IHSG Menguat 1,04 Persen Ditopang Aksi Beli Investor Asing

Foto: Istimewa

IHSG Menguat 1,04 Persen Ditopang Aksi Beli Investor Asing

Kalimantan Update – 13 Oktober 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026. IHSG Menguat 1 04 Persen Setelah Investor Asing Beli Saham menjadi sorotan utama pasar modal Indonesia. Indeks ditutup di level 6.093,76, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi domestik. Kenaikan ini didorong oleh aktivitas investor asing yang kembali melakukan pembelian bersih di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data perdagangan, investor asing mencatatkan nilai pembelian dan penjualan masing-masing sekitar Rp3 triliun di seluruh pasar. Pada sesi kedua, asing membukukan beli bersih sebesar Rp30,4 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun volatilitas masih membayangi, kepercayaan investor asing terhadap pasar saham Indonesia tetap terjaga. IHSG Menguat 1 04 Persen Setelah Investor Asing Beli Saham menjadi bukti nyata bahwa arus modal asing masih menjadi katalis penting bagi pergerakan indeks.

Penguatan IHSG tidak lepas dari aksi beli yang terkonsentrasi pada beberapa saham unggulan. PT Energi Mega Persada Tbk menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar, yakni mencapai Rp34 miliar. Disusul oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk dan PT Archi Indonesia Tbk yang masing-masing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp17 miliar dan Rp16 miliar. Ketiga saham ini berasal dari sektor energi dan pertambangan, yang memang sedang menjadi favorit investor asing seiring dengan naiknya harga komoditas global.

Analis pasar modal menilai bahwa penguatan IHSG hari ini merupakan kombinasi dari faktor eksternal dan internal. Dari eksternal, sentimen positif datang dari ekspektasi kebijakan moneter global yang lebih longgar, terutama di Amerika Serikat. Sementara dari internal, stabilitas politik dan ekonomi Indonesia serta rilis kinerja emiten yang cukup solid menjadi penopang. “IHSG Menguat 1 04 Persen Setelah Investor Asing Beli Saham menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase akumulasi,” ujar seorang analis dari sekuritas terkemuka di Jakarta.

Meskipun demikian, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap potensi fluktuasi jangka pendek. Pasalnya, volume perdagangan yang tidak terlalu besar dan masih adanya tekanan jual dari investor lokal dapat membatasi ruang penguatan indeks. Namun, secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level support 6.000, yang menjadi sinyal positif bagi kelanjutan tren bullish.

Berikut adalah ringkasan data perdagangan saham pada sesi tersebut:

Keterangan Nilai
Level IHSG 6.093,76
Perubahan +1,04%
Beli Bersih Asing (Sesi 2) Rp30,4 miliar
Saham dengan Beli Bersih Terbesar PT Energi Mega Persada Tbk (Rp34 miliar)

Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor energi dan barang baku memimpin kenaikan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya harga minyak dan logam mulia di pasar internasional. Investor asing terlihat agresif mengakumulasi saham-saham di sektor tersebut, yang diyakini masih memiliki prospek cerah hingga akhir tahun.

Ke depan, pasar akan menantikan rilis data ekonomi penting, seperti inflasi dan neraca perdagangan, yang dapat memberikan arah bagi pergerakan IHSG. Jika data yang dirilis sesuai atau lebih baik dari perkiraan, bukan tidak mungkin IHSG akan kembali menguji level resistance terdekat di 6.150. IHSG Menguat 1 04 Persen Setelah Investor Asing Beli Saham menjadi indikasi bahwa pasar masih memiliki momentum positif.

Bagi investor ritel, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan diversifikasi portofolio pada saham-saham berfundamental kuat. Namun, tetap disarankan untuk menggunakan strategi buy on weakness dan tidak terbawa euforia sesaat. Manajemen risiko yang baik adalah kunci dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG hari ini mencerminkan kembali kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia. Dukungan dari investor asing, terutama pada saham-saham energi dan pertambangan, menjadi motor penggerak utama. Dengan fundamental ekonomi yang masih solid, prospek IHSG ke depan tetap positif, meskipun akan diwarnai oleh volatilitas jangka pendek. IHSG Menguat 1 04 Persen Setelah Investor Asing Beli Saham patut menjadi catatan penting bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi.

Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo

Sumber Berita: Suara Landak