Kalimantan Update – 03 Oktober 2026 | Kevin De Bruyne Cetak Dua Gol Saat Belgia Tekuk Turki 3 0 dalam laga UEFA Nations League yang berlangsung di Liege, Belgia, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. Gelandang berusia 35 tahun itu tampil sebagai bintang kemenangan The Red Devils dengan dua golnya yang membawa Belgia menang telak 3-0 atas Turki. Kemenangan ini memperkuat posisi Belgia di puncak klasemen grup dan menjadi momen bersejarah bagi De Bruyne yang menorehkan gol ke-200 dan ke-201 sepanjang karier profesionalnya.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Belgia yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. De Bruyne membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Turki. Gol tersebut menjadi gol ke-200 dalam karier De Bruyne di level klub dan tim nasional, sebuah pencapaian langka bagi seorang gelandang.
Turki mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas pressing. Namun, lini belakang Belgia yang dikomandoi oleh kapten tim tampil solid. Beberapa peluang yang didapat Turki melalui serangan balik selalu mampu dipatahkan. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Belgia tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Belgia semakin mendominasi. De Bruyne kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58. Kali ini ia melepaskan tembakan melengkung indah dari sisi kanan kotak penalti yang bersarang di pojok kiri gawang Turki. Gol tersebut menjadi gol ke-201 sepanjang kariernya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Belgia menambah satu gol lagi melalui pemain pengganti pada menit ke-77, sehingga skor akhir menjadi 3-0.
Usai pertandingan, De Bruyne mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian pribadi dan kemenangan tim. “Ini malam yang istimewa. Dua gol dan kemenangan penting bagi tim. Saya sangat senang bisa membantu Belgia meraih hasil maksimal,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membimbing para pemain muda di dalam skuad. “Saya ingin terus berkontribusi, bukan hanya dengan gol tetapi juga dengan pengalaman untuk membantu generasi berikutnya,” tambahnya.
Pelatih Belgia, yang enggan disebutkan namanya, memuji performa De Bruyne. Menurutnya, De Bruyne adalah pemimpin sejati di lapangan. “Kevin menunjukkan kelasnya. Dua gol dan assistnya sangat berarti. Dia adalah panutan bagi pemain muda,” kata sang pelatih dalam konferensi pers.
Kemenangan ini membuat Belgia semakin kokoh di puncak grup UEFA Nations League. Dengan tambahan tiga poin, Belgia mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan, unggul empat poin atas pesaing terdekatnya. Turki sendiri masih tertahan di posisi ketiga dengan enam poin dan harus bekerja keras untuk lolos ke babak berikutnya.
Secara statistik, Belgia mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Mereka melepaskan 18 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Sementara Turki hanya mampu mencatatkan lima tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang. De Bruyne menjadi pemain dengan rating tertinggi dalam laga ini, berkat dua gol dan satu assist yang ia ciptakan.
Pencapaian De Bruyne ini juga menempatkannya dalam jajaran elit gelandang yang mampu mencetak lebih dari 200 gol sepanjang karier. Ia bergabung dengan beberapa nama legendaris seperti Frank Lampard dan Steven Gerrard. Meski usianya tidak lagi muda, De Bruyne tetap menjadi andalan Belgia di lini tengah.
Kemenangan Belgia atas Turki ini juga menjadi sinyal positif menjelang putaran final Piala Eropa mendatang. Dengan komposisi pemain yang seimbang antara senior dan junior, Belgia diyakini mampu bersaing di level tertinggi. De Bruyne sendiri berharap timnya dapat terus konsisten dan meraih gelar juara.
Bagi Turki, kekalahan ini menjadi evaluasi penting. Pelatih Turki mengakui bahwa timnya kesulitan mengatasi permainan cepat Belgia. “Kami kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial. Belgia adalah tim yang sangat kuat, terutama dengan kehadiran De Bruyne,” ujarnya. Turki akan berusaha bangkit di pertandingan berikutnya.
Dengan hasil ini, Kevin De Bruyne Cetak Dua Gol Saat Belgia Tekuk Turki 3 0 menjadi sorotan utama media internasional. Pertandingan tersebut tidak hanya menegaskan dominasi Belgia di grup, tetapi juga mencatatkan sejarah baru bagi De Bruyne. Penggemar sepak bola di seluruh dunia pun memberikan apresiasi atas penampilan gemilangnya.
Ke depan, Belgia akan menghadapi tantangan berat dari tim-tim kuat Eropa lainnya. Namun, dengan performa De Bruyne yang sedang dalam puncak karier, peluang Belgia untuk meraih trofi semakin terbuka. Sementara itu, De Bruyne terus menegaskan komitmennya untuk membimbing pemain muda, menjadikannya sosok panutan di dalam dan luar lapangan.
Kesimpulannya, kemenangan 3-0 Belgia atas Turki dalam UEFA Nations League menjadi bukti kualitas tim asuhan De Bruyne dan kawan-kawan. Dua gol De Bruyne tidak hanya membawa kemenangan, tetapi juga mencatatkan rekor pribadi yang membanggakan. Dengan performa seperti ini, Belgia berpeluang besar meraih kesuksesan di kompetisi mendatang, sementara De Bruyne semakin mengukuhkan namanya sebagai legenda sepak bola Belgia.

