Putri, sementara Cata Coll dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Putri dan Pere Romeu sebagai Pelatih Terbaik Putri. Barcelona juga dinobatkan sebagai Klub Terbaik Putri.

Daftar Lengkap Pemenang Ballon d’Or 2026

Sebanyak 13 penghargaan diberikan kepada pemain, pelatih, dan klub yang dinilai tampil menonjol sepanjang musim. Berikut rangkuman para peraih penghargaan:

  • Ballon d’Or Putra: Harry Kane (Bayern Munchen/Inggris)
  • Ballon d’Or Feminin: Alexia Putellas (Spanyol)
  • Kopa Trophy (Pemain Muda Putra): Lamine Yamal (Barcelona/Spanyol)
  • Pemain Muda Putri: Vicky Lopez (Barcelona)
  • Pelatih Terbaik Putra: Luis de la Fuente (timnas Spanyol)
  • Pelatih Terbaik Putri: Pere Romeu (Barcelona)
  • Kiper Terbaik Putra (Lev Yashin Trophy): Unai Simon (Athletic Club)
  • Kiper Terbaik Putri: Cata Coll (Barcelona)
  • Klub Terbaik Putra: Paris Saint-Germain (PSG)
  • Klub Terbaik Putri: Barcelona
  • Socrates Award: Bukayo Saka
  • Men’s Striker of the Year: Harry Kane

Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mendapat pengakuan setelah mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sementara itu, kiper Athletic Club, Unai Simon, membawa pulang Lev Yashin Trophy sebagai penjaga gawang terbaik pria. Bukayo Saka menerima Socrates Award atas kontribusinya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Makna Kemenangan bagi Sepak Bola Inggris

Bagi Kane, torehan ini menjadi puncak karier yang selama ini dinanti. Setelah bertahun-tahun konsisten mencetak gol di level tertinggi, gelar dalam ajang Ballon d’Or 2025 menegaskan posisinya sebagai salah satu penyerang terbaik generasinya. Kemenangan Kane juga menjadi sinyal kebangkitan sepak bola Inggris di kancah individual, sekaligus mematahkan dominasi pemain dari liga-liga lain dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi Barcelona dan Spanyol dalam ajang Ballon d’Or 2025 menunjukkan kuatnya ekosistem pembinaan dan performa klub maupun tim nasional mereka. Dengan diraihnya berbagai penghargaan bergengsi, malam penganugerahan di London Palladium Theatre menjadi saksi bagaimana talenta muda dan pemain senior sama-sama bersinar. Kemenangan Harry Kane, rekor tiga kali berturut-turut Lamine Yamal, serta kembalinya Alexia Putellas ke puncak menjadi bukti bahwa kompetisi sepak bola dunia terus melahirkan cerita-cerita baru yang layak dikenang.