Kalimantan Update – 15 Oktober 2026 | Bek Timnas Indonesia Dean James langsung meninggalkan euforia juara FIFA ASEAN Cup 2026 demi membela klubnya, Go Ahead Eagles. Pemain berusia 26 tahun itu bahkan melewatkan perayaan bersama skuad Garuda karena harus mengejar penerbangan malam ke Belanda. Keputusan tersebut ia ambil sebagai bentuk komitmen terhadap Go Ahead Eagles yang tengah menjalani jadwal padat di Liga Belanda.
Meski baru saja menorehkan prestasi besar bersama Timnas Indonesia, Dean James tidak ingin kehilangan tempatnya di skuad utama Go Ahead Eagles. Ia tiba di Belanda pada Rabu pagi, langsung beradaptasi dengan ritme waktu Eropa, dan tidur nyenyak pada malam harinya. Pada Kamis, ia sudah bergabung kembali dengan rekan setimnya untuk mempersiapkan laga pekan kedelapan Liga Belanda melawan Sparta Rotterdam.
“Kondisi saya bagus. Saya berusaha sebisa mungkin mengikuti ritme waktu Eropa, dan saya sempat tidur di pesawat. Saya tiba pada Rabu pagi dan tetap terjaga sepanjang hari itu. Saya tidur nyenyak di malam harinya dan merasa baik-baik saja. Saya kembali ke klub pada hari Kamis,” ujar Dean James.
Ia mengakui bahwa membela Timnas Indonesia memberikan kesegaran tersendiri di tengah jadwal padat bersama Go Ahead Eagles. Menurutnya, FIFA ASEAN Cup meski skalanya lebih kecil dibandingkan Piala Asia, tetap merupakan turnamen resmi FIFA yang layak dibanggakan. Terlebih lagi, ajang tersebut menjadi momen kembalinya ia membela Timnas Indonesia setelah sempat tersandung skandal paspor.
Aksi Dean James Bersama Go Ahead Eagles
Pada pertandingan melawan Sparta Rotterdam di Stadion De Adelaarshorst, Deventer, Sabtu (10/10/2026), Dean James dipercaya tampil sebagai starter di posisi bek kiri. Ia menyumbangkan assist untuk gol pertama Go Ahead Eagles yang dicetak Mathis Suray pada menit ke-50. Umpan Dean James diselesaikan Suray melalui tembakan jarak jauh yang membuat skor menjadi 1-1.
Namun, assist tersebut belum cukup membawa Go Ahead Eagles meraih kemenangan. Pertandingan berakhir imbang 3-3 setelah kedua tim saling bergantian mencetak gol. Dean James bermain selama 57 menit sebelum ditarik keluar dan digantikan Thibo Baeten.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit. Sparta Rotterdam lebih dulu unggul pada menit ke-23 melalui gol Milan Zonneveld yang memanfaatkan umpan Isaac Babadi. Go Ahead Eagles baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-50 berkat gol Mathis Suray. Tim tuan rumah kemudian berbalik unggul 2-1 pada menit ke-60 setelah Milan Zonneveld mencetak gol bunuh diri.
Keunggulan itu hanya bertahan satu menit karena Sparta Rotterdam menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Lushendry Martes. Go Ahead Eagles kembali memimpin 3-2 pada menit ke-75 lewat tembakan voli Soren Tengstedt. Sayangnya, Sparta Rotterdam mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84 melalui Casper Terho, memastikan kedua tim berbagi satu poin.
Hasil imbang ini membuat Go Ahead Eagles tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Belanda dengan 11 poin dari delapan laga, unggul lima poin atas Sparta Rotterdam yang berada di posisi 12.
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa
Selain Dean James, sejumlah pemain Timnas Indonesia lain juga tampil bersama klub masing-masing pada akhir pekan lalu. Berikut rapor singkatnya:
- Justin Hubner tampil penuh saat Fortuna Sittard menahan imbang FC Twente 1-1 di pekan kedelapan Liga Belanda.
- Nathan Tjoe-A-On bermain 81 menit saat Willem II kalah 1-3 dari FC Utrecht.
- Emil Audero kembali membela Rayo Vallecano melawan Athletic Bilbao, namun laga dihentikan wasit pada menit ke-28 akibat protes suporter yang mengganggu jalannya pertandingan.
- Kevin Diks tampil sebagai kapten Borussia Monchengladbach saat kalah 1-2 dari FC Koln.
- Calvin Verdonk masuk sebagai pengganti selama 17 menit saat Lille menang 1-0 atas Le Havre di Ligue 1. Lille kini duduk di peringkat kedua klasemen sementara dengan 13 poin dari enam laga.
Kiprah para pemain Timnas Indonesia di Eropa menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi andalan klub masing-masing. Keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 rupanya memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain, termasuk Dean James yang langsung kembali memperkuat Go Ahead Eagles.
Dengan jadwal yang padat, Dean James dan rekan-rekannya dituntut mampu menjaga kebugaran serta konsistensi performa. Komitmen Dean James terhadap Go Ahead Eagles patut menjadi contoh, terlebih ia rela melewatkan momen bersejarah bersama Timnas Indonesia demi menjaga tanggung jawabnya di klub.
Ke depan, Go Ahead Eagles akan terus berjuang memperbaiki posisi di klasemen Liga Belanda. Sementara itu, Dean James diharapkan tetap menjadi pilar penting baik di klub maupun di Timnas Indonesia. Dedikasi dan profesionalismenya menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di kompetisi Eropa.

