Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin, Nasabah Kini Bisa Investasi Emas 24 Jam

Foto: Istimewa

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin, Nasabah Kini Bisa Investasi Emas 24 Jam

Kalimantan Update – 10 Oktober 2026 | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi meluncurkan layanan bulion digital yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam ekosistem perbankan digital Tanah Air, di mana Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan masyarakat akan instrumen investasi emas yang aman, mudah, dan terjangkau. Peluncuran ini bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 perseroan, sekaligus menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan relevan dengan gaya hidup digital masyarakat modern.

Layanan bulion digital ini hadir setelah Bank Mandiri memperoleh lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. Dengan lisensi tersebut, Bank Mandiri kini dapat menjalankan aktivitas usaha bulion secara resmi, termasuk perdagangan emas, penitipan emas, hingga penarikan emas fisik. Integrasi ke dalam Livin’ by Mandiri membuat nasabah tidak perlu lagi mengunduh aplikasi terpisah atau mendatangi gerai fisik untuk bertransaksi emas. Semua fitur tersedia dalam satu platform yang sudah sangat familiar bagi jutaan pengguna.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini ditujukan sebagai solusi perlindungan nilai (store of value) dan akumulasi kekayaan yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan bagi nasabah untuk berinvestasi emas kapan saja dan di mana saja. Dengan integrasi di Livin’, transaksi bulion menjadi lebih cepat, transparan, dan aman,” ujar Saptari dalam keterangan resminya di Jakarta.

Fitur Unggulan Bulion Digital di Livin’ by Mandiri

Layanan bulion digital ini menawarkan beragam fitur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor pemula hingga berpengalaman. Berikut adalah fitur-fitur utama yang dapat dinikmati nasabah:

  • Tabungan Emas: Nasabah dapat menabung emas secara bertahap mulai dari nominal kecil, sehingga investasi emas tidak lagi identik dengan modal besar.
  • Jual-Beli Emas: Transaksi jual dan beli emas dapat dilakukan secara real-time dengan harga yang kompetitif dan mengikuti pasar global.
  • Cicilan Emas: Fasilitas cicilan memungkinkan nasabah memiliki emas fisik secara bertahap tanpa harus membayar penuh di awal.
  • Penitipan Emas: Emas yang dibeli dapat dititipkan di Bank Mandiri dengan jaminan keamanan tingkat tinggi.
  • Penarikan Emas Fisik: Nasabah dapat menarik emas fisik dalam bentuk batangan atau koin di cabang yang ditunjuk, kapan pun dibutuhkan.

Seluruh transaksi tersebut dapat dilakukan selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Tidak ada batasan waktu jam operasional bank, sehingga nasabah memiliki fleksibilitas penuh untuk bertransaksi sesuai kebutuhan. Kehadiran layanan ini juga memperkuat posisi Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin sebagai pionir dalam digitalisasi produk bulion di Indonesia.

Mengapa Integrasi Ini Penting bagi Nasabah?

Emas telah lama menjadi pilihan investasi yang dianggap aman, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, akses terhadap investasi emas seringkali terkendala oleh proses yang rumit, biaya penyimpanan yang tinggi, dan likuiditas yang terbatas. Dengan hadirnya layanan bulion digital di Livin’, Bank Mandiri menjawab berbagai kendala tersebut.

Pertama, kemudahan akses menjadi nilai tambah utama. Nasabah tidak perlu lagi mengantre di gerai emas atau berurusan dengan pedagang emas konvensional. Cukup buka aplikasi Livin’, pilih menu bulion, dan lakukan transaksi dalam hitungan detik. Kedua, transparansi harga. Bank Mandiri menampilkan harga beli dan jual secara real-time, sehingga nasabah dapat mengambil keputusan investasi dengan informasi yang akurat. Ketiga, keamanan. Sebagai bank yang diawasi OJK, Bank Mandiri menjamin keamanan transaksi dan penyimpanan emas nasabah.

Selain itu, integrasi ini juga memperluas inklusi keuangan. Masyarakat yang sebelumnya enggan berinvestasi emas karena keterbatasan modal kini dapat memulai dari nominal kecil melalui fitur tabungan emas. Hal ini sejalan dengan misi Bank Mandiri untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Dampak bagi Industri Perbankan dan Pasar Emas

Langkah Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin diprediksi akan mengguncang peta industri perbankan digital dan pasar emas nasional. Pasalnya, Bank Mandiri memiliki basis nasabah yang sangat besar, terutama dari segmen ritel dan UMKM. Dengan mengintegrasikan bulion ke dalam super app Livin’, potensi volume transaksi emas digital bisa meningkat signifikan.

Analis perbankan menilai bahwa langkah ini dapat memicu bank-bank lain untuk mengembangkan layanan serupa. Persaingan di sektor wealth management digital akan semakin ketat, namun menguntungkan konsumen karena mereka akan mendapatkan lebih banyak pilihan dan layanan yang lebih baik. Selain itu, digitalisasi bulion juga berpotensi meningkatkan likuiditas pasar emas domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor emas fisik.

Dari sisi ekonomi makro, peningkatan investasi emas oleh masyarakat dapat menjadi bantalan terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah. Emas sering dianggap sebagai aset safe haven, sehingga ketika nilai rupiah melemah, permintaan emas cenderung meningkat. Dengan kemudahan akses melalui Livin’, masyarakat dapat lebih cepat merespons kondisi ekonomi dan melindungi nilai kekayaan mereka.

Strategi Bank Mandiri di Usia ke-28

Peluncuran layanan bulion digital ini merupakan bagian dari strategi besar Bank Mandiri dalam transformasi digital. Di usia ke-28, perseroan terus berinovasi menghadirkan produk dan layanan yang berbasis teknologi. Livin’ by Mandiri sendiri telah menjadi super app yang tidak hanya melayani transaksi perbankan, tetapi juga berbagai kebutuhan gaya hidup, seperti pembayaran tagihan, pembelian tiket, hingga investasi.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin menjadi bukti nyata bahwa bank plat merah ini serius dalam menggarap segmen wealth management. Sebelumnya, Livin’ telah menyediakan fitur investasi reksa dana, obligasi, dan saham. Dengan tambahan bulion digital, nasabah kini memiliki portofolio investasi yang lebih lengkap dalam satu aplikasi.

Ke depan, Bank Mandiri berencana terus mengembangkan fitur-fitur baru, termasuk kemungkinan integrasi dengan layanan pegadaian emas atau program loyalitas yang memberikan reward emas. Hal ini tentu akan semakin memperkuat posisi Livin’ sebagai ekosistem keuangan digital terdepan di Indonesia.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meskipun menawarkan banyak kemudahan, layanan bulion digital juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah edukasi pasar. Masih banyak masyarakat yang belum familiar dengan konsep emas digital dan khawatir tentang keamanannya. Bank Mandiri perlu melakukan kampanye literasi yang masif untuk meyakinkan nasabah bahwa layanan ini aman dan menguntungkan.

Tantangan lainnya adalah fluktuasi harga emas dunia yang dapat mempengaruhi minat nasabah. Namun, dengan fitur tabungan emas dan cicilan, nasabah dapat melakukan strategi dollar cost averaging untuk meminimalkan risiko. Peluangnya sangat besar, mengingat Indonesia memiliki budaya menabung emas yang kuat, terutama di kalangan masyarakat menengah ke atas.

Dengan integrasi yang mulus di Livin’, Bank Mandiri optimistis dapat menarik minat generasi milenial dan Gen Z yang melek teknologi. Segmen ini merupakan pasar potensial yang selama ini mungkin enggan berinvestasi emas karena prosesnya dianggap kuno. Kini, dengan sentuhan digital, emas menjadi instrumen investasi yang modern dan mudah diakses.

Kesimpulan

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Bulion Digital di Livin merupakan terobosan signifikan dalam industri perbankan Indonesia. Dengan fitur lengkap mulai dari tabungan emas, jual-beli, cicilan, penitipan, hingga penarikan emas fisik yang dapat diakses 24 jam, layanan ini menjawab kebutuhan masyarakat akan investasi emas yang aman, mudah, dan terjangkau. Dukungan lisensi dari OJK menjadi jaminan legalitas dan keamanan bagi nasabah.

Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai bank digital terdepan, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dan literasi investasi di Tanah Air. Ke depan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan ini untuk melindungi nilai kekayaan dan mencapai tujuan keuangan mereka. Bagi nasabah yang ingin mulai berinvestasi emas, Livin’ by Mandiri kini menjadi pintu gerbang yang paling praktis dan terpercaya.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak