Foto: Istimewa

Asnawi Mangkualam Menuju Pelaminan: Prewedding Mewah hingga Jejak Karier Sang Bek Tangguh

Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, asnawi Mangkualam. Menjelang hari pernikahannya dengan kreator konten Yuriska Patricia, pesepak bola kelahiran Makassar ini membagikan sesi pemotretan pranikah yang memukau publik. Bekerja sama dengan fotografer Rio Motret, asnawi dan Cia—sapaan akrab Yuriska—menampilkan tiga konsep prewedding yang memadukan unsur tradisional, klasik, dan modern dalam satu rangkaian visual yang elegan.

Konsep pertama mengangkat kearifan lokal dengan busana adat Makassar berwarna jingga cerah bertabur sulaman emas dari Sanggar Tamalate Jakarta. Yuriska tampil dengan mahkota keemasan menjulang, sementara asnawi mengenakan penutup kepala khas lengkap dengan aksesori berlapis. Efek kain jingga yang mengembang di sekitar pasangan ini menciptakan komposisi dramatis dan mewah, seolah menegaskan penghormatan terhadap akar budaya Sulawesi Selatan.

Pada konsep kedua, nuansa berubah menjadi klasik dan dreamy. Yuriska mengenakan strapless dress putih dari Lind Sposa dengan detail payet serta embellishment kelopak bunga yang menjuntai dari lengan hingga ekor gaun. Riasan natural glam dari MUA Dodi Basara memperkuat pesona anggunnya. Sementara itu, asnawi tampil formal dalam setelan suit bergaris abu gelap dan hitam koleksi Andrea Marco, dilengkapi rompi, dasi, serta bros emas di dada yang memberi kesan vintage.

Konsep ketiga menyajikan gaya tradisional dengan sentuhan modern. Yuriska memikat lewat kebaya navy rancangan Renzi Lazuardi dengan garis leher V rendah, potongan peplum, dan ekor panjang menyerupai gaun pengantin. Kebaya tersebut dipadukan dengan kain batik coklat gelap keemasan serta perhiasan emas etnik dan platform heels senada.

Jejak Karier yang Dibangun dari Karakter

Di balik momen bahagia ini, perjalanan karier asnawi Mangkualam Bahar adalah kisah tentang kerja keras dan kemandirian. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, ia telah menyukai sepak bola dan dibimbing langsung oleh ayahnya, Bahar Muharram, legenda PSM Makassar. Meski memiliki privilese sebagai anak seorang tokoh sepak bola, asnawi justru didorong untuk mandiri. Sang ayah hanya membekali dirinya dengan pengetahuan dasar dan nilai-nilai penting tentang karakter.

Asnawi kemudian bergabung dengan Sekolah Sepak Bola Hasanuddin untuk mengasah kemampuannya. Di sana ia menyerap pelajaran bahwa karakter adalah fondasi utama seorang pemain. Dengan prinsip itu, ia tumbuh menjadi pribadi yang sigap, peka terhadap lingkungan, dan tidak mudah goyah oleh tekanan.

Ujian karakter datang ketika ia menimba ilmu di PSM Junior. Saat itu beredar isu bahwa sang ayah, yang menjabat asisten pelatih PSM Makassar, akan memuluskan jalannya ke tim senior. Merasa jengkel dengan desas-desus tak berdasar tersebut, asnawi memutuskan hengkang dan berlabuh ke Persiba Balikpapan pada penghujung 2015.

Bersama Beruang Madu, ia mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Indonesia Soccer Championship A 2016. Gol ke gawang Bali United pada menit ke-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta membuat namanya tercatat pada usia 17 tahun 5 hari. Setelah satu musim impresif, PSM Makassar menariknya kembali pada 2017 dan memberikan jaminan menit bermain. Kini, asnawi berkarier di klub Liga 1 Thailand, Port, sekaligus menjadi bagian penting skuat Timnas Indonesia.

Dinamika di Ruang Publik

Nama Asnawi juga sempat mencuat dalam interaksi rekan setimnya, Rizky Ridho, di media sosial Threads usai FIFA ASEAN Cup 2026. Ridho yang dikenal gemar membalas komentar dengan gaya nyeleneh sempat menyoroti Asnawi dan Egy Maulana Vikri. Alih-alih membalas komentar, Ridho terkesan mewanti-wanti Asnawi, menambah warna tersendiri dalam dinamika tim nasional.

Sementara itu, di dunia nyata, nama Asnawi juga melekat pada sosok lain, yakni Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi. Ia tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan transportasi Jepang, WILLER Inc., dan PT Indonesia Research Institute Japan (IRIJ) untuk membuka peluang kerja bagi pemuda Tanggamus di Jepang dengan potensi gaji hingga Rp45 juta. Penjajakan tersebut berlangsung di Wisma Keiai, Jakarta, pada Rabu (7/10/2026).

Penutup

Dari lapangan hijau hingga altar pernikahan, perjalanan Asnawi Mangkualam menunjukkan bahwa kesuksesan tidak hanya dibangun oleh bakat, tetapi juga karakter dan kemandirian. Momen prewedding-nya bersama Yuriska Patricia menjadi penanda babak baru dalam hidupnya, sementara rekam jejak kariernya tetap menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Penulis: Syaifullah, Oktavianus A
Editor: Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Cantika.com, Wolipop Detik, Kumparan, dan media daerah Tanggamus