Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Industri perfilman India berduka. Aktor senior nana patekar meninggal dunia pada Kamis, 8 Oktober 2026, di kediamannya di Goa pada usia 75 tahun. Menurut keterangan dokter, ia ditemukan tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 4 pagi, namun nyawanya tidak tertolong. Kabar duka ini disambut gelombang penghormatan dari berbagai tokoh, termasuk Perdana Menteri dan Presiden India. Jenazah nana patekar kemudian dikremasi dengan penghormatan kenegaraan penuh di rumah pertanian keluarganya di Donje, Pune, pada malam harinya.
Bintang Bollywood Amitabh Bachchan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Melalui unggahan di Instagram, ia membagikan video kenangan kebersamaannya dengan nana patekar, termasuk momen di acara muhurat film Kohram (1999) dan penampilan terakhir mereka di Kaun Banega Crorepati pada 2024. Dalam blognya, Amitabh menulis, “Stabdh! Har doosre din unka aur hamara contact message ke zariye rehta tha. Aaj unka message nahi aaya!” (Tak bisa berkata-kata! Setiap dua hari kami berkomunikasi lewat pesan. Hari ini pesannya tidak datang).
Aktor Aneet Padda, yang beradu akting dengan nana patekar dalam film terakhirnya, Shakti Shalini, juga menuliskan penghormatan emosional. Ia mengenang pertemuan pertama mereka dan menyebut almarhum sebagai pribadi yang jujur, tanpa filter, dan apa adanya. “Mendengarkan dia berbicara, menonton dia bekerja, dan sekadar berada di dekatnya adalah pelajaran yang akan selalu saya bawa,” tulisnya. Sutradara Shakti Shalini, Aditya Sarpotdar, turut memberikan penghormatan.
Meski telah tiada, karya nana patekar masih akan menghiasi layar lebar. Setidaknya lima film yang dibintanginya belum dirilis, dengan beragam genre mulai dari horor-komedi, biopik, kriminal, hingga roman. Berikut daftar film tersebut:
- Shakti Shalini (horor-komedi) disutradarai Aditya Sarpotdar, dibintangi Aneet Padda dan Vishal Jethwa.
- Eetha (biopik) disutradarai Laxman Utekar, tentang seniman folk legendaris Vitabai Narayangaonkar, juga dibintangi Shraddha Kapoor dan Randeep Hooda. Dijadwalkan rilis 4 Desember 2026.
- The Confession of Mary (kriminal) disutradarai Anant Narayan Mahadevan, di mana Nana berperan sebagai Pastor Benedict yang dituduh melakukan pembunuhan. Film ini terpilih di Festival Film Internasional Toronto.
- Kuku Ki Kundali (komedi romantis) disutradarai Sharan Sharma, dibintangi Bhuvan Bam dan Vamika Gabbi. Tanggal rilis belum diumumkan.
- Vedant disutradarai Rajeshwar Pandey Raj, juga dibintangi Vikrant Massey dan Sandeepa Dhar. Detail masih minim.
Di sisi lain, proses hukum atas kepergian nana patekar masih berjalan. Polisi Panaji menunggu hasil autopsi. Karena ia dinyatakan meninggal sebelum tiba di rumah sakit, polisi mencatat kematian tidak wajar di bawah Pasal 194 BNSS. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa ini adalah prosedur mediko-legal wajib dan bukan indikasi adanya unsur kriminal. Berkas akan ditutup setelah autopsi mengonfirmasi penyebab alami, diduga serangan jantung.
Putra almarhum, Malhar Patekar, menjelaskan bahwa kremasi dilakukan larut malam karena jenazah harus dibawa dari Goa ke Pune dan memakan waktu lebih lama dari perkiraan. “Kami berharap jenazah tiba lebih awal, tetapi butuh waktu,” ujarnya. Malhar juga mengenang nilai-nilai kehidupan ayahnya, termasuk komitmen pada kemanusiaan, konservasi air, serta proyek pendidikan dan kesehatan di Kashmir yang telah dimulai sebelum wafat.
Kenangan indah juga datang dari Katrina Kaif. Dalam sebuah wawancara lama yang kembali viral, ia mengisahkan bagaimana nana patekar membantunya mengatasi demam panggung saat syuting adegan sulit di film Raajneeti. Kata-kata penyemangat dari sang aktor membuatnya lebih percaya diri dan memberikan dampak besar pada penampilannya.
Dengan lebih dari empat dekade berkarya di film Hindi dan Marathi, teater, serta penyutradaraan, Nana Patekar dikenal lewat aktingnya yang intens dan tak terduga. Debutnya dimulai pada 1978 melalui Gaman, namun namanya melambung lewat Parinda (1989) yang memberinya National Film Award untuk Aktor Pendukung Terbaik. Kepergiannya meninggalkan warisan seni yang tak akan terlupakan.
