Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | Fabio Borini resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 35 tahun. Keputusan ini disampaikan melalui unggahan emosional di media sosial pada Rabu (7/10) malam, menutup karier yang membentang selama 17 tahun. Borini, yang pernah memperkuat Liverpool dan timnas Italia, mengakhiri perjalanan panjangnya setelah kontraknya bersama Salford City berakhir pada 30 Juni lalu.
Dalam pesan perpisahannya, Fabio Borini mengenang awal mula kariernya. “Semuanya dimulai dengan sebuah penerbangan. Terima kasih Chelsea. Saya berusia 16 tahun. Sebuah penerbangan yang saya habiskan dengan air mata di mata, memulai perjalanan karier saya tanpa tujuan yang jelas, selain impian yang ingin saya capai,” tulisnya. Ia juga mengungkapkan rasa syukur kepada sepak bola atas semua pengalaman yang telah membentuk hidupnya.
Borini merupakan produk akademi Bologna yang kemudian bergabung dengan Chelsea pada 2007 saat berusia 16 tahun. Kariernya mulai menanjak saat memperkuat AS Roma, yang membawanya ke Liverpool pada musim panas 2012 dengan nilai transfer 13,3 juta euro. Di Anfield, ia mencatatkan 38 penampilan dan tiga gol, meskipun musim debutnya terganggu cedera. Pada musim 2013/2014, Borini dipinjamkan ke Sunderland sebelum akhirnya bergabung permanen dengan The Black Cats pada 2015.
Bersama Sunderland, Borini menjadi figur yang dicintai suporter. Gol perdananya lahir di derbi Wear-Tyne yang dimenangi 2-1, dan ia mencetak gol pembuka saat Sunderland kalah di final Piala Liga dari Manchester City pada era Gus Poyet. Para penggemar mengenang momen-momen penting tersebut, seperti yang diungkapkan Maxi, “Dua gol. Yang pertama melawan Manchester City di Wembley di final Piala Liga. Yang kedua, penalti melawan Newcastle di St James’ Park dan selebrasi setelahnya. Selamanya ada di ingatan saya.”
Setelah meninggalkan Inggris, Borini melanjutkan petualangan di Italia bersama AC Milan dan Hellas Verona, sempat merumput di Turki bersama Fatih Karagumruk, lalu kembali ke Italia memperkuat Sampdoria sebelum menutup karier di Inggris bersama Salford City di League Two. Di level internasional, ia mengoleksi satu caps untuk timnas senior Italia pada 2012 dan termasuk dalam skuad Euro 2012, meski tidak bermain.
Pensiunnya Fabio Borini menandai akhir dari karier yang penuh warna. Ia dikenal sebagai penyerang dengan etos kerja tinggi, kemampuan adaptasi baik, dan dedikasi luar biasa. Liverpool pun memberikan ucapan selamat kepada mantan penyerangnya. Kini, Borini membuka lembaran baru dalam hidupnya, dan banyak yang menantikan kontribusinya di dunia sepak bola di masa depan, baik sebagai pelatih maupun peran lainnya.
Perjalanan Fabio Borini dari akademi Bologna hingga ke klub-klub besar Eropa adalah bukti bahwa kerja keras dan keyakinan dapat mewujudkan mimpi. Ia mengakhiri pesannya dengan, “Saya merasa harus berterima kasih kepada anak itu yang tidak pernah berhenti percaya. Pria yang sekarang akan terus percaya pada kesempatan berikutnya, tanpa bola di kakinya, selamanya. Terima kasih, terima kasih sepak bola.”

