Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Kegiatan subuh berjamaah di sejumlah daerah di Jawa Timur berubah menjadi ruang silaturahmi yang efektif antara aparat, pemerintah, dan warga. Mulai dari Surabaya, Kabupaten Malang, hingga Grobogan, momentum ibadah subuh dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keamanan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung pembangunan daerah. Fenomena ini menunjukkan bahwa waktu subuh bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan juga sarana strategis membangun komunikasi lintas elemen masyarakat.
Di Surabaya, jajaran piket fungsi Polsek Genteng menggelar Safari Salat Subuh Keliling di Masjid An-Nuur, Jalan Kalisari 1/7, Kelurahan Ketabang. Kegiatan yang dimulai pukul 03.50 WIB itu dipimpin Pawas Ipda Sofwan bersama personel piket Binmas dan fungsi lainnya. Petugas berbaur dengan jamaah untuk menunaikan salat subuh berjamaah yang diimami Ustaz H Barudin. Usai ibadah, Ipda Sofwan memanfaatkan momen ramah tamah untuk berdialog dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah gangguan keamanan, salah satunya dengan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam. “Kami mengajak warga untuk kembali mengaktifkan siskamling atau ronda malam. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kehadiran warga di garda terdepan sangat membantu kami,” ujar Ipda Sofwan. Selain itu, petugas memberikan imbauan untuk mencegah pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga diminta menggunakan kunci ganda atau kunci rahasia serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok motor.
Langkah serupa dilakukan Polsek Genteng sehari kemudian, Jumat 9 Oktober 2026, dengan menggelar Safari Salat Subuh berjamaah di Masjid Cheng Hoo, Jalan Gading, Kelurahan Ketabang. Kegiatan yang dipimpin Pawas Iptu Imam Mustofa ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Kapolsek Genteng Kompol Mulya Sugiharto menyatakan bahwa Safari Subuh merupakan bagian dari upaya cooling system untuk menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Genteng tetap aman dan kondusif.
“Safari Subuh ini adalah sarana kami untuk mendekatkan diri serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya saat penindakan hukum, tetapi juga hadir memberikan rasa aman dalam setiap ibadah dan aktivitas masyarakat,” ujar Mulya. Ia menambahkan, melalui komunikasi langsung, kepolisian juga mengedukasi warga mengenai upaya pencegahan tindak kejahatan, khususnya curanmor. Masyarakat diimbau selalu waspada, mengunci ganda kendaraan, mengaktifkan siskamling, serta memanfaatkan layanan Call Center 110 atau melapor ke Polsek Genteng jika menemukan hal mencurigakan.
Di Kabupaten Malang, Bupati M. Sanusi menegaskan pentingnya Salat Subuh Keliling (Suling) untuk memperkuat kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Suling di Masjid Nurul Mujahidin, Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Jumat 9 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji, perwakilan PCNU, DPD LDII, PD Muhammadiyah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Sanusi mengatakan, Suling tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan warga. Menurutnya, kebersamaan serta dukungan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Malang yang membawa manfaat dan keberkahan. Sementara itu, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho menyebut kegiatan Suling sebagai hal istimewa yang menurutnya ditemui di Kabupaten Malang.
Di Grobogan, Wakapolres Kompol Muhammad Fadhlan mendampingi Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto dan KBO Sat Lantas Iptu Agus Salim menyambangi Masjid Darul Muttaqin Sambak Indah, Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi. Jamaah salat subuh dikejutkan dengan kehadiran sejumlah anggota polisi pada Jumat 9 Oktober 2026. Setelah berbincang dengan Ketua PKM Masjid Darul Muttaqin, Budiyono, Wakapolres langsung memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa ia baru lima bulan bertugas di Polres Grobogan.
Dalam kesempatan itu, Wakapolres mengingatkan adanya agenda besar di Kabupaten Grobogan, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 10 Desember 2026. “Pesan dari Bapak Kapolres agar warga betul-betul menjaga kondusifitas sehingga kegiatan Pilkades terlaksana dengan baik,” kata Kompol Muhammad Fadhlan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membantu tugas kepolisian dengan menjaga keamanan, mengingat masih sering terjadi aksi kejahatan seperti pencurian dan curanmor. Warga diminta menerapkan keamanan lingkungan melalui pemasangan portal, CCTV, dan siskamling. Wakapolres turut menyoroti maraknya kejadian perundungan, mulai dari Wirosari hingga sejumlah lokasi termasuk di MTs.
Sementara itu, jadwal salat fardu bagi umat Islam di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur pada Sabtu 10 Oktober 2026 menunjukkan waktu subuh yang bervariasi, berkisar antara pukul 03.47 hingga 03.57 WIB. Jadwal yang dilansir dari Bimas Islam Kementerian Agama RI ini mencakup waktu imsak, subuh, terbit, duha, zuhur, asar, magrib, dan isya. Salat fardu merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan dengan ikhlas karena Allah SWT, sebagaimana perintah dalam Surah Al-Baqarah ayat 43.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, momentum subuh terbukti menjadi jembatan yang efektif antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir saat penindakan hukum, tetapi juga dalam aktivitas ibadah warga. Pemerintah daerah memanfaatkannya untuk menyosialisasikan program pembangunan dan menjaga kerukunan. Sementara warga mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya siskamling, kewaspadaan terhadap curanmor, serta menjaga kondusifitas menjelang Pilkades. Sinergi lintas elemen ini diharapkan terus terjaga sehingga keamanan, kerukunan, dan pembangunan di Jawa Timur dapat berjalan berkelanjutan.
Penulis: Syaifullah, Oktavianus A
Editor: Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Memorandum.co.id, Lingkarwilis.com, iNewsMuria.id, Bimas Islam Kementerian Agama RI

