Kalimantan Update – 08 Oktober 2026 | JAKARTA – Stockbit dan Bibit.id kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem seni kontemporer Indonesia dengan berpartisipasi sebagai Lead Partner di Art Jakarta 2026. Pameran seni bergengsi yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 2-4 Oktober 2026 ini menjadi panggung bagi kolaborasi unik antara dunia investasi dan seni melalui karya bertajuk “Lost at Sea”.
Dalam Art Jakarta 2026, Stockbit dan Bibit.id menggandeng seniman asal Yogyakarta, Endry Pragusta, untuk menghadirkan karya instalasi berjudul “School of Medusa II”. Karya ini menggunakan metafora laut untuk menggambarkan kondisi yang terus bergerak dan penuh ketidakpastian, mencerminkan sistem pendidikan yang seolah hanyut, serta perjalanan finansial manusia yang kerap kali tidak memiliki peta sempurna.
Head of PR & Corporate Communication Bibit.id dan Stockbit, William, menjelaskan bahwa metafora laut dalam karya tersebut sangat relevan dengan perjalanan seorang investor. “Layaknya berlayar, dalam investasi kita sulit untuk mengendalikan laut maupun memprediksi setiap gelombang. Investor tidak mungkin mengendalikan semua kondisi pasar ataupun memprediksi setiap perubahan yang bakal terjadi,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara, Minggu (4/10).
Partisipasi Stockbit dan Bibit.id di Art Jakarta 2026 bukan kali pertama. Keduanya telah hadir selama lima tahun berturut-turut, menjadikan kehadiran mereka sebagai bagian dari upaya konsisten mempertemukan perspektif seni dan investasi dalam satu ruang. Menurut William, seni dan investasi memiliki kesamaan dalam hal menghadapi ketidakpastian dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang terbatas.
Art Jakarta 2026 sendiri mencatat rekor dengan menghadirkan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional. Fair Director Art Jakarta, Tom Tandio, menyatakan bahwa partisipasi galeri internasional menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dan koneksi dalam ekosistem seni Indonesia. “Art Jakarta mempertemukan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional, yang melengkapi presentasi dari galeri lokal. Angka ini mencerminkan komitmen kami untuk terus berkembang dan memperluas jangkauan,” ujar Tom dalam konferensi pers di Hall C1, JIExpo Kemayoran, Jumat (2/10/2026).
Selain Stockbit dan Bibit.id, Julius Baer juga kembali menjadi Lead Partner Art Jakarta untuk kelima kalinya. Market Head Southeast Asia Julius Baer, Andrew Lew, mengatakan bahwa seni menjadi salah satu medium bagi Julius Baer untuk membangun hubungan dengan klien, karyawan, dan komunitas. “Kami percaya seni membantu kami terhubung dengan orang-orang, klien, karyawan, serta komunitas di sekitar kami,” ujar Andrew. Pada kesempatan ini, Julius Baer berkolaborasi dengan seniman kontemporer Indonesia Handiwirman Saputra, yang karyanya ditampilkan di Julius Baer VIP Lounge.
Kolaborasi Stockbit dan Bibit.id dengan Endry Pragusta dalam “Lost at Sea” menjadi salah satu daya tarik utama Art Jakarta 2026. Karya ini tidak hanya menyajikan keindahan visual, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merenungkan kembali makna perjalanan finansial dan bagaimana menghadapi ketidakpastian dengan bijak. Endry Pragusta dikenal sebagai seniman yang sering mengangkat tema-tema sosial dan eksistensial dalam karyanya, dan kali ini ia berhasil menggabungkan dunia seni dengan pesan investasi yang mendalam.
Melalui kehadiran Stockbit dan Bibit.id, pengunjung Art Jakarta 2026 diajak untuk melihat bahwa investasi bukan sekadar angka dan grafik, melainkan juga tentang keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Seperti halnya seni, investasi membutuhkan intuisi, pengetahuan, dan kesiapan menghadapi risiko. Pesan ini disampaikan secara halus melalui karya seni yang memukau, menjadikan pengalaman mengunjungi Art Jakarta 2026 semakin berkesan.
Art Jakarta 2026 berlangsung hingga 4 Oktober 2026 dan terbuka untuk umum. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang bagi kolektor dan penikmat seni, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang hubungan antara seni, kehidupan, dan investasi. Kehadiran Stockbit dan Bibit.id di acara ini menegaskan bahwa investasi dapat dipahami melalui berbagai pendekatan, termasuk seni.
Dengan partisipasi Stockbit dan Bibit.id, Art Jakarta 2026 semakin memperkaya wawasan pengunjung tentang pentingnya navigasi dalam menghadapi ketidakpastian, baik di laut kehidupan maupun di pasar keuangan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara seni dan investasi dapat menciptakan dialog yang bermakna dan relevan bagi masyarakat luas.
Penulis: Syaifullah, Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Editor: Syaifullah
Sumber Berita: JPNN.com, Suara.com

