Fabio Quartararo Disebut Semakin Tegang dengan Yamaha Sepanjang MotoGP 2026, Meregalli Akui Hubungan Memanas

Foto: Istimewa

Fabio Quartararo Disebut Semakin Tegang dengan Yamaha Sepanjang MotoGP 2026, Meregalli Akui Hubungan Memanas

Kalimantan Update – 03 Oktober 2026 | Fabio Quartararo disebut semakin tegang dengan Yamaha sepanjang MotoGP 2026. Ketegangan ini diakui langsung oleh Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, yang menyatakan bahwa hubungan antara pembalap Prancis tersebut dengan manajemen tim menjadi lebih dingin dari sebelumnya. Meski demikian, keduanya tetap menjalankan tugas secara profesional demi menyelesaikan musim dengan baik.

Menurut Meregalli, gesekan mulai terasa ketika Quartararo frustrasi dengan perkembangan motor Yamaha V4 yang dinilai tidak sesuai ekspektasi. Puncaknya, Quartararo memutuskan hengkang ke Honda untuk musim 2027. Keputusan itu membuat dinamika di dalam garasi Yamaha berubah, terutama setelah Grand Prix Aragon.

Saat itu, Quartararo secara terbuka menyatakan tidak akan lagi membantu pengembangan motor Yamaha 2027. Pernyataan tersebut muncul setelah Yamaha tidak mengizinkannya menguji ban Pirelli seusai Grand Prix Austria. Situasi ini sempat memanaskan ruang paddock dan memicu spekulasi tentang keretakan hubungan antara pembalap dan tim.

Namun, ketegangan tersebut perlahan mereda setelah kedua pihak melakukan pembicaraan intensif. Quartararo akhirnya kembali menjalani pengujian komponen pengembangan Yamaha di Red Bull Ring. Langkah ini menunjukkan bahwa meski ada perbedaan pendapat, kerja sama teknis tetap berjalan.

Meregalli menegaskan bahwa Yamaha akan terus memberikan dukungan penuh kepada Quartararo hingga akhir musim 2026, meskipun pembalap berusia 27 tahun itu akan meninggalkan tim. Ia mencontohkan perlakuan Yamaha terhadap Jorge Lorenzo pada masa lalu, di mana tim tetap mengembangkan motor hingga seri terakhir ketika pembalap tersebut akan berpisah.

“Hubungan kami sedikit lebih dingin, tetapi kami tetap profesional. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Fabio sampai akhir musim,” ujar Meregalli seperti dikutip dari Crash.

Isu Fabio Quartararo disebut semakin tegang dengan Yamaha sepanjang MotoGP 2026 menjadi sorotan media internasional. Banyak pengamat menilai bahwa kepindahan Quartararo ke Honda pada 2027 menjadi salah satu faktor utama yang membuat komunikasi di antara kedua belah pihak tidak lagi sehangat sebelumnya.

Meski demikian, Quartararo tetap berkomitmen untuk tampil maksimal di sisa balapan. Ia menyadari bahwa hasil positif tidak hanya penting bagi Yamaha, tetapi juga untuk reputasinya sendiri menjelang bergabung dengan Honda.

Di sisi lain, Yamaha terus berupaya mempercepat pengembangan motor V4 mereka. Tim asal Iwata itu berharap dapat mengakhiri musim 2026 dengan performa kompetitif, sekaligus mempersiapkan diri menyambut era baru tanpa Quartararo.

Ketegangan yang terjadi antara Quartararo dan Yamaha menjadi cerminan dinamika dalam dunia balap profesional. Ketika ambisi pembalap bertemu dengan keterbatasan teknis, gesekan sering kali tidak terhindarkan. Namun, sikap profesional tetap menjadi kunci agar kerja sama tetap berjalan hingga garis akhir.

Dengan sisa musim yang masih panjang, publik MotoGP akan terus mengamati bagaimana hubungan Quartararo dan Yamaha berkembang. Apakah ketegangan ini akan kembali memanas, atau justru mereda seiring dengan perbaikan performa motor, waktu yang akan menjawab.

Penulis: Syaifullah, Oktavianus A, Rudi Hamdani
Editor: Sukardi, Tri Widodo
Sumber: Crash, JawaPos.com