Kalimantan Update – 05 Oktober 2026 | Laga greece vs germany di Grup A2 UEFA Nations League berakhir tanpa gol di Stadion Toumba, Thessaloniki, Minggu (4/10/2026). Hasil ini membuat Jerman yang dilatih Jürgen Klopp gagal meraih kemenangan untuk ketiga kalinya dalam empat pertandingan. Sementara itu, Yunani tetap tak terkalahkan dan semakin kokoh di puncak klasemen grup.
Sejak awal pertandingan, greece vs germany menyajikan duel sengit. Yunani hampir membuka keunggulan dalam dua menit pertama melalui sundulan Giorgos Masouras, namun kiper Jonas Urbig melakukan penyelamatan gemilang. Jerman kemudian menguasai bola hingga 73% dan menciptakan beberapa peluang melalui Florian Wirtz, Derry Scherhant, dan Lennart Karl. Namun, rapatnya pertahanan Yunani yang dikomandoi Konstantinos Mavropanos dan penampilan impresif kiper Konstantinos Tzolakis membuat skor tetap 0-0 hingga jeda.
Di babak kedua, Jerman terus menekan. Peluang emas didapat Jonathan Burkardt pada menit ke-32, tetapi golnya dianulir karena handball. Yunani sesekali melancarkan serangan balik melalui Manolis Saliakas dan Masouras, namun penyelesaian akhir masih kurang tenang. Hingga peluit panjang, kedudukan tidak berubah.
Hasil imbang ini memperpanjang rekor buruk Jerman di bawah asuhan Klopp. Dari empat laga, Die Mannschaft hanya menang sekali, yaitu kemenangan 2-0 atas Serbia pada 2 Oktober lalu. Kini Jerman berada di peringkat ketiga Grup A2 dengan 4 poin, tertinggal dari Yunani (7 poin) dan Belanda (5 poin). Peluang Jerman untuk lolos ke babak final Nations League semakin tipis.
Sebaliknya, Yunani yang dilatih Ivan Jovanovic tampil solid. Mereka sebelumnya mengalahkan Jerman 1-0 di Augsburg pada 28 September melalui gol Dimitrios Kourbelis, lalu menahan imbang Belanda 2-2. Meski demikian, catatan kandang Yunani masih menjadi sorotan karena belum menang dalam lima dari enam laga terakhir di Toumba.
Pertandingan greece vs germany juga diwarnai ketegangan. Wasit Clement Turpin mengeluarkan beberapa kartu kuning, termasuk untuk Malick Thiaw dari Jerman. Pelatih Yunani, Ivan Jovanovic, juga mendapat peringatan. Thiaw sendiri terpilih sebagai Man of the Match berkat penampilan disiplinnya di lini belakang.
Klopp mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Yunani. “Kami menguasai pertandingan tetapi tidak cukup tajam di depan gawang. Yunani bertahan dengan sangat baik,” ujarnya usai laga. Sementara Jovanovic menyatakan kepuasan atas kerja keras para pemainnya. “Satu poin melawan Jerman adalah hasil yang bagus. Kami tunjukkan bahwa kami bisa bersaing di level ini,” kata Jovanovic.
Dengan hasil ini, persaingan di Grup A2 semakin ketat. Yunani akan menghadapi Belanda pada laga berikutnya, sementara Jerman harus bangkit melawan Serbia. Jika Jerman kembali kehilangan poin, mimpi untuk tampil di putaran final Nations League bisa pupus.
Secara keseluruhan, laga greece vs germany membuktikan bahwa Yunani bukan lagi tim yang bisa dianggap remeh. Mereka mampu menahan gempuran tim besar dan tampil disiplin sepanjang 90 menit. Di sisi lain, Jerman masih mencari konsistensi di bawah Klopp. Pertanyaan besar kini menghantui: mampukah Die Mannschaft bangkit sebelum terlambat?
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Flashscore, Arab News, IJR News, dan laporan langsung dari Thessaloniki.

