Kalimantan Update – 11 Oktober 2026 | Kemarau panjang yang disertai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menyelimuti Kota Banjarbaru. Di tengah kondisi udara yang memburuk dan kebutuhan masyarakat yang terus berjalan, Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarbaru pada Minggu (11/10/2026) pagi. Aksi sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga yang terdampak langsung oleh bencana asap.
Kawasan Car Free Day (CFD) lapangan Murdjani yang biasanya menjadi tempat berolahraga dan berkumpulnya warga, pagi itu berubah menjadi lokasi penyaluran bantuan. Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika mereka memadati area tersebut untuk menerima bantuan langsung dari tangan Wali Kota Lisa Halaby. Kegiatan Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani ini pun disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu di tengah situasi sulit.
Bantuan Sembako dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa masker sebagai pelindung diri dari paparan asap, tetapi juga sembako yang mencakup kebutuhan pokok sehari-hari. Paket sembako tersebut berisi beras, minyak goreng, kecap, saus, kopi, serta sejumlah perlengkapan rumah tangga lainnya. Kombinasi bantuan ini dinilai tepat sasaran karena masyarakat tengah menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni kualitas udara yang memburuk dan kebutuhan dasar yang harus tetap terpenuhi.
Pembagian masker menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Kabut asap Karhutla yang berdampak pada kualitas udara membuat perlindungan pernapasan menjadi kebutuhan mendesak. Masker yang dibagikan diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang harus beraktivitas di luar ruangan setiap hari.
Ketua DWP Kota Banjarbaru, Atika Anggraini, menuturkan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pembagian masker bagi masyarakat yang terdampak Karhutla. “Alhamdulillah, Ibu Wali Kota ikut serta membagikan masker, ditambah dengan sembako dan perlengkapan keperluan rumah tangga,” ujarnya. Ia juga berharap kabut asap yang melanda Banjarbaru dapat segera mereda sehingga masyarakat kembali bisa beraktivitas dengan nyaman dan kondisi udara semakin membaik.
Sinergi Pemerintah dan Organisasi dalam Masa Siaga Karhutla
DWP Kota Banjarbaru menyatakan kesiapannya untuk mengambil bagian dalam upaya membantu dan memberikan perlindungan kepada masyarakat sesuai kemampuan organisasi. Hal ini termasuk melalui pembagian masker pada masa siaga Karhutla seperti yang dilakukan dalam kegiatan Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani. “Kami sebagai organisasi siap turun serta untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sebisa mungkin, seperti membagikan masker pada momen siaga hari ini,” kata Atika Anggraini.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa penanganan dampak Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab instansi teknis, tetapi juga melibatkan berbagai elemen pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi semacam ini penting agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga dengan cepat dan tepat.
Apresiasi Warga atas Perhatian Pemerintah
Rasa syukur disampaikan oleh Mariana, salah satu warga yang menerima bantuan sembako. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan Wali Kota Lisa kepada masyarakat. “Terima kasih, Bu Wali. Semoga tambah lancar, sehat selalu sekeluarga, sukses selalu dan kembali menjabat menjadi Wali Kota ke depannya,” ucapnya penuh harap.
Ucapan tersebut mencerminkan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar barang, melainkan juga membawa pesan moral bahwa warga tidak berjuang sendirian menghadapi situasi sulit. Kehadiran langsung Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani menjadi simbol kepedulian yang menyentuh masyarakat.
Dampak Kabut Asap dan Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Kabut asap akibat Karhutla memang menjadi persoalan tahunan di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Banjarbaru. Kualitas udara yang menurun dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari iritasi mata dan saluran pernapasan hingga penyakit yang lebih serius bagi kelompok rentan. Karena itu, pembagian masker menjadi langkah preventif yang sangat berarti.
Selain masker, pemenuhan kebutuhan pangan juga tidak kalah penting. Ketika ekonomi keluarga terganggu akibat kondisi lingkungan, bantuan sembako dapat meringankan beban pengeluaran harian. Program seperti ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan rumah tangga di tengah masa sulit.
Harapan Keberlanjutan Program Kepedulian
Langkah Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani diharapkan tidak berhenti pada satu momen saja. Penanganan Karhutla perlu terus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan kesehatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi seperti DWP, serta masyarakat menjadi kunci agar dampak bencana asap dapat diminimalkan.
Ke depan, edukasi tentang bahaya asap, distribusi masker yang merata, serta kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang perlu terus ditingkatkan. Dengan begitu, masyarakat Banjarbaru dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman meskipun kondisi lingkungan sedang tidak bersahabat.
Pada akhirnya, kegiatan Wali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani menjadi pengingat bahwa kepemimpinan yang baik diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui kehadiran, empati, dan bantuan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Di tengah ancaman asap dan kebutuhan sehari-hari, langkah sederhana seperti pembagian sembako dan masker memiliki arti penting. Kegiatan ini menegaskan bahwa warga membutuhkan kehadiran dan kepedulian, terutama ketika menghadapi situasi sulit, dan upaya tersebut harus terus berjalan bersama penanganan Karhutla agar perlindungan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan dasar tetap menjadi perhatian bersama.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Kanal Kalimantan

