Kalimantan Update – 09 Oktober 2026 | Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa di Mandalika dalam sebuah kunjungan inspiratif ke SD Negeri 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (8/10). Kegiatan ini berlangsung sehari sebelum race weekend Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, menghadirkan lima pembalap muda berbakat: Mario Suryo Aji, Veda Ega Pratama, Manuel Gonzalez, Luca Lunetta, dan David Almansa. Kehadiran mereka disambut antusias oleh para siswa yang bersemangat mendengarkan kisah perjuangan di lintasan internasional.
Dalam acara yang dikemas sebagai program Riders Go to School, para pembalap berbagi pengalaman berkompetisi di level dunia. Mereka tidak hanya berbicara tentang teknik balap, tetapi juga menekankan nilai-nilai disiplin, kerja keras, keberanian, dan konsistensi. Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, sebagai pembalap Indonesia, menceritakan proses latihan yang keras, tantangan kompetisi yang ketat, serta tekanan sebagai pembalap yang membawa nama bangsa di panggung global. Siswa-siswi tampak terinspirasi dan aktif bertanya tentang kehidupan seorang pembalap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari SOLAH Mandalika atau Sustainability Orientation With Local Hospitality of Mandalika. Program tersebut membawa pesan keberlanjutan, keberagaman, inklusivitas, dan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan event internasional di The Mandalika. Melalui Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa di Mandalika, pihak penyelenggara berharap dapat menumbuhkan semangat sportivitas dan kesadaran akan pentingnya pendidikan sejak dini.
Kepala SD Negeri 2 Kuta Mandalika menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan ini. Menurutnya, kehadiran para pembalap memberikan motivasi langsung kepada siswa untuk bermimpi besar dan berusaha keras meraih cita-cita. “Anak-anak sangat senang dan termotivasi. Mereka bisa melihat langsung sosok pembalap yang mereka idolakan,” ujarnya.
Selain berbagi cerita, para pembalap juga mengajak siswa melakukan beberapa aktivitas ringan, seperti sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama. Suasana ceria dan penuh keakraban mewarnai acara tersebut. Tidak sedikit siswa yang mengaku semakin termotivasi untuk belajar dan berolahraga.
Mario Suryo Aji, salah satu pembalap Indonesia yang tampil di Moto2, mengungkapkan bahwa momen seperti ini sangat berharga. “Saya ingin adik-adik di sini tahu bahwa untuk mencapai level internasional, kita harus disiplin, rajin berlatih, dan tidak mudah menyerah. Dukungan dari keluarga dan masyarakat juga sangat penting,” tuturnya. Hal senada disampaikan Veda Ega Pratama yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan.
Program Riders Go to School sendiri telah menjadi agenda rutin dalam setiap penyelenggaraan Grand Prix di Mandalika. Tujuannya adalah mendekatkan dunia balap kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif melalui olahraga. Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa di Mandalika menjadi bukti nyata bahwa event internasional dapat memberikan dampak sosial yang luas.
Dalam kesempatan tersebut, para pembalap juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan. Mereka mengajak siswa untuk tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan, sejalan dengan semangat SOLAH Mandalika. Pesan ini disampaikan dengan cara yang menyenangkan sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Antusiasme siswa tidak hanya terlihat dari pertanyaan yang diajukan, tetapi juga dari sorak sorai ketika para pembalap memperlihatkan beberapa atribut balap. Beberapa siswa bahkan mengaku bercita-cita menjadi pembalap seperti idolanya. “Saya ingin jadi pembalap seperti Kak Mario,” ujar salah satu siswa dengan mata berbinar.
Kegiatan ini juga menjadi ajang promosi pariwisata Lombok dan Mandalika sebagai destinasi kelas dunia. Dengan adanya interaksi langsung antara pembalap dan masyarakat lokal, diharapkan dapat meningkatkan rasa bangga dan dukungan terhadap penyelenggaraan event internasional. Selain itu, momen ini memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia.
Pihak penyelenggara Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Riders Go to School adalah salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut. Ke depannya, diharapkan semakin banyak sekolah yang terlibat dan merasakan manfaatnya.
Secara keseluruhan, Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa di Mandalika bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah momen berharga yang memadukan olahraga, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Para pembalap telah menunjukkan bahwa menjadi juara tidak hanya tentang kecepatan di lintasan, tetapi juga tentang menjadi inspirasi bagi orang lain. Semoga semangat ini terus menyala dan menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berprestasi di kancah global.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suaralandak.co.id

