Kalimantan Update – 07 Oktober 2026 | Dalam dunia kerja yang semakin dinamis, proses wawancara sering menjadi momen krusial bagi pelamar untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, ada satu topik yang kerap membuat tidak nyaman: pertanyaan tentang gaji. Kabar baiknya, Melamar Kerja Tak Wajib Buka Riwayat Gaji Saat Wawancara. Pelamar memiliki hak untuk tidak mengungkapkan besaran kompensasi di tempat kerja sebelumnya jika merasa tidak perlu. Praktik ini mulai ditinggalkan di berbagai negara, termasuk Inggris, karena dianggap melanggengkan ketimpangan upah.
Seperti dilansir dari BBC, aturan di Inggris masih memperbolehkan perusahaan menanyakan riwayat upah, tetapi pelamar tidak diwajibkan menjawabnya. Artinya, keputusan ada di tangan kandidat. Mereka bisa menolak dengan sopan atau mengalihkan pembicaraan ke aspek lain yang lebih relevan. Perubahan ini sejalan dengan kampanye kesetaraan yang digaungkan berbagai organisasi, seperti Fawcett Society, yang menyoroti bahaya meminta data gaji lama.
Fenomena ini memunculkan kesadaran baru bahwa Melamar Kerja Tak Wajib Buka Riwayat Gaji Saat Wawancara adalah langkah maju menuju rekrutmen yang lebih adil. Banyak perusahaan modern kini beralih ke pertanyaan berbasis kompetensi dan ekspektasi gaji, bukan history salary. Mereka menyadari bahwa keterbukaan sepihak hanya menguntungkan satu pihak dan berpotensi merugikan kandidat potensial.
Lalu, bagaimana sebaiknya pelamar menyikapi pertanyaan sensitif ini? Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:
- Fokus pada ekspektasi gaji: Alih-alih menyebut angka lama, sampaikan rentang gaji yang Anda harapkan berdasarkan riset pasar dan nilai keahlian Anda.
- Bicara tentang total kompensasi: Jika terpaksa, sebutkan paket keseluruhan (tunjangan, bonus, fasilitas) tanpa merinci gaji pokok.
- Alihkan ke performa: Tekankan pencapaian dan kontribusi Anda di posisi sebelumnya, bukan berapa besar bayarannya.
- Gunakan hak untuk tidak menjawab: Dengan sopan, katakan bahwa Anda lebih suka membahas ekspektasi dan nilai yang bisa Anda bawa.
Praktik Melamar Kerja Tak Wajib Buka Riwayat Gaji Saat Wawancara juga didukung oleh sejumlah regulasi di berbagai negara bagian Amerika Serikat, seperti California, Massachusetts, dan New York, yang melarang perusahaan menanyakan riwayat gaji. Di Inggris, meskipun belum ada larangan resmi, kesadaran publik terus meningkat. Perusahaan yang tetap memaksa bisa kehilangan kandidat berkualitas yang enggan terjebak dalam praktik tidak adil.
Bagi pelamar, memahami hak ini sangat penting. Jangan merasa tertekan untuk membuka data gaji lama jika Anda tidak nyaman. Ingatlah bahwa wawancara adalah dialog dua arah. Anda juga berhak menilai apakah perusahaan menghargai privasi dan keadilan. Dengan sikap tegas namun profesional, Anda bisa mengendalikan narasi dan menunjukkan bahwa nilai Anda tidak ditentukan oleh masa lalu.
Pada akhirnya, tren ini mencerminkan pergeseran paradigma dalam dunia kerja. Transparansi gaji memang penting, tetapi bukan berarti pelamar harus membuka semua kartu. Keadilan upah hanya bisa terwujud jika perusahaan menilai kandidat secara objektif. Jadi, saat pertanyaan itu muncul, Anda tahu bahwa Melamar Kerja Tak Wajib Buka Riwayat Gaji Saat Wawancara—dan itu adalah hak Anda.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

