Kekalahan Keempat Beruntun, Sassuolo Terpuruk di Zona Degradasi usai Ditekuk Fiorentina 2-4
Kalimantan Update – 04 November 2026 | Stadion Mapei, Reggio Emilia menjadi saksi bagaimana Sassuolo kembali menelan pil pahit pada pekan kesepuluh Liga Italia 2026/2027. Menjamu ACF Fiorentina, Selasa dini hari WIB, tim tuan rumah harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor 2-4. Hasil ini membuat sassuolo vs acf fiorentina standings menjadi sorotan, lantaran kedua tim sama-sama mengoleksi delapan poin namun Fiorentina berhak berada di peringkat ke-15 berkat keunggulan selisih gol, sementara Sassuolo terpuruk satu tingkat di bawahnya, tepat di zona rawan degradasi.
Kekalahan ini merupakan yang keempat secara beruntun bagi Sassuolo. Anak asuh pelatih mereka tampil menekan sejak awal dan sempat membuka keunggulan lebih dulu. Namun, konsistensi Fiorentina di babak kedua membuat keadaan berbalik total, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan tim tamu yang berlangsung selama 52 hari.
Jalannya Pertandingan
Sassuolo mengawali laga dengan tempo tinggi. Sundulan Mateo Pellegrino pada menit ke-14 sempat mengancam gawang tuan rumah, tetapi kiper Stefano Turati sigap menggagalkan peluang tersebut. Perlawanan Sassuolo akhirnya berbuah pada menit ke-25 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Armand Lauriente. Skor 1-0 untuk keunggulan sementara Sassuolo bertahan cukup lama.
Fiorentina baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2. Umpan Alieu Njie diselesaikan Pellegrino melalui tendangan kaki kanan yang tidak mampu dihalau Turati. Skor 1-1 menutup babak pertama, memberi modal berharga bagi tim tamu untuk tampil lebih agresif.
Memasuki babak kedua, Fiorentina langsung berbalik unggul. Tendangan jarak jauh Njie pada menit ke-50 setelah menerima umpan Marco Brescianini menembus gawang Sassuolo. Tuan rumah merespons cepat, dan pada menit ke-67 Lauriente mencetak gol keduanya melalui tembakan dari sudut sempit. Gol tersebut sempat ditinjau melalui asisten wasit video (VAR) sebelum akhirnya disahkan, membuat skor kembali imbang 2-2.
Namun, drama sesungguhnya baru dimulai pada menit ke-79. Franco Mastantuono, gelandang muda yang menjalani musim pertamanya di Serie A setelah datang dari Real Madrid, mencetak gol penentu yang membawa Fiorentina unggul 3-2. Kemenangan tim tamu akhirnya dipastikan oleh gelandang remaja Victor Valdepenas pada masa injury time, menutup laga dengan skor 2-4.
Dampak terhadap Klasemen
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Fiorentina yang sempat terpuruk di zona degradasi. Kini mereka naik ke peringkat ke-15 dengan delapan poin, unggul selisih gol atas Sassuolo. Pembicaraan mengenai sassuolo vs acf fiorentina standings pun tak terhindarkan, mengingat posisi kedua tim yang hanya dipisahkan oleh perbedaan tipis di papan klasemen.
Bagi Sassuolo, kekalahan keempat beruntun ini menempatkan mereka di peringkat ke-17 dari 20 tim, tepat di ambang zona degradasi. Kondisi tersebut tentu menjadi peringatan serius bagi manajemen dan staf pelatih untuk segera membenahi performa tim. Sementara itu, hasil ini juga mendorong Parma naik ke posisi ke-15 setelah mengalahkan Atalanta 3-0, yang secara otomatis menekan Fiorentina ke bawah.
Kembalinya Jay Idzes
Di balik kekalahan Sassuolo, ada kabar baik bagi sepak bola Indonesia. Bek tim nasional Indonesia, Jay Idzes, kembali bermain penuh selama 90 menit setelah absen akibat cedera robekan tingkat sedang pada otot paha depan kiri (quadriceps). Cedera tersebut dialaminya ketika Sassuolo menghadapi Juventus pada September 2026. Meski timnya kalah, kembalinya Idzes menjadi modal berharga bagi skuad Garuda ke depannya.
Performa Idzes di lini belakang Sassuolo masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama karena kebobolan empat gol dalam satu pertandingan. Namun, pengalaman bermain penuh di level tertinggi Liga Italia tentu menjadi nilai tambah bagi kesiapan pemain berusia 26 tahun itu.
Analisis dan Sorotan
Pertandingan ini menunjukkan betapa rapuhnya pertahanan Sassuolo di babak kedua. Meski mampu mencetak dua gol melalui Lauriente, mereka kesulitan membendung gelombang serangan Fiorentina yang tampil lebih efektif. Pergantian pelatih kedua bagi Fiorentina musim ini rupanya mulai membuahkan hasil, dengan Mastantuono sebagai pembeda di momen-momen krusial.
Bagi Sassuolo, fokus kini tertuju pada laga-laga berikutnya. Kekalahan beruntun membuat posisi mereka di klasemen semakin rentan. Diskusi seputar sassuolo vs acf fiorentina standings akan terus bergulir selama kedua tim berjuang menjauh dari zona merah. Kualitas individu para pemain seperti Lauriente dan Idzes harus diimbangi dengan soliditas tim secara keseluruhan.
Dengan hasil ini, persaingan di papan bawah Liga Italia semakin memanas. Fiorentina berhasil keluar dari tekanan sementara, sedangkan Sassuolo dituntut segera bangkit agar tidak semakin terbenam. Laga pekan berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan bahwa sassuolo vs acf fiorentina standings bukan sekadar soal angka, melainkan cerminan perjuangan dua tim yang sama-sama berusaha menghindari jerat degradasi. Fiorentina kini memiliki modal kepercayaan diri, sementara Sassuolo harus segera menemukan solusi sebelum jarak dengan tim-tim di atasnya semakin melebar.
Penulis: Rudi Hamdani
Editor: Tri Widodo
Sumber: ANTARA, Mundo Albiceleste, The Guardian
