Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Menjelang bergulirnya ajang balap MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, merek eyewear global asal Italia, Police, resmi mengumumkan langkah strategisnya dengan menggaet pembalap Enea Bastianini sebagai brand ambassador terbaru. Kabar mengenai Police Gandeng Enea Bastianini Jadi Brand Ambassador ini menjadi salah satu sorotan menarik di jagat otomotif dan gaya hidup, mengingat sosok pembalap Red Bull KTM Tech3 tersebut dikenal memiliki karakter kuat, autentik, serta determinasi tinggi di setiap lintasan yang ia jalani.
Penunjukan ini bukan sekadar kerja sama komersial biasa. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat posisi brand di arena olahraga internasional, sekaligus merepresentasikan karakter produk di dalam maupun di luar lintasan. Bagi Police, dunia balap melampaui batas kompetisi dan kecepatan semata. Di balik setiap balapan tersimpan keberanian menembus batas, ketepatan mengambil keputusan, dan kebebasan mengekspresikan karakter diri.
Enea Bastianini sendiri menyambut positif kolaborasi ini. Pembalap asal Italia itu menilai deretan koleksi kacamata yang diusung Police sangat selaras dengan kepribadiannya. Dengan mengusung tagline yang menyatukan kecepatan dan gaya, adrenalin dan attitude, serta performa dan ekspresi diri, penunjukan ini kian mendongkrak rasa percaya diri sang rider yang selama ini dikenal lewat karakter autentik serta determinasi tingginya di lintasan balap.
“Ajang balap bagi merek kami melampaui batas kompetisi serta kecepatan semata. Di balik tiap balapan tersimpan keberanian menembus batas, ketepatan mengambil keputusan, dan kebebasan mengekspresikan karakter, yang menjadi titik temu bersama sang pembalap,” ujar Direktur PT Intikatama selaku distributor Police di Indonesia, Giorgio Pratadaja.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi antara Police dan Enea Bastianini dibangun atas dasar nilai-nilai yang sama, bukan hanya popularitas semata. Dunia balap MotoGP identik dengan adrenalin, presisi, dan gaya hidup modern yang dinamis. Ketiga elemen itu pula yang coba dihadirkan Police melalui jajaran produk kacamatanya, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk mereka yang aktif bergerak.
Momentum Police Gandeng Enea Bastianini Jadi Brand Ambassador juga dinilai tepat karena bertepatan dengan persiapan menuju MotoGP Mandalika 2026. Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, telah menjadi salah satu venue bergengsi dalam kalender balap dunia. Kehadiran ajang tersebut selalu menarik perhatian jutaan penggemar, tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari berbagai belahan dunia. Hal ini menjadikannya panggung strategis bagi merek global untuk memperkuat citra dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Bagi Bastianini, menjadi wajah sebuah merek eyewear global tentu menjadi tantangan tersendiri. Ia tidak hanya dituntut tampil kompetitif di lintasan, tetapi juga mampu merepresentasikan gaya hidup yang melekat pada produk yang ia promosikan. Kombinasi antara performa di atas motor dan penampilan di luar lintasan inilah yang membuat sosoknya dianggap cocok mengemban peran sebagai brand ambassador.
Kolaborasi semacam ini juga menunjukkan bagaimana industri olahraga dan industri gaya hidup kian erat berkelindan. Merek-merek global memanfaatkan momentum ajang balap untuk membangun kedekatan dengan konsumen, terutama generasi muda yang menyukai adrenalin, kompetisi, dan ekspresi diri. MotoGP Mandalika 2026 diprediksi akan menjadi salah satu momen paling dinanti, dan kehadiran figur seperti Bastianini diyakini mampu memperkuat daya tarik tersebut.
Dari sisi pasar Indonesia, langkah Police melalui PT Intikatama sebagai distributor resmi memperlihatkan keseriusan dalam menggarap segmen konsumen yang aktif dan bergaya. Penggemar MotoGP di Tanah Air dikenal sangat antusias, sehingga kehadiran brand ambassador yang berlaga langsung di lintasan dapat menjadi jembatan emosional antara produk dan penggemar.
Dengan demikian, langkah Police Gandeng Enea Bastianini Jadi Brand Ambassador menjadi bukti bahwa sinergi antara olahraga, gaya hidup, dan strategi pemasaran dapat berjalan seiring. Penunjukan ini tidak hanya memperkuat identitas merek, tetapi juga memberi nilai tambah bagi citra Bastianini sebagai pembalap yang merepresentasikan keberanian dan ekspresi diri.
Ke depan, publik akan menantikan bagaimana kolaborasi ini berkembang, terutama saat MotoGP Mandalika 2026 bergulir. Jika berjalan sesuai rencana, kerja sama ini berpotensi menjadi salah satu contoh sukses bagaimana sebuah merek global membangun kedekatan dengan audiens melalui sosok atlet yang inspiratif.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

