Tanpa Curry dan Green, Warriors Tetap Perkasa: Lendeborg Ledakkan Clippers dengan 37 Poin
Kalimantan Update – 03 November 2026 | Pertandingan warriors vs clippers pada Minggu malam waktu setempat di San Francisco berakhir dengan kemenangan meyakinkan Golden State Warriors 124-112 atas Los Angeles Clippers. Meski tampil tanpa dua bintang utamanya, Stephen Curry dan Draymond Green, Warriors sukses meraih kemenangan keempat secara beruntun. Rookie Yaxel Lendeborg menjadi pahlawan dengan mencetak 37 poin, tertinggi dalam kariernya, sekaligus menjadi pencetak poin terbanyak oleh rookie Warriors sejak Curry mencetak 42 poin pada 2010.
Lendeborg, yang dipilih pada urutan ke-11 dalam NBA Draft 2026, tampil luar biasa dengan 13 dari 19 tembakan berhasil, termasuk 6 dari 11 dari garis tiga poin. Ia juga menambahkan enam asis dan empat rebound dalam 34 menit bermain. Penampilan gemilang ini menjadi pembalasan setelah ia hanya mencetak enam poin dan melakukan lima turnover saat melawan Los Angeles Lakers dua hari sebelumnya, yang ia sebut sebagai ‘pertandingan terburuk dalam hidup saya’.
Pelatih kepala Warriors, Steve Kerr, memuji kemampuan Lendeborg yang cepat beradaptasi dengan liga. ‘Dia bermain seperti ini dan sebenarnya belum benar-benar memahami permainan NBA. Permainan masih sangat cepat baginya. Tapi dia sangat terampil dan berbakat sehingga dia membuat segala macam permainan di luar sana,’ ujar Kerr. Kerr juga menambahkan bahwa Lendeborg masih akan berkembang pesat.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Warriors yang sempat kehilangan tiga pertandingan pembuka musim. Kini, mereka telah bangkit dan menunjukkan kedalaman skuad. Selain Lendeborg, De’Anthony Melton menyumbang 21 poin, sementara Brandin Podziemski dan Brandon Williams masing-masing menambahkan 17 poin. Bangku cadangan Warriors total mencetak 40 poin, menunjukkan kontribusi merata.
Di sisi Clippers, Rui Hachimura memimpin dengan 24 poin, diikuti Kobe Sanders dengan 16 poin dan Darius Garland dengan 15 poin. Namun, usaha mereka tidak cukup untuk membendung agresivitas Warriors, terutama di paruh kedua pertandingan. Lendeborg sudah mengumpulkan 19 poin di babak pertama dengan tembakan 7 dari 8, dan sebuah tembakan tiga poin di awal kuarter keempat membawanya melampaui rekor poin pribadi sebelumnya.
Meski rekan-rekan setim mendorongnya untuk mencapai 40 poin, Lendeborg menolak mengejar statistik. ‘Saya tidak pernah mengejar statistik sepanjang hidup saya, jadi menyerah pada tekanan teman seperti yang baru saja saya lakukan sebenarnya kesalahan saya. Saya adalah orang yang mencintai bola basket etis,’ ujarnya. Gary Payton II termasuk yang berharap Lendeborg mencapai 40 poin.
Pertandingan warriors vs clippers ini juga menjadi bukti bahwa Warriors mampu bersaing tanpa Curry yang absen karena cedera lutut kanan. Curry, yang kini berusia 38 tahun, telah rata-rata mencetak 33 poin dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk 44 poin melawan Timberwolves. Namun, manajemen memilih untuk mengistirahatkannya pada malam pertama back-to-back.
Kerr juga menyoroti pentingnya partisipasi dalam pemilu yang berlangsung sehari setelah pertandingan. ‘Saya berharap semua orang memberikan suara. Saya memilih hari ini. Saya selalu mendorong semua orang untuk keluar dan memberikan suara mereka. Itulah esensi demokrasi,’ kata Kerr, yang dikenal vokal dalam isu-isu sosial dan politik.
Dengan kemenangan ini, Warriors menunjukkan bahwa mereka tetap tim yang berbahaya bahkan tanpa pemain inti. Lendeborg, yang telah melalui enam tahun kuliah di tiga sekolah berbeda, membuktikan bahwa pengalaman dan kedewasaannya menjadi aset berharga. Pertandingan warriors vs clippers berikutnya akan selalu dinantikan, terutama jika kedua tim kembali bertemu dengan skuad lengkap. Kemenangan ini juga menjadi sinyal bahwa Warriors siap bersaing di musim NBA 2026-2027.
