Kalimantan Update – 02 Oktober 2026 | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026). Pelantikan ini menjadi sorotan publik setelah sejumlah nama mengejutkan masuk dalam struktur lembaga penasihat kepresidenan tersebut, termasuk pengamat politik Rocky Gerung yang selama ini dikenal sebagai kritikus tajam pemerintah.
Penunjukan Rocky Gerung ke dalam jajaran Wantimpres menandai arah baru garis penasihat kepresidenan. Langkah ini mengemuka setelah Rocky berulang kali menyampaikan dukungan terbukanya terhadap program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) garapan pemerintah. Kehadirannya di Istana sejak siang hari langsung menarik perhatian wartawan yang menunggu di lokasi.
Saat tiba di Istana, Rocky tampil mengenakan setelan jas dan kemeja putih. Ia terlihat membawa smartphone serta dasi yang belum dikenakannya. Ketika ditanya apakah kedatangannya untuk dilantik sebagai anggota Wantimpres, Rocky enggan berkomentar banyak. “Ini gua ada acara radical break. Udah,” singkatnya sambil terus berjalan menuju pintu masuk Istana.
Pratikno Pimpin, Hatta Rajasa Jadi Wakil
Dalam pelantikan tersebut, mantan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dipercaya memimpin lembaga penasihat ini sebagai Ketua Wantimpres. Sementara itu, politikus senior Hatta Rajasa mendampingi di posisi Wakil Ketua bersama jajaran tokoh nasional lintas disiplin.
Hatta Rajasa diketahui tiba lebih dulu di Istana Kepresidenan pada Jumat siang. Ia mengaku datang untuk menghadiri pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden. Dasar hukum penetapan struktur penasihat negara ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 107/P/2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Sejumlah nama besar turut dilantik sebagai anggota Wantimpres. Di antaranya Iqnasius Jonan, Budi Gunawan, Anwar Usman, Yahya Cholil Staquf, Yusuf Hamka, hingga Margarito Kamis. Prabowo pun memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Pratikno dan 24 anggota Wantimpres lainnya.
“Bahwa saya akan setia kepada negara RI tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo yang diikuti para pejabat yang dilantik.
Anwar Usman Mendadak Nongol di Istana
Kehadiran mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman juga menjadi perhatian. Paman dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini menyambangi Istana Kepresidenan pada Jumat siang. Ia mengaku dikabari oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad, untuk datang ke Istana.
Anwar Usman datang didampingi istrinya, Idayati, yang juga adik kandung mantan Presiden Joko Widodo. “Saya diminta untuk hadir di sini, saya diundang tadi malam oleh Raffi Ahmad, untuk datang ke sini,” ujar Anwar Usman di Istana.
Ia mengaku tidak tahu perihal undangannya ke Istana selain pelantikan Wantimpres. “Saya hamba Allah dan warga negara yang taat, terhadap konstitusi bangsa dan negara. Bagi saya jika diminta, saya akan menjadikan lahan untuk beribadah,” tandasnya.
Qodari Jadi Sekretaris, Syahganda Pimpin Bakom
Pada pelantikan yang sama, Presiden RI juga melantik Muhammad Qodari menjadi Sekretaris sekaligus anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta Pusat. Qodari pun melepas posisi sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom).
Adapun posisi Kabakom diemban oleh Syahganda Nainggolan. Syahganda merupakan aktivis politik yang juga dilantik oleh RI 1 setelah pelantikan Wantimpres. Rekan Syahganda, yaitu Rocky Gerung, turut dilantik menjadi anggota Wantimpres dalam agenda tersebut.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 106P tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden RI.
Jusuf Hamka Ditelepon Seskab Pagi Buta
Pengusaha jalan tol Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun mengungkap cerita di balik kedatangannya ke Istana Kepresidenan. Ia ternyata datang setelah mendapat undangan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Undangan tersebut diterima Jusuf Hamka pada Jumat pagi.
Ia mengaku sempat terkejut ketika mendapat telepon dari Teddy pada pukul 06.35 WIB. “Jam 6.35 pagi, ditelepon Pak Seskab. Saya kaget. Saya cuma bilang alhamdulillah, Pak, negara mempercayai saya,” kata Jusuf Hamka menjawab pertanyaan wartawan.
Dalam percakapan tersebut, Jusuf Hamka kemudian mendapat penjelasan bahwa Presiden Prabowo Subianto memintanya untuk membantu kerja Presiden sebagai anggota Wantimpres. “Betul, Bapak Presiden minta,” ujar Jusuf Hamka menceritakan isi percakapannya dengan Seskab Teddy.
Bagi Jusuf Hamka, permintaan tersebut tidak perlu dipertimbangkan dengan alasan yang rumit. Ia mengaku siap menjalankan tugas apabila memang diminta untuk membantu negara. “Kalau diminta negara, enggak boleh ditolak. Kita harus berbakti,” kata Jusuf Hamka.
Ia kemudian menyampaikan harapannya agar penugasan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia. “Kita bangun negeri kita tercinta ini,” kata dia melanjutkan.
Sejak sekitar pukul 14.30 WIB, satu per satu tokoh mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan. Selain tokoh yang akan dilantik, aktivis Rocky Gerung juga tiba di Istana dan sempat diam ketika ditanya apakah bakal ikut pelantikan.
Kesimpulan
Pelantikan jajaran Wantimpres di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi momen politik yang menarik dicermati. Masuknya figur seperti Rocky Gerung dan Anwar Usman menunjukkan strategi merangkul berbagai kalangan, termasuk mereka yang sebelumnya berada di luar lingkaran kekuasaan. Komposisi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pertimbangan strategis bagi kepala negara dalam menjalankan agenda pemerintahan ke depan.
Penulis: Redaksi Berita
Editor: Redaksi Berita
Sumber Berita: Okezone, Suara.com, Republika.co.id, VIVA
