Kalimantan Update – 06 Oktober 2026 | Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League setelah Zinedine Zidane dan Roberto Mancini sukses membawa tim nasional masing-masing meraih hasil positif pada matchday keempat Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) malam waktu setempat menjadi momen bersejarah bagi kedua pelatih top Eropa tersebut. Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League ini menandai kebangkitan kedua tim setelah melalui awal kompetisi yang penuh tantangan.
Bertanding di Stade de France, Prancis sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain Belgia, Dodi Lukebakio, mencetak gol pada menit ke-35 memanfaatkan umpan Roméo Lavia. Keunggulan tim tamu tersebut bertahan hingga laga memasuki 15 menit terakhir. Perubahan strategi yang dilakukan Zidane membuat Les Bleus bangkit dan menggelontorkan empat gol balasan dalam rentang 14 menit. Désiré Doué menyamakan kedudukan pada menit ke-77, disusul gol Rayan Cherki empat menit kemudian yang membalikkan keadaan.
Pemain asal Bayern Munich, Michael Olise, menjadi bintang kemenangan Prancis usai menyumbang dua gol pada menit ke-88 dan masa tambahan waktu. Skor 4-1 mengunci kemenangan perdana Zidane di markas sendiri sejak menduduki kursi pelatih Les Bleus. Kemenangan ini menjadi bukti ketajaman lini serang Prancis yang mampu mencetak empat gol dalam waktu singkat, sekaligus menegaskan bahwa Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League sebagai fenomena yang patut diperhitungkan di kancah sepak bola Eropa.
Sementara itu, Italia yang dilatih Roberto Mancini juga mencatatkan kemenangan kandang perdana mereka. Meskipun detail pertandingan Italia tidak disebutkan secara rinci, keberhasilan Mancini membawa Gli Azzurri meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri menjadi sinyal positif bagi ambisi Italia untuk kembali berjaya di level internasional. Kemenangan ini melengkapi narasi Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League yang menjadi sorotan utama matchday keempat.
Analisis pertandingan menunjukkan bahwa kedua pelatih mampu melakukan penyesuaian taktik yang tepat. Zidane, yang dikenal dengan pendekatan fleksibelnya, memasukkan pemain-pemain muda berbakat seperti Désiré Doué dan Rayan Cherki untuk mengubah dinamika pertandingan. Keputusan ini terbukti efektif ketika Doué dan Cherki mencetak gol dalam waktu singkat, membalikkan keadaan dari 0-1 menjadi 2-1. Sementara itu, Mancini dikabarkan juga melakukan rotasi pemain yang memberikan energi baru bagi Italia.
Kemenangan ini memiliki implikasi besar bagi klasemen Grup A1. Prancis dan Italia kini mengoleksi poin penuh yang memperkuat posisi mereka di puncak grup. Belgia, yang sempat unggul lebih dulu, harus menerima kenyataan pahit kalah 1-4 di Stade de France. Hasil ini juga menjadi pukulan bagi mentalitas Belgia yang tengah dalam masa transisi.
Dari kacamata statistik, Prancis mencatatkan penguasaan bola mencapai 62 persen dengan 18 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Belgia hanya mampu melepaskan tujuh tembakan dengan tiga tepat sasaran. Efektivitas lini depan Prancis menjadi pembeda utama dalam laga ini. Olise, yang tampil gemilang, kini menjadi top skor sementara Nations League dengan koleksi empat gol.
Bagi Zidane, kemenangan ini sekaligus menjawab kritik yang sempat mengarah padanya setelah beberapa hasil kurang memuaskan di awal kompetisi. Legenda hidup sepak bola Prancis itu kini memiliki rekor kandang yang impresif dan semakin dipercaya untuk membawa Les Bleus meraih gelar juara Nations League. Sementara Mancini, yang telah membawa Italia juara Euro 2020, terus menunjukkan kemampuannya meracik strategi di level internasional.
Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League juga menjadi bukti bahwa kedua tim siap bersaing di putaran final. Dengan kualitas pemain yang dimiliki, bukan tidak mungkin kedua negara akan kembali bertemu di babak knockout dan menyajikan duel sengit. Para penggemar sepak bola dunia tentu menantikan aksi-aksi menarik dari kedua tim di laga-laga selanjutnya.
Keberhasilan ini juga memberikan dampak positif bagi peringkat FIFA kedua tim. Prancis diprediksi akan mengokohkan posisinya di lima besar dunia, sedangkan Italia berpeluang menanjak ke posisi sepuluh besar. Kemenangan kandang perdana ini menjadi fondasi penting dalam membangun momentum menuju turnamen-turnamen besar berikutnya.
Secara keseluruhan, matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 menyajikan drama dan kejutan yang menghibur. Prancis dan Italia Raih Kemenangan Perdana di Kandang dalam Nations League menjadi judul yang paling banyak diperbincangkan di media sosial dan portal berita olahraga. Kedua pelatih, Zidane dan Mancini, kini berada di jalur yang tepat untuk membawa timnya meraih kesuksesan lebih besar.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

