Kalimantan Update – 04 Oktober 2026 | PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus resmi menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga 30 persen di sejumlah titik strategis menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan menghadapi gelaran MotoGP yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Kebijakan Pertamina Tambah Pasokan BBM Tiga Puluh Persen Jelang MotoGP Mandalika 2026 menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah dan badan usaha milik negara serius mengamankan sektor energi selama perhelatan balap kelas dunia tersebut.
Penambahan volume BBM ini tidak dilakukan secara sembarangan. Pertamina mengalokasikan pasokan ekstra secara fleksibel pada tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) prioritas yang berada di jalur wisata. Tiga titik berada di Lombok Tengah, dua titik di Lombok Barat, dan dua lokasi lainnya di Kota Mataram. Penentuan lokasi tersebut disesuaikan dengan besaran konsumsi harian di masing-masing titik, sehingga distribusi energi bisa lebih tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan stok di satu wilayah saja.
Mengapa Penambahan Pasokan BBM Menjadi Krusial?
Peningkatan mobilitas selama MotoGP bukan hanya berdampak pada kendaraan pribadi wisatawan, tetapi juga pada armada logistik, bus rombongan, kendaraan operasional tim balap, serta transportasi umum lokal. Tanpa perencanaan yang matang, risiko antrean panjang di SPBU bisa mengganggu kenyamanan pengunjung dan citra Indonesia sebagai tuan rumah event internasional. Oleh karena itu, kebijakan Pertamina Tambah Pasokan BBM Tiga Puluh Persen Jelang MotoGP Mandalika 2026 dinilai sebagai langkah preventif yang tepat.
Selain menambah volume, Pertamina juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, seperti kelancaran pasokan dari terminal bahan bakar, kesiapan armada mobil tangki, hingga pemantauan stok secara real-time. Sistem monitoring digital digunakan untuk melihat pergerakan konsumsi harian di setiap SPBU prioritas. Dengan begitu, jika terjadi lonjakan di luar perkiraan, penambahan pasokan lanjutan bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu laporan manual dari lapangan.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal dan Pariwisata
Kehadiran MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. Sektor akomodasi, kuliner, transportasi, dan UMKM di Lombok serta sekitarnya merasakan dampak langsung dari membludaknya kunjungan wisatawan. Dengan pasokan BBM yang terjamin, aktivitas ekonomi tersebut dapat berjalan lebih lancar. Wisatawan tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar saat menjelajahi destinasi wisata di sekitar Mandalika, seperti Pantai Kuta Mandalika, Sade, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Pemerintah daerah juga menyambut baik langkah Pertamina ini. Menurut mereka, sinergi antara penyedia energi, pengelola sirkuit, kepolisian, dan dinas perhubungan menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan event berskala besar. Pengaturan lalu lintas, rekayasa jalur, serta penyediaan rest area tambahan akan melengkapi upaya pengamanan pasokan BBM. Dengan demikian, pengalaman wisatawan selama MotoGP diharapkan semakin positif dan berdampak pada peningkatan kunjungan di masa mendatang.
Strategi Distribusi dan Pengawasan di Lapangan
Untuk memastikan penyaluran berjalan optimal, Pertamina menerapkan beberapa strategi utama:
- Menambah kapasitas stok di tujuh SPBU prioritas di Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram.
- Menyiagakan mobil tangki cadangan yang siap bergerak jika terjadi kekurangan pasokan mendadak.
- Melakukan pemantauan konsumsi harian secara digital dan terintegrasi.
- Berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan untuk kelancaran distribusi.
- Menyediakan layanan pengisian BBM tambahan di titik-titik strategis dekat sirkuit.
Dengan strategi tersebut, diharapkan tidak ada lagi keluhan soal kelangkaan BBM seperti yang sempat terjadi pada penyelenggaraan event besar sebelumnya. Pertamina juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap bijak dalam menggunakan bahan bakar serta memanfaatkan aplikasi resmi untuk memantau ketersediaan stok di SPBU terdekat.
Kesiapan Menyambut MotoGP 2026
MotoGP Mandalika 2026 diprediksi menjadi salah satu event paling dinanti, tidak hanya bagi penggemar balap di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Dengan kebijakan Pertamina Tambah Pasokan BBM Tiga Puluh Persen Jelang MotoGP Mandalika 2026, kepercayaan publik terhadap kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah semakin meningkat. Hal ini juga menjadi bukti bahwa sektor energi mampu beradaptasi dengan kebutuhan event berskala internasional.
Ke depan, pola penambahan pasokan seperti ini bisa menjadi standar dalam penyelenggaraan event besar lainnya di Indonesia. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari BUMN, pemerintah daerah, hingga aparat keamanan, menjadi fondasi penting agar setiap event berjalan aman, lancar, dan memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, langkah Pertamina menambah pasokan BBM hingga 30 persen merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung suksesnya MotoGP Mandalika 2026. Dengan distribusi yang tepat sasaran, pengawasan ketat, serta koordinasi yang solid, lonjakan mobilitas selama event dapat diantisipasi dengan baik. Wisatawan pun dapat menikmati perhelatan balap tanpa khawatir soal ketersediaan bahan bakar, sementara pelaku usaha lokal dapat meraih manfaat ekonomi yang optimal. Kesiapan energi ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga reputasi Indonesia di mata dunia sebagai penyelenggara event olahraga internasional yang profesional dan terpercaya.
Penulis: Syaifullah
Editor: Oktavianus A, Rudi Hamdani, Sukardi, Tri Widodo
Sumber Berita: Suara Landak

